Logo BeritaSatu

Arus Balik Menuju Jakarta, Kendaraan Dipasang Stiker

Selasa, 18 Mei 2021 | 10:59 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Setiap kendaraan yang hendak kembali menuju Jakarta setelah libur Lebaran akan diperiksa kelengkapan dokumen bebas Covid-19 di titik-titik pemeriksaan. Setelah selesai pemeriksaan, kendaraannya bakal ditempel stiker sebagai tanda sudah dicek petugas.

"Setiap habis pemeriksaan kendaraan roda empat dan roda dua itu diberikan stiker. Jadi dari Jawa Timur stikernya sendiri, dari Jawa Tengah stikernya sendiri, dari Jawa Barat stiker, dan dari Polda Metro stiker. Dari Lampung dan Banten juga ada stikernya. Untuk apa? Untuk bisa memberikan (tanda) para petugas-petugas di lapangan. Misalnya, Polda Metro di Km 34 bisa tahu bahwa kendaraan ini sudah distiker berarti sudah dilakukan pemeriksaan atau penyekatan di pos-pos sebelumnya karena warnanya berbeda-beda," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Senin (17/5/2021).

Dikatakan Yusri, inovasi pemasangan stiker itu merupakan hasil evaluasi bersama TNI dan pemerintah daerah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 yang diketahui selalu meningkat setelah libur panjang, termasuk Idulfitri.

"Kita mewajibkan para pemudik yang rumahnya di Jakarta untuk membawa hasil tes antigen yang negatif. Diwajibkan mereka semua kalau pulang ke Jakarta baik itu melalui pesawat udara, laut, kereta api maupun lewat darat. Namun untuk mengantisipasi terjadinya penularan, juga kebocoran orang-orang yang tidak mau tes antigen atau membawa surat keterangan tersebut, dilakukan penyekatan. Ini sudah dilakukan dari mulai titik daerah Jawa Timur sampai dengan Jakarta. Ada 19 titik untuk menyortir pelan-pelan dari sana mau masuk ke Jakarta. Ini sudah melewati beberapa pos-pos yang ada, baik di Jawa Timur, Jawa Tengah," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, Polda Metro Jaya akan melakukan pemeriksaan di Km 34 Cibatu, Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta. Bagi kendaraan yang tidak terpasang stiker akan dilakukan random test antigen.

"Jadi yang tidak ada stiker kita lakukan random test antigen. Kalau sudah selesai akan kita tempelkan stiker yang punya Polda Metro Jaya yang ada barcode-nya. Seperti apa random test-nya? Misalnya di satu mobil itu isinya enam (orang), kita random dia 50%, tiga orang kita tes antigen. Kalau negatif kita yakini bahwa satu mobil itu negatif atau nonreaktif. Tetapi apabila ada satu saja reaktif, keenamnya langsung kita rujuk ke RS Wisma Atlet untuk dilakukan PCR. Apabila positif akan diisolasi di sana atau dirujuk akan kita siapkan rujukan," katanya.

Menurut Yusri, sepeda motor juga akan dipasang stiker. Apabila pengemudi tidak mengantongi surat bebas Covid-19 akan dilakukan pemeriksaan tes antigen secara gratis.

"Misalnya di Kedungwaringin, sudah disiapkan di sana, kita tes mereka semua," jelasnya.

Menurut Yusri, Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya juga mendirikan pos tes antigen di setiap Polsek. Masyarakat yang lolos pemeriksaan, diharapkan bisa melakukan cek tes antigen di pos-pos terdekat.

"Untuk mengantisipasi Polda Metro Jaya bersama Kodam membuat pos-pos tes antigen gratis di Polsek-Polsek. Jadi warga yang merasa pulang mudik, silakan ke Polsek untuk melakukan tes antigen gratis," ucapnya.

Selain itu, Yusri menambahkan, satgas penanganan Covid-19 tingkat RT/RW, Lurah, Camat, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, telah melakukan pendataan siapa saja warga yang mudik di setiap wilayah. Rumah-rumah warga yang mudik juga telah ditempel stiker.

"Gunanya untuk apa? Inilah nanti yang kita berbasis komunitas, bersama tenaga kesehatan di tingkat mikro akan mendatangi rumah tersebut ada nggak hasil tes antigen ketika mereka pulang? Kalau tidak ada, kita tes di tempat. Kalau ada yang positif 3T kita lakukan. Testing sudah kita lakukan, tracing kita lakukan lagi, satu rumah tersebut akan kita isolasi. Kami tempel stiker rumah ini sementara isolasi mandiri mulai tanggal berapa sampai berapa. Kalau perlu dirujuk kita rujuk," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kepala WTO Undur Jadwal Pembahasan Topik Sulit ke Awal 2024

Kepala Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) Ngozi Okonjo-Iweala mengundurkan jadwal pembahasan topik sulit ke awal 2024

NEWS | 29 September 2022

Putin Prediksi Rusia Capai Rekor Panen 150 Juta Ton Gandum

Presiden Vladimir Putin mengatakan Rusia mengharapkan panen gandum rekor tertinggi pada 2022.

NEWS | 29 September 2022

Iriana Jokowi Dijadwalkan Menanam Pohon di Pulau Rinca

Iriana Jokowi melanjutkan kegiatan kunjungan kerjanya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (29/9/2022), dengan menanam pohon di Pulau Rinca.

NEWS | 29 September 2022

Malaysia Akan Cabut Aturan Wajib Masker di Penerbangan

Malaysia akan mencabut aturan wajib masker di dalam penerbangan yang diberlakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

NEWS | 29 September 2022

Satgas Covid-19: Kebijakan Wajib Masker Masih Berlaku

Satgas Covid-19 menyatakan, pemerintah belum berencana mencabut kebijakan wajib masker seperti yang dilakukan negara lain.

NEWS | 29 September 2022

Tiongkok Tolak Keras Perbandingan Ukraina dengan Taiwan

Tiongkok bereaksi terhadap perbandingan antara Ukraina dengan Taiwan. Hal itu ditegaskan juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin.

NEWS | 29 September 2022

Kebanjiran Pengungsi Rusia, Latvia Nyatakan Negara Darurat

Latvia mengumumkan keadaan darurat di dekat perbatasannya dengan Rusia pada Rabu (28/9/2022) setelah kebanjiran pengungsi Rusia.

NEWS | 29 September 2022

TNI AU Selidiki Penemuan Granat Asap dan Peluru di Bekasi

TNI AU masih mendalami penemuan granat asap dan peluru yang ditemukan di sebuah rumah, di Pondokgede, Kota Bekasi, Selasa, 27 September 2022.

NEWS | 29 September 2022

Hari Ini, Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan

BMKG DKI Jakarta menerangkan, potensi hujan disertai petir terjadi di wilayah Jaksel dan Jaktim pada sore hingga menjelang malam hari.

NEWS | 29 September 2022

Pabrik Keramik di Bekasi Diberi Waktu Perbaiki Pengolahan Limbah

Pabrik keramik PT Sarana Griya Lestari Keramik diberi batas waktu untuk memperbaiki manajemen pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). 

NEWS | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Putin Prediksi Rusia Capai Rekor Panen 150 Juta Ton Gandum

Putin Prediksi Rusia Capai Rekor Panen 150 Juta Ton Gandum

NEWS | 17 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings