Wagub DKI Bantah Tuduhan 239 ASN DKI Enggan Ikut Lelang Jabatan karena Takut TGUPP
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Wagub DKI Bantah Tuduhan 239 ASN DKI Enggan Ikut Lelang Jabatan karena Takut TGUPP

Selasa, 11 Mei 2021 | 20:43 WIB
Oleh : Yustinus Paat / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membantah tuduhan jika 239 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta enggan mengikuti seleksi terbuka atau lelang jabatan eselon 2 karena takut kepada Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Menurut Riza, setiap lembaga dan badan di lingkungan Pemprov DKI sudah diatur fungsi dan tugasnya.

“Saya kira tidak demikian (peran TGUPP yang dominan), semua ada mekanisme dan aturan yang terkait,” ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (11/5/2021).

Riza mengatakan alasan yang pastinya bisa ditanyakan kepada masing-masing ASN dan kemungkinan bervariasi. Yang menjadi persoalan, kata dia, ketika instruksi yang bersifat wajib, tidak dijalankan oleh 239 ASN ini.

“Kemarin Pak Gubernur menegur jajaran yang tidak mengikuti daftar lelang jabatan karena itu menjadi instruksi daripada Sekda,” tandas dia.

Tuduhan adanya dominasi TGUPP di ASN DKI datang dari sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta. Mereka menilai peran TGUPP terlalu dominan di lingkungan Pemprov DKI sehingga membuat ASN takut dan tidak bahagia sehingga mereka juga enggan mengikuti lelang 17 jabatan esolon 2.

“TGUPP ini menjadi momok bagi ASN, padahal dia bukan SKPD, tetapi perannya dominan. Ini menjadi kesempatan evaluasi keberadaan TGUPP,” ujar anggota DPRD DKI dari Fraksi PSI William Aditya Sarana.

Sebelumnya, Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan marah karena ditemukan adanya ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang mengabaikan instruksi dari Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta terkait pendaftaran seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon 2. Anies pun mengumpulkan para ASN tersebut di Lapangan Balai Kota DKI Jakarta, gelar apel pengarahan pada Senin (10/5/2021).

“Bapak/ibu sekalian kita berada di lapangan ini berkumpul karena ketika Sekda mengeluarkan instruksi untuk seluruh jajaran, yang memenuhi persyaratan agar melakukan pendaftaran seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon 2, malah ditemukan ada 239 pejabat administrator yang memenuhi persyaratan tetapi tidak mendaftar seleksi terbuka itu,” ujar Anies dalam sambutannya.

Anies mengingatkan jajarannya, ketika ada instruksi harus dilaksanakan. Jika tidak dilaksanakan, kata Anies, maka penerima instruksi wajib menyampaikan bahwa instruksi tersebut tidak bisa dilaksanakan beserta alasannya. “Bukan cuma diam lalu berharap tidak diketahui, berharap tidak dianggap sebagai masalah. Itu namanya tindakan tidak bertanggung jawab,” tandas Anies.

Sebagai orang yang berseragam, kata Anies, dirinya dan jajaran Pemprov DKI membawa perintah konstitusi di dalam semua birokrasi. Ketaatan kepada perintah, kata dia, menjadi penting dan bila perintah tidak bisa dilaksanakan maka laporkan tidak bisa dilaksanakan.

“Tetapi bukan diam berharap tidak menjadi masalah. Ini yang dikumpulkan di sini (Lapangan Balai Kota) adalah yang bermasalah. Malu sesungguhnya kita. Saya ingin sampaikan di sini kita malu sesungguhnya. Malu kenapa ada instruksi tidak dilaksanakan,” tegas Anies.

Menurut Anies, persoalan mendasarkan bukan saja terkait seleksi terbuka untuk jabatan eselon 2, eselon 3, dan eselon 4. Tetapi, kata dia, lebih kepada berjalannya organisasi birokrasi di Pemprov DKI Jakarta yang harus disiplin.

“Ini soal organisasi kita Pemprov DKI harus bisa berjalan dengan kedisiplinan. Organisasi ini tidak mungkin bisa bekerja dengan baik jika tidak ada kedisiplinan. Siang hari ini jadi pesan untuk semua bahwa setiap ada instruksi maka harus apa? Dilaksanakan bukan dilewatkan, yang berkumpul di sini yang melewatkan. Beruntung bapak ibu sekalian pakai masker hari ini, tidak terlihat wajahnya. Coba kalau difoto bapak ibu, wajah bapak itu terekam sebagai pribadi yang tidak menjalankan instruksi,” pungkas Anies.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Wagub DKI: Kelanjutan Bansos Tunai Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Ahmad Riza Patria menegaskan bahwa kelanjutan bantuan sosial tunai (BST) bagi warga terdampak Covid-19, tergantung keputusan pemerintah pusat

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Penting, Ini Syarat yang Harus Diperhatikan Saat Berwisata ke Ancol

Ini berbagai hal yang harus diperhatikan oleh para pengunjung saat berwisata ke Ancol.

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Jelang HUT Polantas, Polrestro Bekasi Gelar Bakti Sosial ke Anak Yatim Piatu

Satlantas Polrestro Bekasi menggelar bakti sosial ke yayasan yatim piatu menjelang peringatan HUT ke-66 Polantas.

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Polisi Kembali Minta Keterangan Petugas Lapas

Polisi terus melakukan penyidikan kasus kebakaran Lapas Tangerang dengan memeriksa kembali tujuh petugas lapas

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Ganjil Genap di Tempat Wisata, Pemprov DKI: untuk Cegah Kemacetan dan Kerumunan

Pemprov DKI menerapkan sistem ganjil genap di tempat-tempat wisata yang telah diizinkan beroperasi untuk mengurangi kemacetan dan mencegah kerumunan.

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Polisi Ciduk Youtuber Diduga Pemfitnah Atta Halilintar

Azis tak memerinci lebih jauh kapan pemilik subscriber terbanyak di Asia Tenggara itu membuat laporan tersebut.

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

27 September, Tangerang Mulai Laksanakan PTM Terbatas PAUD-SD

Pembelajaran tatap muka (PTM) untuk tingkat PAUD hingga SD di Kota Tangerang akan dilaksanakan mulai 27 September 2021 mendatang

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Manajer Holywings Kemang Jadi Tersangka, Ini Respons Wagub DKI

Wagub DKI, Ahmad Riza Patria merespons penetapan manajer Kafe Holywings Kemang sebagai tersangka.

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Kota Bekasi Gencarkan Vaksinasi di 17 Pusat Perbelanjaan

Sebanyak 17 pusat perbelanjaan di Kota Bekasi menyelenggarakan vaksinasi massal pada 16 Agustus-12 September 2021.

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Aturan Dilonggarkan, 974 WNA Masuk Indonesia Lewat Bandara Soetta

Sebanyak 974 WNA masuk Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta dalam dua hari terakhir atau sejak dilonggarkannya aturan WNA masuk Indonesia.

MEGAPOLITAN | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Vaksinasi Covid-19


# Sonny Tulung


# Ganjil Genap


# KKB



TERKINI
Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

NASIONAL | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings