Ini Kronologi Penangkapan 11 Penagih Utang Hendak Rampas Mobil Berisi Orang Sakit
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Kronologi Penangkapan 11 Penagih Utang Hendak Rampas Mobil Berisi Orang Sakit

Selasa, 11 Mei 2021 | 00:11 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Polres Metro Jakarta Utara membekuk dan menahan 11 orang penagih utang lantaran mengadang serta berupaya merampas mobil berisi orang sakit yang dikemudikan anggota Babinsa, di dekat Tol Koja Barat, Jakarta Utara. Tindakan mereka dinilai ilegal dan melanggar pidana. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menjelaskan kronologi penangkapan mereka.

"Sudah ada 11 orang yang kita amankan. Sebelas orang dan perannya masing-masing yang sekarang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Senin (10/5/2021).

Para pelaku yang diamankan berinisial Y, JAD, HHL, HEL, PA, GL, GYT, JT, AM, DS dan HRL. Mereka disebut ditangkap sekitar pukul 15.00 WIB, Minggu (9/5/2021) kemarin.

Dikatakan Yusri, peristiwa pengadangan dan upaya perampasan mobil itu terjadi, di Pintu Masuk Tol Koja Barat, Jakarta Utara, sekitar pukul 14.00 WIB, Kamis (6/5/2021) kemarin.

"Sebanyak 11 orang sudah kita periksa termasuk saksi-saksi, memang benar pada saat itu anggota Babinsa berdasarkan hasil keterangannya menyampaikan bahwa pada saat itu dia berupaya untuk membantu ada satu keluarga di dalam mobil yang kondisinya diduga sakit," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, pada mulanya ada keributan di kediaman korban, kemudian anggota Babinsa Semper Timur Kodim 0502/Jakut Serda Nurhadi ditelepon sekuriti dan berupaya membantu mengemudikan kendaraan untuk mengantar salah satu anggota keluarga korban yang diduga sakit.

"Dia memang cuma mau membawa kendaraan tersebut untuk mengantar keluarga yang diduga sakit. Namun yang terjadi dikejar oleh beberapa orang sampai dengan Pintu Tol Koja Barat, terjadi sedikit keributan lagi, sehingga dibawa masuk ke Polres," katanya.

Menurut Yusri, 11 orang ini mengaku sebagai debt collector atau biasa disebut mata elang. "Ini memang yang bikin resah di masyarakat. Masyarakat juga sering melaporkan adanya penarikan paksa baik itu di jalan atau pun di rumah oleh beberapa orang yang mengaku debt collector, yang mendapat kuasa dari perusahaan finance," katanya.

Yusri menerangkan, ada empat aturan debt collector finance pertama harus mengantongi surat kuasa, kedua jaminan fidusia, ketiga surat peringatan, dan harus ada tanda pengenal. Terkait kasus ini, pihak perusahaan pembiayaan menyerahkan kuasa kepada PT ACK. Kemudian seharusnya PT ACK menunjuk orang yang sudah memiliki sertifikat profesi pembiayaan Indonesia (SPPI), namun ternyata malah memerintahkan para pelaku.

"Dari PT ACK ini harus menunjuk seseorang yang memang memiliki SPPI untuk bisa menarik kendaraan tersebut, dan itu mekanisme yang sah. Tetapi terhadap permasalahan ini, surat kuasa diberikan oleh perusahaan finance kepada PT ACK, tapi PT ACK tidak menunjuk orangnya. Dia menunjuk orang-orang ini tanpa ada surat resmi. Walaupun surat kuasa ada, tetapi tidak memiliki keahlian atau dasar SPPI tidak ada. Itu namanya ilegal," jelasnya.

Modus pelaku, kata Yusri, biasanya memiliki aplikasi di handphone, nongkrong di pinggir jalan, kemudian memantau kendaraan yang menunggak.

"Pelat nomor B sekian-sekian sudah menunggak sekian bulan, itu dilaporkan kepada pihak perusahaan finance. Eh ini ada mobil lewat sini, kemudian dia bergerak, sistemnya kayak preman-preman di jalan. Imbauan kepada masyarakat, apabila menemukan hal seperti itu segera lapor polisi. Itu sudah melanggar pidana namanya. Perampasan, pencurian, itu bisa kita laporkan unsur-unsur itu," katanya.

Akibat perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 335 ayat (1) KUHP dan Pasal 365 KUHP juncto Pasal 53 KUHP, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penyekatan di Perbatasan Bekasi-Karawang Diperketat

Namun, menurutnya, para pemudik itu akan kembali diminta putar balik di sejumlah pos penyekatan di wilayah lainnya.

MEGAPOLITAN | 10 Mei 2021

DPRD DKI Minta Tempat Wisata Taat Protokol Kesehatan pada Libur Lebaran

Guruh Tirta Lunggana mengimbau agar pengelola tempat wisata memperketat protokol kesehatan, mengingat kasus angka kasus Covid-19 di Ibukota masih tinggi.

MEGAPOLITAN | 10 Mei 2021

Takbiran di DKI Dilakukan Virtual dan Pembatasan 10% di Masjid

Anies Baswedan menyerukan agar kegiatan pelaksanaan malam takbiran dalam menyambut Idulfitri 1442 Hijriah dilakukan secara virtual dari rumah.

MEGAPOLITAN | 10 Mei 2021

Larangan Ziarah, TPU di Kota Bogor Tutup 5 Hari

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan akan menutup tempat pemakaman umum (TPU) selama lima hari mulai dari Rabu (12/5/2021) hingga Minggu (16/5/2021).

MEGAPOLITAN | 10 Mei 2021

Jumlah Penonton Bioskop di Tangsel Hanya 10 Persen Per Hari

Pembukaan sejumlah gedung bioskop di beberapa wilayah di Kota Tangsel, ternyata masih belum menarik minat masyarakat.

MEGAPOLITAN | 10 Mei 2021

Jelang Lebaran, Posko Pengaduan THR Kota Bogor Sepi Pengaduan

Hingga tiga hari menjelang Lebaran, posko pengaduan karyawan terkait tunjangan hari raya (THR) Disnaker Kota Bogor belum menerima pengaduan.

MEGAPOLITAN | 10 Mei 2021

Penggunaan Vaksin Astrazeneca, Anies: Belum Ada Perubahan Kebijakan

Anies Baswedan menegaskan belum ada belum ada perubahan kebijakan terkait penggunaan vaksin astrazeneca di wilayah Jakarta.

MEGAPOLITAN | 10 Mei 2021

Polda Metro Akan Cegah Kerumunan di Mal Selama Idulfitri 1442 H

Polda Metro Jaya akan menempatkan personel di mal dan pusat perbelanjaan selama perayaan Idulfitri 1442 Hijriah untuk mencegah terjadinya kerumunan.

MEGAPOLITAN | 10 Mei 2021

Pengamanan Idulfitri, Polda Metro Kerahkan Ribuan Personel

Polda Metro Jaya menyiapkan 6.992 personel terkait pengamanan Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah, di Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya.

MEGAPOLITAN | 10 Mei 2021

Senin, Sebagian Pasar Senen Terpantau Padat

Pusat perdagangan Pasar Senen terpantau padat sebagian pada Senin (6/5/2021) atau H-3 sebelum lebaran yang diprediksi jatuh pada tanggal 13 Mei 2021.

MEGAPOLITAN | 10 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS