Logo BeritaSatu

Cara Pemprov DKI Bedakan Pemudik Lokal dan Pekerja di Masa Larangan Mudik

Jumat, 7 Mei 2021 | 22:50 WIB
Oleh : Yustinus Paat / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan, pihaknya hanya melakukan pemeriksaan secara fisik untuk membedakan antara pekerja atau pegawai dengan para pemudik lokal di dalam wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Pasalnya, tidak ada dokumen khusus seperti surat tugas atau surat izin keluar masuk (SIKM) untuk perjalanan warga dalam satu kawasan aglomerasi atau perkotaaan seperti Jabodetabek pada masa pelarangan mudik 6 hingga 17 Mei 2021.

“Cirinya (yang mudik lokal) tentu pada saat pemeriksaan itu ternyata di mobil itu banyak barang untuk keperluan mudik,” ujar Syafrin saat dihubungi, Jumat (7/5/2021).

Dari pengalaman pemeriksaan oleh petugas pada hari pertama larangan mudik tanggal 6 Mei kemarin, kata Syafrin, dapat diidentifikasi oleh petugas terkait kendaraan-kendaraan yang bertujuan untuk mudik lokal. Selain terlihat banyak barang mudik di dalam mobil, kata dia, juga terlihat banyak orang di dalam satu mobil.

“Juga pada saat dilakukan pemeriksaan itu di kendaraannya itu cukup ramai dan setelah dilakukan cek lebih lanjut itu semua niatnya mau mudik,” ungkap dia.

Karena itu, tutur Syafrin, pada hari pertama larangan mudik tersebut, pihaknya memutarbalikan 19 kendaraan yang dimanfaatkan untuk melakukan mudik lokal atau mudik dalam wilayah aglomerasi Jabodetabek. Pemeriksaan ini dilakukan di 8 titik, yakni Jl Kalideres, Jl Joglo Raya, Jl Budi Luhur, Jl Pasar Jumat, Jl Raya Bogor, Jl Raya Kalimalang, Jl Perintis Kemerdekaan dan kolong flyover Cakung. “19 kendaraan diputarbalikkan di wilayah Jakarta,” tutur dia.

Syafrin kembali menegaskan bahwa mudik lebaran 2021 dilarang baik untuk wilayah aglomerasi maupun di luar wilayah tersebut. Yang membedakan, kata dia, warga yang hendak melakukan perjalanan untuk kepentingan mendesak atau nonmudik.

Jika perjalanan tersebut di dalam wilayah aglomerasi seperti Jabodetabek, maka tidak perlu menggunakan surat tugas dari pimpinan instansi atau perusahaan untuk ASN atau pekerja swasta dan surat izin keluar masuk (SIKM) untuk masyarakat umum. Namun, kalau melakukan perjalanan ke luar wilayah Jabodetabek, maka membutuhkan surat tugas dan SIKM.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Anies Dukung Total Heru Budi Hartono Jadi Pj Gubernur DKI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengucapkan selamat kepada Heru Budi Hartono yang dikabarkan telah ditetapkan sebagai Pj Gubernur DKI.

NEWS | 7 Oktober 2022

Kasus Lukas Enembe, Masyarakat Diminta Waspadai Provokasi

Masyarakat Papua diminta mewaspadai provokasi terkait kasus Lukas Enembe yang bisa membuat situasi menjadi tidak kondusif.

NEWS | 7 Oktober 2022

Jalan Protokol Kota Bekasi Digenangi Banjir Sedalam 50 Cm

Jalan protokol di Kota Bekasi terpantau terendam banjir sedalam 50 cm, Jumat (7/10/2022).

NEWS | 7 Oktober 2022

Kejagung Diminta Tak Buru-buru Umumkan Kerugian Negara Korupsi Surya Darmadi

Kejagung diminta tak tergesa-gesa menyampaikan nilai kerugian negara dalam perkara dugaan korupsi bos PT Duta Palma Group, Surya Darmadi. 

NEWS | 7 Oktober 2022

Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Kabag Ops dan Kasat Samapta Polres Malang Belum Dicopot

Dua polisi tersangka tragedi Kanjuruhan belum dicopot dari jabatannya karena masih menunggu pemeriksaan minggu depan.

NEWS | 7 Oktober 2022

Besok, Puan Maharani Temui Airlangga Hartarto di Monas

Puan Maharani akan bersilaturahmi dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Monumen Nasional (Monas), Jakarta. 

NEWS | 7 Oktober 2022

Jokowi Pilih Pj Gubernur Pengganti Anies dalam Waktu Singkat

Presiden Jokowi memutuskan Pj Gubernur DKI Jakarta pengganti Anies dalam kurun waktu tiga hari saja.

NEWS | 7 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Soroti Penggunaan Gas Air Mata

Presiden Jokowi memperhatikan penggunaan gas air mata yang dilakukan personel kepolisian saat terjadinya Tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 7 Oktober 2022

Baim Wong Mengeklaim Spontan Buat Konten Prank KDRT

Baim Wong mengeklaim spontan membuat konten prank KDRT bersama istrinya Paula Verhoeven. Konten prank KDRT itu membuat Baim Wong diperiksa polisi.

NEWS | 7 Oktober 2022

2 Jam Diguyur Hujan, Kota Bekasi Dikepung Banjir

Hujan yang mengguyur Kota Bekasi dan sekitarnya selama dua jam tadi menyebabkan sejumlah ruas jalan dan perumahan di Kota Bekasi terendam banjir.

NEWS | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi Tak Salami Kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Coinweb Perluas Ekspansi Bisnis ke Uni Emirat Arab

Coinweb Perluas Ekspansi Bisnis ke Uni Emirat Arab

EKONOMI | 13 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings