Logo BeritaSatu

Ini Alasan Anies Beri Teguran Keras ke Dirut Ancol

Minggu, 16 Mei 2021 | 08:58 WIB
Oleh : Yustinus Paat / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol, Teuku Sahir Syahali mengatakan telah mendapatkan teguran keras dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga akhirnya diambil keputusan menutup kawasan wisata Ancol hingga Senin, 17 Mei 2021. Teguran keras ini, kata Sahir, lantaran wisatawan atau pengunjung terkonsentrasi di kawasan pantai Ancol selama libur Lebaran.

"Ini (penutupan Ancol) merupakan tindak lanjut dari teguran Pak Gubernur. Diinstruksikan untuk langsung tutup pantai. Kami langsung bertindak sejalan dengan upaya Pemprov DKI untuk menekan potensi penyebaran Covid-19,” ujar Sahir dalam keterangannya, Minggu (16/5/2021).

Sahir mengakui bahwa pengunjung Ancol pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021), sebenarnya masih di bawah batas 30% kapasitas sebagaimana ditentukan Pemprov DKI, yakni 28.000 pengunjung. Kapasitas Ancol, kata dia, adalah 192.000 pengunjung.

"Walaupun jumlah pengunjung kemarin, masih di bawah 30% tetapi Ancol akan menambah beberapa kegiatan pencegahan maka untuk sementara ditutup," tandas dia.

Penutupan kawasan Ancol, tambah Sahir, akan dimanfaatkan pihaknya untuk melakukan penguatan penerapan protokol kesehatan di seluruh kawasan. Di antaranya, penyemprotan disinfektan di seluruh area vital rekreasi, seperti area pantai, jalan, promenade, toilet, loket gerbang, tenant-tenant restoran dan unit-unit rekreasi di dalamnya.

Kemudian, penambahan signage dan tali pembatas pelarangan berenang di area pantai serta penambahan tali pembatas untuk social distancing di area promenade.

“Kami akan melakukan disinfeksi ke seluruh area dan evaluasi penguatan penerapan protokol kesehatan di seluruh kawasan. Upaya tersebut kami lakukan juga dalam rangka meningkatkan penerapan protokol kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan di seluruh area Taman Impian Jaya Ancol,” ungkap dia.

Lebih lanjut, dia menyampaikan permohonan maaf kepada para pengunjung atas penutupan tersebut. Dia berharap kerja sama dengan pengunjung agar disiplin menerapkan protokol kesehatan saat berwisata ke Ancol.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini dan berharap saat Ancol dibuka kembali, pengunjung dapat bersama-sama menjaga seluruh protokol kesehatan agar dapat dijalankan secara disiplin demi kesehatan bersama. Kepada pengunjung yang telah melakukan pembelian tiket secara online dapat melakukan penjadwalan ulang kunjungan melalui https://reservasi.ancol.com yang berlaku untuk 2 kali sampai Desember 2021 atau melakukan refund tiket melalui https://goers.co/francol15mei,” pungkas Sahir.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Capaian Vaksinasi Rendah, Alasan Pemerintah Perpanjang PPKM

Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM, baik di Jawa-Bali maupun di luar Jawa-Bali, salah satu alasannya karena vaksinasi Covid-19 masih rendah.

NEWS | 4 Oktober 2022

Pengamat Militer: Oknum Prajurit TNI “Tendangan Kungfu” Harus Disanksi Tegas

Khairul Fahmi meminta agar oknum prajurit TNI yang melakukan kekerasan “tendangan kungfu” diberi sanksi tegas.

NEWS | 4 Oktober 2022

Surya Paloh Pastikan Pencapresan Anies Baswedan Tidak Terkait Isu di KPK

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menegaskan langkah pencapresan Anies Baswedan tidak terkait dengan isu dugaan kasus korupsi Formula E Jakarta di KPK.

NEWS | 4 Oktober 2022

Besok, Ferdy Sambo Dkk Dilimpahkan ke Kejari Jaksel

Polri akan melimpahkan Ferdy Sambo dan kawan-kawan (dkk), tersangka kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J

NEWS | 4 Oktober 2022

Stok Habis, Vaksinasi Covid-19 Kota Bogor Dihentikan Sementara

Seluruh sentra vaksinasi Covid-19 di Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), dihentikan sementara, karena stok vaksin tak tersedia.

NEWS | 4 Oktober 2022

KPK Buka Peluang Ungkap Hasil Penyelidikan Kasus Formula E

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk mengungkapkan hasil yang diperoleh dalam proses penyelidikan kasus Formula E Jakarta.

NEWS | 4 Oktober 2022

Hari Ini, Polri Limpahkan Barang Bukti Kasus Brigadir J

Polri melimpahkan barang bukti kasus tewasnya Brigadir J dan obstruction of justice ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, hari ini.

NEWS | 4 Oktober 2022

KPK Bakal Bahas Kelanjutan Penanganan Kasus Surya Darmadi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal membahas soal kelanjutan penanganan kasus dugaan suap bos PT Duta Palma Group Surya Darmadi alias Apeng.

NEWS | 4 Oktober 2022

KPK Tak Segan Bantarkan Penahanan Lukas Enembe jika Betul Sakit

KPK menegaskan tak segan untuk membantarkan penahanan terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe jika yang bersangkutan terbukti menderita sakit.

NEWS | 4 Oktober 2022

KPK Nilai Indonesia Tak Kekurangan Dokter untuk Obati Lukas Enembe

Gubernur Papua Lukas Enembe diketahui memiliki keinginan untuk bisa menjalani pengobatan di Singapura.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Capaian Vaksinasi Rendah, Alasan Pemerintah Perpanjang PPKM

Capaian Vaksinasi Rendah, Alasan Pemerintah Perpanjang PPKM

NEWS | 11 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings