Polisi Buru Pengendali Pabrik Tembakau Sintesis di Bogor
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Polisi Buru Pengendali Pabrik Tembakau Sintesis di Bogor

Senin, 31 Mei 2021 | 16:14 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Polres Metro Jakarta Selatan menggerebek pabrik rumahan yang memproduksi narkotika jenis tembakau sintetis di Bogor, Jawa Barat. Sembilan tersangka dan barang bukti 185 kilogram barang haram yang kerap disebut tembakau gorila itu berhasil diamankan.

Saat ini, penyidik sedang memburu pengendali atau aktor utama berinisial G dan kaki tangannya PW yang masih buron.

"Aktor utamanya kini masih kita lakukan pengejaran. Saya sebutkan saja inisialnya G. Dia yang kendalikan semuanya. Semua pelakunya anak-anak muda semua. Dia mengendalikan, tetapi tidak bertemu dengan para kaki tangan yang lain. Yang ketemu cuma satu dua orang saja kaki tangannya. Dia mengendalikan melalui medsos," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (31/5/2021).

Dikatakan Yusri, tersangka G mengatur sedemikian rupa bagaimana sistem pengambilan barang, pengiriman uang, termasuk kegiatan memproduksi melalui media sosial.

“Per paket ini, paket kecil ini. 10 gram harganya Rp 800.000. Jadi pesanan orang melalui medsos. Bahkan ada yang 100 gram ini Rp 5,5 juta, bergantung pesanan. Jadi tabel harga itu sudah ada di medsos. Nanti tinggal sistem transfer atau cash money sudah ada satu orang mengambil uang tersebut,” katanya.

“Kemudian mereka menyetor tidak ketemu dengan si big bosnya ini. Nanti ada orang lagi yang mengatur, di mana ambil barangnya, di mana ambil duitnya, di mana mengirim duitnya, itu sudah diatur dengan rapi sama mereka," tambahnya.

Yusri menyampaikan, penyidik menangkap sembilan orang berinisial AH, MR, AS, J, R, RP, RA TA, dan N, serta menyita kurang lebih 185 kilogram tembakau sintetis senilai kurang lebih Rp 14 miliar. Ketika ditanya, para tersangka ini mengaku tidak pernah bertemu dengan G.

"Kalau kita tanya para pelaku yang ada di sini pernah ketemu G, tidak pernah. Dia (G) adalah marketingnya sekalian. Jadi dia adalah aktornya, dan juga dia adalah pengendali marketnya," katanya.

Yusri menambahkan, polisi juga masih memburu tersangka PW yang merupakan kaki tangan G. Peran PW pengendali para tersangka yang memproduksi tembakau gorila.

"Ada lagi pengendali untuk produksi inisialnya PW. Kalau kita ke TKP, mungkin kaget juga melihatnya. Semua di tempat pabrik ini, ini home industry, semua CCTV-nya sudah dipegang sama dia (PW),” katanya.

Kode
“Siapa pun masuk tahu. Jangankan masuk, mendekat saja orang sudah tahu. Bahkan dia punya kode-kode tersendiri, ada CCTV khusus yang tiap jam itu dia melaporkan ke atas, ke PW ini bahwa aman atau tidak. Jadi setiap jam itu dilaporkan. Rutin mereka," sambungnya.

Menurut Yusri, pabrik rumahan itu bisa memproduksi sekitar 20 kilogram tembakau gorila tiap hari. Kelompok ini berdasarkan keterangan sudah satu tahun menjalankan bisnis haram tersebut.

"Kalau 20 kilo kita kalikan persepuluh gram itu Rp 800.000, jadi total sekitar Rp 240 juta per hari hasil penjualannya. Dan ini sudah dilakukan satu tahun lebih oleh yang bersangkutan. Makanya kami akan terus mengejar, sampai mau ke lobang tikus sekalipun kami akan kejar yang bersangkutan karena ini merusak generasi muda kita," sebutnya.

Yusri mengatakan, narkotika berbahan dasar tembakau yang dicampur ramuan bahan kimia itu dipasarkan melalui online dengan sasaran remaja atau anak muda.

"Itu sudah merambat sampai ke anak-anak kecil, sekolah-sekolah, sudah merambat sampai ke sana, makanya ini harus diberantas. Apalagi dia samarkan dengan bentuk kayak seperti ini (dibungkus plastik menyerupai makanan ringan), paket-paket seperti ini, untuk menyamarkan supaya orang tidak tahu. Padahal isinya adalah barang haram ini, tembakau sintetis ini," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Anies: Berani Berhenti Merokok Apapun Jenisnya

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat untuk berhenti merokok apapun jenis rokoknya. Pasalnya, dampak negatif dari merokok sangat besar.

MEGAPOLITAN | 31 Mei 2021

Gerebek Pabrik Rumahan, Polisi Tangkap 9 Tersangka dan Sita 185 Kg Tembakau Sintetis

Yusri menyampaikan, kasus ini merupakan pengembangan dari pengungkapan 6 kilogram tembakau gorila, di wilayah Kabupaten Tangerang, 19 Mei 2021 lalu.

MEGAPOLITAN | 31 Mei 2021

4 Kali Raih Predikat WTP dari BPK, Anies Apresiasi Jajaran Pemprov DKI

Raihan predikat Opini WTP ini merupakan keempat kalinya yang dipertahankan secara berturut-turut, sejak 2017, 2018, 2019, dan 2020.

MEGAPOLITAN | 31 Mei 2021

Polisi Matangkan Dasar Penegakan Hukum Pelanggaran Sepeda

Koordinasi bakal dilakukan bersama kejaksaan dan pengadilan, termasuk meminta masukan dari ahli hukum.

MEGAPOLITAN | 31 Mei 2021

9 SMP di Kota Bogor Gelar Pembelajaran Tatap Muka Perdana

Uji coba ini terus digelar secara bertahap pada selama dua pekan ke depan.

MEGAPOLITAN | 31 Mei 2021

Uji Coba PTM, Bima Arya Tes Pengetahuan Covid-19 ke Siswa

Mereka duduk berjarak sekitar 60 sentimeter antarkursi murid.

MEGAPOLITAN | 31 Mei 2021

65 Warga Griya Melati yang Terjangkit Covid-19 Masih Dirawat

Minggu tadi malam, tiga warga yang terkonfirmasi positif langsung dievakuasi ke pusat isolasi.

MEGAPOLITAN | 31 Mei 2021

Hari Ini Sebagian Besar Jakarta Diguyur Hujan

Sejumlah wilayah Jakarta bakal diguyur hujan dengan intensitas ringan yang disertai petir atau kilat.

MEGAPOLITAN | 31 Mei 2021

Pemberlakuan Contraflow di Km 65 Hingga Km 47 Tol Jakarta-Cikampek

Dengan diberlakukannya contraflow, diharapkan dapat mencairkan kepadatan yang terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta.

MEGAPOLITAN | 30 Mei 2021

Langgar Jam Operasional, Kafe di Kota Bekasi Disegel

Tercatat, lebih dari tiga kali kafe tersebut diberi teguran secara lisan hingga berujung penyegelan.

MEGAPOLITAN | 30 Mei 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS