Polisi Selidiki Penjual dalam Kasus Kurir SiCepat yang Diancam Samurai
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Polisi Selidiki Penjual dalam Kasus Kurir SiCepat yang Diancam Samurai

Jumat, 28 Mei 2021 | 16:29 WIB
Oleh : Chairul Fikri / IDS

Tangerang Selatan, Beritasatu.com - Pihak Kepolisian hingga kini masih terus melakukan upaya penyelidikan terkait kasus kurir SiCepat yang diancam NDS dengan sebuah samurai. Tak hanya menjadikan NDS sebagai pelakunya, polisi kini juga mulai bergerak menyelidiki penjual (seller) barang yang diantar kurir SiCepat itu.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Jun Nurhaida saat dihubungi media, Jumat (28/5/2021).

"Kita menduga pelaku NDS menjadi korban penipuan pihak penjual (seller) yang barangnya diantar kurir tersebut. Saat mengetahui dirinya dibohongi karena paket yang dibawa kurir tersebut kosong, NDS marah dan melampiaskannya kepada kurir sehingga terjadi kejadian tersebut. Maka itu kita akan juga coba lidik dimana toko online yang menjualnya dan asal usul transaksinya bisa terjadi," ungkap Jun.

Ditambahkan Jun, pihaknya juga telah meminta keterangan dari beberapa pihak baik, pihak pelaku pengancaman termasuk pihak kurir yang membawa paketnya.

"Saksi kurir SiCepat itu sudah diperiksa, kemudian saksi ya, kemudian pelaku (pengancaman)," tambahnya.

Kepada polisi, pelaku juga mengaku sudah dua kali ini dibohongi oleh penjual (seller) saat melakukan transaksi jual beli online yang dilakukan melalui aplikasi e-commerce. Namun baru kali ini NDS marah lantaran barang yang dipesannya, yakni sebuah jam tangan seharga Rp 85.000 ternyata berupa paket kosong.

Padahal NDS telah bertransaksi melalui metode cash on delivery (COD).

"Kepada penyidik, yang bersangkut (pelaku) mengaku sudah kali kedua dirinya dibohongi terkait transaksi pembelian barang melalui online shop itu. Untuk kali kedua ini, yang bersangkutan marah karena barang yang dikirim ternyata kosong, sehingga melampiaskannya pada kurir yang mengantarkan paket tersebut. Padahal sebenarnya kurir tersebut tidak tahu apa-apa mengenai barang yang diantarnya," tandasnya.

Sebelumnya, sebuah video pengancaman seorang kurir jual beli online dengan metode COD viral di media sosial. NDS tak terima barang yang dipesan dan diantar kurir ternyata kosong. Hal itu diketahui setelah pelaku membuka barang pesanan yang diantar kurir COD tersebut.

Tak terima merasa dibohongi, pelaku lantas meminta uangnya kembali, namun tidak dikabulkan sang kurir karena barang tersebut telah dibuka pelaku. Tak terima merasa ditipu, pelaku lalu mengancam kurir dengan mengeluarkan sebilah samurai seraya meminta uangnya dikembalikan.

Atas kejadian itu, polisi akhirnya menangkap NDS dan kemudian menetapkan dirinya sebagai pelaku dengan menjerat dirinya dengan pelanggaran Pasal 368 (1) Subsider Pasal 2 (1) Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. NDS juga dijerat dengan pelanggaran pasal Undang-Undang Darurat terkait kepemilikan senjata tajam jenis samurai.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Sengketa Lahan Rocky Gerung vs Sentul City, Mardani: Perlu Jadi Perhatian Bersama

Mardani Ali Sera mengatakan, kasus sengketa lahan Rocky Gerung dan Sentul City sebaiknya diputuskan melalui pengadilan.

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

Warga Tidak Terima Penzaliman Kepala Sekuriti Permata Buana

uduhan kepada sejumlah sekuriti dan komandan sekuriti yang juga purnawirawan TNI, mendapat respon sejumlah warga dan tokoh Kembangan Utara.

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

PKS: Kasus Rocky Gerung Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pertanahan

Kasus Rocky Gerung menjadi meomentum perbaikan tata kelola pertanahan di Tanah Air

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

Kendaraan Crane Hangus Terbakar di Tol Lingkar Selatan Bintaro

Kendaraan crane hangus terbakar diduga akibat korsleting listrik, di Tol Lingkar Selatan, wilayah Bintaro, Pesanggarahan, Jakarta Selatan.

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

Cekcok Warga di Kembangan, Sekuriti Kompleks Jadi Tersangka

WH ditetapkan sebagai tersangka lantaran merampas mobil milik salah satu warga yang kala itu membawa tanaman.

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta 2.041, Positivity Rate 1%

Dari jumlah 2.041 kasus itu, sebanyak 632 orang menjalani perawatan di 140 RS rujukan di Jakarta dan sebanyak 1.409 orang isolasi mandiri.

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

7,6 Juta Warga Divaksin Covid-19 Dosis Lengkap di Jakarta

Sebanyak 7,6 juta warga telah mendapat vaksinasi Covid-19 dosis lengkap atau dosis 2 di Jakarta. Dari jumlah tersebut, 66% merupakan warga ber-KTP DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

Ini Alasan DKI Masih Terapkan PPKM Level 3 di Tengah Kasus Covid-19 yang Terkendali

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjelaskan alasan Jakarta masih menerapkan PPKM level 3 di tengah kasus Covid-19 yang makin terkendali.

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

Senin, DKI Tambahkan 899 Sekolah Gelar PTM Terbatas Tahap II

Total sekolah di Jakarta yang ikut PTM terbatas sebanyak 1.509 di mana 610 sekolah merupakan sekolah yang mengikuti PTM terbatas tahap I sejak 30 Agustus 2021.

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun, Ini Respons Wagub DKI

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menunggu perkembangan dari WHO terkait vaksinasi terhadap anak-anak di bawah 12 tahun.

MEGAPOLITAN | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kivlan Zen


# Pilpres 2024


# Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Kereta Jarak Jauh



TERKINI
Manchester City Curi Kemenangan di Markas Chelsea

Manchester City Curi Kemenangan di Markas Chelsea

BOLA | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings