Wartawan Senior Suradi Terbitkan Buku "Bangga Menjadi Guru SMA 8 Jakarta: Sebuah Memoar"
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Wartawan Senior Suradi Terbitkan Buku "Bangga Menjadi Guru SMA 8 Jakarta: Sebuah Memoar"

Kamis, 3 Juni 2021 | 15:46 WIB
Oleh : Jeis Montesori / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Wartawan senior yang pernah menjadi guru selama lebih 10 tahun, Suradi, telah menerbitkan sebuah memoar tentang pengalamannya mengajar dan mendidikan di sebuah SMA terkemuka di Ibukota yakni SMAN 8 Jakarta.

Buku yang diberi pengantar oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, yang juga alumni SMA 8 Jakarta, berjudul “Bangga Menjadi Guru SMA 8 Jakarta: Sebuah Memoar “, diterbitkan oleh Penerbit Diomedia, Solo, Juni 2021.

Karya Suradi ini boleh dibilang unik dan sangat lengkap menceritakan sekolahnya tempat mengajar, sekaligus tempat penulis menuntut ilmu saat SMA. Artinya Suradi sekolah di SMA 8 Jakarta dan kemudian mengajar juga di situ.

Keunikan ini ditambah dengan dua anak Suradi yang kemudian menjadi siswa di SMA 8. Dengan demikian, penulis juga sebagai orang tua di sekolah yang mampu mempertahankan prestasi akademis selama lebih 30 tahun.

Perjalanan panjang Suradi di SMA yang terletak di kawasan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan itulah yang diceritakan dengan runtut, dan enak dibaca. Untuk memberi perspektif historis, di bagian pertama penulis mengulas panjang sejarah SMA yang kerap dilanda banjir saat musim hujan ini.

suradi

Buku yang ditulis wartawan Suradi.

Pembaca diajak menyelami institusi sekolah dengan dilengkapi dokumen foto, lalu masuk ke cerita bagaimana penulis mulai menjadi siswa, menjadi guru, orang tua murid, dan sampai saat ini masih aktif sebagai anggota komite sekolah. Dengan demikian, memoar ini memang kisah perjalanan penulis yang utuh di SMA 8 Jakarta.

Bagian yang sangat sentral dan menjadi salah satu kekuatan buku ini adalah kisah Suradi sebagai guru sejarah dan PSPB (Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa) yang diulas di bab 3 dengan judul ‘Menjadi Guru SMA 8 – Terapkan Inovasi Pembelajaran’. Penulis menceritakan bagaimana terobosan dan inovasi yang dilakukannya dalam proses belajar mengajar, agar siswa tidak bosan, bahkan berubah menjadi senang .

Dalam bab 3 itu juga diungkap bagaimana Suradi sebagai guru sejarah dan PSPB berusaha mengungkapkan banyak hal yang terungkap dalam pelajaran, tapi berkaitan erat dengan sejarah. Ditambah perjalanan ke museum, dank e arsip nasional sebagai bagian dari inovasinya, alhasil, peajaran yang semula dianggap ‘membosankan’ berubah menjadi menyenangkan.

Bagaimana inovasi dan terobosan pembelajaran sejarah dan PSPB yang berbuah menyenangkan, dapat dibaca dari testimonya yang ditulis 15 murid-murid penulis dari berbagai angkatan yang kini sudah ‘menjadi orang’. Mereka semuanya masih ingat betul bagaimana sang guru, Suradi mengajar mereka saat SMA.

Ingin Ubah Persepsi Siswa
Kekuatan buku ini juga terletak pada pengantar yang menarik yang ditulis oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya. Cukup panjang Menteri Siti menjelaskan bagaimana hubungannya dengan penulis dan memorinya dengan sekolah tercinta, SMA 8 Jakarta.
Menurut Siti Nurbaya, penulis memoar in, Suradi, bukan siapa-siapa. Dia ‘orang biasa’ yang punya cita-cita besar mengubah persepsi siswa, bagaimana pelajaran sejarah itu membosankan menjadi sebaliknya, menyenangkan dan penting.

Menteri Siti Nurbaya melanjutkan, meski beliau bisa dikatakan sebagai ‘orang biasa’, saya menilai, sosok seorang guru seperti Suradi ini sangat besar perannya dalam menumbuhkan semangat belajar di kalangan anak didiknya, di SMA Negeri 8 Jakarta. Pada saat bersamaan dia membangun pemahaman para siswa bahwa para pejuang, founding fathers, dan mereka yang berjasa bagi Republik ini, telah mewariskan tradisi intelektual dan keberanian dalam melawan setiap penjajahan asing

“Saya sendiri memiliki kenangan berkesan selama bersekolah di SMA Negeri 8 Jakarta. Kami sebanyak 8 bersaudara dalam satu rumah, semua bersekolah di SMA Negeri 8. Selama di sekolah, saya juga aktif dalam kegiatan ekstra kurikuler. Saya punya jadwal mingguan untuk latihan renang, basket, dan senam. Pada kegiatan basket yang saya tekuni sejak masih di SMP, saya kemudian sempat menjadi wasit bila ada pertandingan. Saya juga menjadi juri lomba menyanyi grup folk song,” ungkap Menteri Siti dalam pengantar buku ini.

Pada organisasi OSIS SMA Negeri 8, lanjut menteri Siti, dirinya pun aktif sebagai Sekretaris OSIS saat Ketua OSIS kami dijabat oleh Budiman Sadli, teman sekolah sejak masih di SMP, yang pada karir puncak beliau, menjabat sebagai Kepala Staf TNI AD

Pujian atas memoar yang ditulis Suradi dikemukakan juga oleh Kepala Sekolah SMAN 8 Jakarta Rita Hastuti. Rita mengatakan, menjadi guru-apapun bidang pelajarannya, sangat membanggakan. Penulis buku ini, Pak Suradi, membuktikannya. Bahkan jejak langkah, pola pengajaran, dan bagaimana tanggungjawabnya terhadap anak didiknya, masih diingat dengan detil oleh para muridnya, meski sudah 30 tahun lalu.

“Buku memoar guru ini menurut saya salah satu yang terbaik yang pernah saya baca. Mengapa? Pak Suradi punya pengalaman panjang dengan sekolah SMA 8 ini dan dituangkan mendalam secara detil dan dengan bahasa jurnalistik yang enak dibaca dan mengalir. Inilah pengalaman langka seorang guru yang juga jurnalis, dan penulis buku,” papar Rita Hastuti dalam sambutannya.

Jadi, buku karya Suradi ini memang perlu dibaca mengingat nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sangat berguna bagi orang tua, siswa, guru, dan masyarakat umum .



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Polisi Teliti Laporan Luhut Pandjaitan Soal Dugaan Pencemaran Nama Baik

Dikatakan Yusri, laporan polisi itu kemudian akan ditangani Subdit Siber Ditreskrisus Polda Metro Jaya.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

Viral, Foto Bugil Diduga di Tempat Wisata Tebing Koja Tangerang

Tiga pelaku yang belum diketahui itu berpose yang diduga di tempat wisata Tebing Koja di Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang Belum Dinonaktifkan

Pihaknya baru akan menindaklanjuti penetapan tersangka tiga petugas lapas tersebut setelah ada surat dari kepolisian.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

Ini Penjelasan Warga Soal Cekcok Pemilik Rumah dengan Sekuriti di Permata Buana

Warga membantah bahwa telah terjadi pemerasan serta intimidasi yang dilakukan satpam kepada penghuni Komplek Permata Buana.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

Sepekan ke Depan, Bogor dan Depok Berpeluang Alami Cuaca Ekstrem

Hal itu dipicu terjadinya peralihan cuaca dari musim kemarau memasuki musim penghujan.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

Sejak Januari, 100 Perempuan dan Anak-anak di Kota Tangerang Jadi Korban Kekerasan

Kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Kota Tangerang dari Januari hingga September 2021 mencapai 90 kasus dengan 100 korban.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

Boleh Masuk Hotel, Anak di Bawah 12 Tahun Wajib Tes Antigen

Pemprov DKI Jakarta mengizinkan anak di bawah 12 tahun untuk masuk hotel. Namun, mereka wajib melampirkan hasil negatif tes swab antigen atau tes swab PCR.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, Wagub DKI Minta Warga Disiplin Jalankan Prokes

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) dalam beraktivitas.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

KPK Cecar Ketua DPRD DKI soal Penganggaran Penyertaan Modal Sarana Jaya

Salah satu penggunaan PMD itu untuk pengadaan tanah di Munjul, Pondok Ranggon Jakarta Timur yang berujung rasuah.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

Swalayan Cahaya Hangus Terbakar, Kerugian Diperkirakan Rp 2,5 M

Penyebab kebakaran Swalayan Cahaya diduga karena korsleting listrik, dan kerugian materi diperkirakan hingga Rp 2,5 miliar.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Tiba di Gedung KPK, Bupati Kolaka Timur Bungkam

Tiba di Gedung KPK, Bupati Kolaka Timur Bungkam

NASIONAL | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings