Logo BeritaSatu

Kasus Covid-19 Melonjak, Anies Minta Uji Coba PTM Tetap Berjalan

Senin, 14 Juni 2021 | 08:20 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah tetap berjalan sesuai dengan ketentuan, meskipun kasus Covid-19 melonjak.

“Pembukaan sekolah itu jauh, sekarang yang masih ada berjalan uji coba (PTM) jalan terus,” ujar Anies di acara Apel Patroli Skala Besar Gabungan di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (13/6/2021).

Yang terpenting, kata Anies, harus memastikan penerapan protokol kesehatan dilaksanakan baik oleh guru dan peserta didik. Penerapan protokol kesehatan ini juga berlaku bagi semua kalangan pada semua kegiatan.

“Kita bertanggung jawab atas kondisi yang sekarang sedang kita hadapi. Cara bertanggung jawab adalah dengan menjalakam seluruh prokes. Jam operasi ditaati, jumlah keterisian orang ditaati, demikian penggunaan masker ditaati,” tandas Anies.

Sebelumnya, Anies mengatakan kondisi Ibu Kota belakangan ini mengkhawatirkan. Pasalnya, terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 yang signifikan bahkan dalam seminggu terakhir mengalami kenaikan sebesar 50 persen.

"Beberapa hari ini kondisi di Jakarta amat mengkhawatirkan. Data menunjukkan 6 Juni angka kasus naik 7.000-an. Kasus aktif naik 11.500 jadi 17.400, naik 50 persen dalam satu minggu," kata Anies.

Situasi mengkhawatirkan itu juga, kata Anies, tampak dari positivity rate yang mengalami kenaikan dari 9 persen, menjadi 17 persen dalam seminggu. Bahkan dalam empat hari terakhir pertambahan kasus baru berturut 2.000 kasus pada 10 Juni, 2.300 kasus pada 11 Juni, 2.400 kasus pada 12 dan 2.700 kasus pada Minggu 13 Juni.

Kemampuan
Padahal, rata-rata kemampuan testing DKI Jakarta sudah ditingkatkan delapan kali lipat dari standar Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada pekan ini, dibandingkan pekan-pekan sebelum yang hanya empat kali standar WHO.

"Pekan ini ditingkatkan delapan kali lipat tapi tetap positivity rate-nya tinggi. Ini menunjukkan di luar sana ada peningkatan kasus yang amat signifikan,” tandas Anies.

Selain itu Anies juga menuturkan tingkat keterisian tempat tidur isolasi di 106 rumah sakit rujukan Covid-19 sudah mencapai 75 persen, dari pekan sebelumnya yang berada di angka 45 persen.

Kata Anies, 27 persen dari pasien isolasi Covid-19 berasal dari luar Jakarta. Hal ini berarti satu dari empat pasien yang menempati tempat tidur isolasi di rumah sakit Jakarta ber-KTP non-DKI Jakarta.

“Kita memperlakukan sama, tidak membedakan. Namun, kita berharap agar seluruh wilayah Jakarta maupun tetangga Jakarta ambil sikap yang sama,” imbuh dia.

Anies tidak memerinci secara detail kapasitas tempat tidur isolasi saat ini dan jumlah yang sudah terpakai. Begitu juga dengan okupansi tempat tidur tidur ICU tidak dijelaskan Anies.

Pasien
Jika merujuk pada jumlah kasus positif aktif dan jumlah pasien yang dirawat, maka bisa dipastikan angka okupansi tempat tidur ICU juga mengalami peningkatan.

Dengan kondisi tersebut, Anies pun mengingatkan warga Jakarta bahwa saat ini Ibu Kota sudah memasuki fase yang genting. Karena itu, kata dia, perlu mengambil tindakan agar tidak menimbulkan kesulitan fasilitas kesehatan.

“Jakarta memasuki fase yang amat genting. Bila kita tidak melakukan tindakan, maka kita berpotensi menghadapi kesulitan karena fasilitas kesehatan mungkin akan menghadapi jumlah yang tak terkendali apabila pasien, jumlah orang yang ditangani, menimgkat secara drastis,” pungkas Anies.

Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI sudah memulai uji coba PTM di 226 sekolah pada Rabu, 9 Juni lalu. Dari jumlah tersebut, sebanyak 143 sekolah merupakan sekolah baru yang lolos asesmen dan pelatihan pada 24 Mei hingga 7 Juni 2021. Ke-143 sekolah tersebut terdiri dari MI satu sekolah, SMP 14 sekolah, MTS tiga sekolah, SMA 11 sekolah, MA satu sekolah, SMK 33 sekolah, dan LKP empat sekolah.

Sementara 83 sekolah lain merupakan sekolah yang sebelumnya sudah pernah mengikuti piloting sekolah tatap muka secara terbatas pada 7-29 April 2021 lalu. PTM kali ini akan berlangsung hingga 29 Juni mendatang.

Dalam PTM ini terdapat sejumlah protokol kesehatan yang sudah diatur, yakni jumlah hari tatap muka terbatas, yaitu satu hari dalam satu minggu untuk satu jenjang kelas, jumlah peserta didik yang terbatas dengan maksimal 50% dari daya tampung per kelas.

Kemudian, pengaturan jarak 1,5 meter antarsiswa, durasi belajar yang terbatas antara 3-4 jam dalam satu hari, materi pembelajaran yang terbatas, yaitu hanya materi-materi esensial yang disampaikan pada pembelajaran tatap muka, satuan pendidikan yang telah mengikuti pelatihan pembelajaran campuran (blended learning) serta pendidik dan tenaga kependidikan telah dilakukan vaksinasi. Tiap siswa yang mau ikut PTM, harus mendapat izin penuh dari orang tua.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pengacara Lukas Enembe Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening dilaporkan oleh Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw.

NEWS | 29 September 2022

Perindo Bidik 20% Kursi DPRD di Kalimantan Timur

Hary Tanoesoedibjo (HT) membidik perolehan 20 persen kursi legislatif atau DPRD provinsi dan kabupaten/kota di Kalimantan Timur (Kaltim) untuk Perindo.

NEWS | 29 September 2022

Tokoh Adat Papua Imbau Semua Pihak Jaga Situasi Damai

Tokoh adat dari Sentani, Jayapura, Papua, Yanto Eluay mengimbau semua pihak di Tanah Papua untuk menjaga situasi damai.

NEWS | 29 September 2022

Jokowi Minta Kepala Daerah Ajak Masyarakat Berwisata di Dalam Negeri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepala daerah mengajak masyarakat untuk melakukan wisata di dalam negeri.

NEWS | 29 September 2022

Ini Tips Investasi Aman dan Legal di Era Digital

Dibutuhkan pemahaman yang baik dan tepat mengenai ragam investasi secara digital tersebut agar terhindar dari kerugian.

NEWS | 29 September 2022

Skor Efektivitas Pemerintahan Modal Wujudkan Birokrasi Kelas Dunia

Peningkatan skor efektivitas pemerintahan di Indonesia versi Bank Dunia, menjadi modal besar bagi pemerintah menciptakan visi birokrasi kelas dunia.

NEWS | 29 September 2022

Abdillah Toha Nilai Mahfud MD Sosok Bersih dan Tegas

Cendekiawan muslim Abdillah Toha menilai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sebagai sosok yang bersih dan tegas.

NEWS | 29 September 2022

Jokowi Tegaskan Percepat Belanja Produk Dalam Negeri

Presiden Jokowi meminta seluruh jajaran terkait  mempercepat realisasi komitmen belanja produk dalam negeri.

NEWS | 29 September 2022

Urgensi Negara Islam Berubah, Palestina Berdaulat Sudah Bukan yang Utama

Urgensi negara-negara Islam atau negara dengan banyak penduduk Islam telah berubah, tak lagi mengutamakan Palestina yang berdaulat.

NEWS | 29 September 2022

DPR Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Puan: Komitmen Selamatkan Bumi

DPR telah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk memenuhi kebutuhan tambahan listrik gedung wakil rakyat.

NEWS | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Inul Pernah Nasihati Rizky Billar Agar Tak Sakiti Lesti Kejora

Inul Pernah Nasihati Rizky Billar Agar Tak Sakiti Lesti Kejora

LIFESTYLE | 3 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings