Logo BeritaSatu

Polisi Bongkar Praktik Pungli di Jakarta Utara dan Pelabuhan Tanjung Priok

Jumat, 11 Juni 2021 | 14:45 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Polres Metro Jakarta Utara dan Polres KP3 Tanjung Priok, membekuk 49 orang yang diduga melakukan praktik pungutan liar (pungli) dan aksi premanisme, di wilayah Jakarta Utara serta Pelabuhan Tanjung Priok. Ironisnya, praktik pungli tak hanya dilakukan preman, tapi juga oknum sekuriti dan operator.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, pengungkapan kasus penyakit masyarakat ini merupakan perintah langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, merespons aduan para sopir kontainer ketika tatap muka dengan Presiden Joko Widodo, di Tanjung Priok, Kamis kemarin.

"Kemarin kita ketahui ada kegiatan tatap muka bapak Presiden dengan sopir truk kontainer di pelabuhan. Ada satu keluhan dari sopir kontainer tentang adanya pungli-pungli yang dilakukan oleh para karyawan juga preman-preman di jalanan, sehingga menghambat para sopir truk kontainer untuk mengangkat barang dan juga kembalinya pun sama," ujar Yusri, di Mapolres Jakarta Utara, Jumat (11/6/2021).

Dikatakan Yusri, sebanyak 49 orang dengan peran masing-masing ditangkap di dua lokasi PT DKM dan PT GFC, Jakarta Utara serta PT JICT Pelabuhan Tanjung Priok.

"Dari Polres Jakarta Utara sendiri mengamankan 42 orang. Baik oleh Satreskrim ada 12 orang, ada juga yang 16 orang, kemudian Polsek Cilincing dan Polsek Tanjuk Priok mengamankan ada enam dan delapan orang. Kemudian, Polres KP3 Tanjung Priok mengamankan tujuh orang," ungkapnya.

Aksi pungli, tambah Yusri, dimulai dari jalan saat mendekati pelabuhan hingga masuk ke pos masing-masing. "Jadi mulai masuk, saat mendekati Pelabuhan Tanjung Priok sampai mengangkat barang. Ini yang dilakukan pelaku-pelaku pungli. Uangnya mulai dari Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000 sampai Rp 20.000. Mulai dari jalan raya, kemudian masuk ke pos-pos sampai dengan terakhir diungkap Polres KP3, di JICT-nya pada saat mengangkat barang itu, mereka nggak diizinkan mengangkat barang kalau nggak ada uang. Rp 5.000 ditolak, Rp 10.000 sampai Rp 20.000 dimasukin ke plastik, kalau nggak ada uang disuruh ke pinggir," katanya.

Yusri menjelaskan, di wilayah pelabuhan ada lima pos. Rata-rata yang bermain adalah oknum pegawai seperti sekuriti. "Di pos satu saja, di pintu masuk sekuriti harus bayar Rp 2.000. Kemudian masuk pos dua biaya masuk lagi Rp 2.000. Masuk ke pos tiga itu harus Rp 2.000 hingga Rp 5.000. Ini saya ambil kecilnya saja karena kalau siang itu beda dengan malam, pengawasan siang lebih ketat, bayar minimal Rp 5.000. Terakhir keluar dipo harus bayar lagi Rp 2.000. Jadi total ini sekitar Rp 13.000, dalam satu hari bisa 500 kendaraan kontainer coba dikalikan, sekitar Rp 6,5 juta," jelasnya.

Yusri melanjutkan, di wilayah PT DKM ada empat pos, total bisa Rp 11.000 yang dikeluarkan sopir kontainer. "Belum lagi preman-preman yang di luar itu. Sengaja buat macet, kemudian ketok kaca minta uang, yang sering viral di media sosial. Ini juga diamankan mereka semua," tandasnya.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Cak Imin Doa Bersama Habaib dan Ribuan Warga Jakarta

Cak Imin doa bersama habaib dan ribuan warga DKI Jakarta untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

NEWS | 8 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Indonesia Tidak Kena Sanksi FIFA

Kabar gembira, Indonesia dipastikan tidak mendapatkan sanksi dari FIFA terkait tragedi Kanjuruhan Malang.

NEWS | 8 Oktober 2022

Relawan Perkuat Poros Kemenangan Ganjar di Jatim, Jateng, dan Jambi

Relawan Sahabat Ganjar memperkuat poros kemenangan untuk Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 di sejumlah kota di Jatim, Jatim, dan Jambi.

NEWS | 8 Oktober 2022

BNPT Kukuhkan 50 Anak Muda Papua Jadi Duta Damai Dunia Maya

BNPT mengukuhkan 50 anak muda Papua sebagai Duta Damai Dunia Maya di salah satu hotel di Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (7/10/2022).

NEWS | 8 Oktober 2022

Wagub Jawa Barat Ingatkan BUMD untuk Penuhi Target

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengingatkan BUMD untuk segera memenuhi target setoran laba sebagai kontribusi terhadap PAD.

NEWS | 8 Oktober 2022

Jumat Malam, Perumahan Dosen IKIP Bekasi Banjir 1,5 Meter

Banjir kembali merendam Perumahan Dosen IKIP, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jumat (7/10/2022) malam.

NEWS | 8 Oktober 2022

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 7 Oktober 2022

Berikut ini Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 7 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 7 Oktober 2022

Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 7 Oktober 2022

Berikut ini Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 7 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian kesehatan.

NEWS | 7 Oktober 2022

Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 7 Oktober 2022

Berikut ini Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 7 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 7 Oktober 2022

Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 7 Oktober 2022

Berikut ini Data Prevalensi Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi, 7 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi Tak Salami Kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Sodexo Indonesia Bantu Penyandang Disabilitas Netra Majemuk

Sodexo Indonesia Bantu Penyandang Disabilitas Netra Majemuk

LIFESTYLE | 4 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings