Ini Bantahan Lengkap Anies Soal Isu Gratifikasi Rumah Mewah dari Pengembang Reklamasi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Bantahan Lengkap Anies Soal Isu Gratifikasi Rumah Mewah dari Pengembang Reklamasi

Senin, 24 Mei 2021 | 23:27 WIB
Oleh : Yustinus Paat / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memberikan klarifikasi dan bantahan lengkap soal isu gratifikasi rumah mewah dari pengembang reklamasi. Setidaknya terdapat tiga poin yang disampaikan orang nomor satu Jakarta tersebut dalam merespons isu gratifikasi rumah mewah dari pengembang reklamasi tersebut.

Pertama, Anies meminta masyarakat terutama para awak media dan jurnalis untuk bersikap kritis terhadap isu-isu dan berita yang beredar agar bisa dipastikan kebenaran dari isu tersebut. Bahkan menurut Anies, isu gratifikasi yang menerpanya ini bisa menjadi momentum untuk mengejar isu tersebut sampai dipastikan validitasnya.

“Saya rasa teman-teman media, bisa memanfaatkan ini untuk kesempatan kritis karena kalau ada berita seperti itu Anda kejar, di mana lokasinya, di mana alamatnya, di mana nomornya. Jadi beritanya itu lengkap,” ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (24/5/2021).

Kedua, kata Anies, penulis berita setidaknya mempunyai tanggung jawab untuk mendapatkan bukti atas tulisannya. Dengan bukti tersebut, nanti bisa menunjukkan sebuah isu dan berita sahih atau tidak. Anies menginginkan penulis bisa mengetahui detail rumah mewah yang dituduhkan kepadanya, mulai dari lokasi, alamat bahkan kepemilikan rumah tersebut.

“Jadi ini kesempatan buat teman-teman dan teman-teman bisa menunjukkan ini berita yang sahih atau berita yang tidak sahih karena tanggung jawab penulis berita adalah membuat bukti atas berita yang ditulis,” tandas Anies.

Ketiga, Anies menerapkan salah satu prinsip dalam hukum, yakni siapa yang mendalilkan, maka dia harus membuktikan. Bagi Anies, beban pembuktian isu tersebut tidak terletak pada dirinya, tetapi pada pihak-pihak yang telah menuduhnya.

Karena itu, Anies secara tidak langsung menantang pada penuduhnya untuk membuktikan jika rumah mewah tersebut gratifikasi terhadap dirinya. Anies juga sebenarnya punya hak menuntut balik para penuduhnya jika isu yang digulirkan tidak terbukti, namun dia tampaknya tidak mengambil langkah tersebut.

“Kalau yang disebutkan, saya tidak perlu membuktikan, yang membuktikan yang menuduh,” tegas Anies.

Sebelumnya terjadi perbincangan di media sosial terkait tuduhan Anies menerima rumah mewah dari pengembang Pulau Reklamasi. Rumah mewah ini disebutkan berada di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Berdasarkan unggahan yang beredar, rumah mewah tersebut berlantai dua dan bercat putih dengan ornamen berwarna emas dan pagar hitam.

Jika ditelusuri menggunakan mesin pencarian Yandex Reverse Image Search, foto rumah yang yang sama telah lama diunggah di berbagai situs penjualan properti, seperti rumahdijual.com dan realoka.com. Lokasinya pun berada di Cipayung, Jakarta Timur.

Isu ini juga telah dibantah dengan keras oleh anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta Tatak Ujiyati yang menyebutkan, tuduhan rumah mewah dari pengembang reklamasi untuk Gubernur Anies Baswedan merupakan fitnah jahat. Tatak, anggota TGUPP bidang pencegahan korupsi, memastikan bahwa rumah tersebut bukanlah milik Anies

“Tadi saya sudah tanya memastikan. Ternyata rumah ini ya memang BUKAN rumah ABW (Anies Baswedan). Entah rumah milik siapa,” ujar Tatak di akun Twitter-nya @tatakujiyati, Sabtu (22/5/2021).

Tatak menantang orang yang mengunggah tuduhan bahwa rumah tersebut milik Anies untuk membuktikannya. Jika rumah tersebut bisa dibuktikan merupakan gratifikasi dari pengembang reklamasi, maka bisa langsung laporkan ke KPK, tulisnya.

"Coba ya yang nuduh tolong buktikan tuduhannya. Tuduhan gratifikasi itu kan urusan hukum, langsung saja laporkan KPK kalau punya bukti. Kecuali kalau memang tujuannya sekadar merusak nama baik," tandas dia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Hari Ini, Sebagian Wilayah Jakarta Hujan Ringan dan Sedang

Waspada juga potensi hujan disertai kilat dan petir di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Soal Gugatan Polusi Jakarta, Anies Klaim Sudah Lakukan Perbaikan Kualitas Udara

Pemprov DKI Jakarta telah mengeluarkan Instruksi Gubernur No. 66/ 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara.

MEGAPOLITAN | 16 September 2021

Hargai Jasa Mantan Sekda DKI, Anies Ubah Nama GOR Rorotan Jadi GOR Sekda Saefullah

Anies mengatakan penamaan ini diresmikan tepat setahun wafatnya almarhum Saefullah pada 16 september 2020.

MEGAPOLITAN | 16 September 2021

Eks Napi Sebut Peredaran Narkoba Redup Saat Antasari Azhar di Lapas Tangerang

peredaran narkotika di Lapas Tangerang sempat meredup kala mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar mendekam di sana.

MEGAPOLITAN | 16 September 2021

Medina Zein Dilaporkan ke Polisi soal Dugaan Pengancaman

Laporan terhadap Medina Zein dibuat oleh seseorang perempuan bernama Samira, dengan nomor: LP 4590/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA, tertanggal 16 September 2021.

MEGAPOLITAN | 16 September 2021

Vaksinasi untuk Pengidap Komorbid di Bogor Baru 20%

Vaksinasi Covid-19 dengan sasaran pengidap komorbid di Kota Bogor baru mencapai 20%

MEGAPOLITAN | 16 September 2021

Masuk Musim Hujan, Dinkes Kota Tangerang Sosialisasi Pencegahan DBD

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kot Tangerang mulai melakukan sosialiasi pencegahan penyakit DBD.

MEGAPOLITAN | 16 September 2021

Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Periksa Korban Selamat

Penyidik meminta keterangan 10 orang saksi dari warga binaan yang selamat dalam insiden itu, hingga petugas lapas.

MEGAPOLITAN | 16 September 2021

Sahroni: Sudah Tepat, Usulan Undangan Resepsi Pernikahan 25-50% Kapasitas Ruangan

Kapasitas undangan nikah yang semula hanya 20 hingga 50 orang, diusulkan menjadi bentuk persentase, yaitu 25-50 persen undangan dari kapasitas ruangan.

MEGAPOLITAN | 16 September 2021

Baznas BAZIS DKI Salurkan Rp 5,8 Miliar untuk Anak Yatim dan Duafa

Santunan untuk yatim dan duafa yang disalurkan di lima kota di DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 16 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Ayah Meninggal Setelah Nathan Ake Cetak Gol di Liga Champions

Ayah Meninggal Setelah Nathan Ake Cetak Gol di Liga Champions

BOLA | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings