Logo BeritaSatu

Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak, Jokowi Panggil Anies

Selasa, 15 Juni 2021 | 14:37 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / AO

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasa prihatin melihat kasus Covid-19 di DKI Jakarta terus melonjak. Untuk itu, Presiden Jokowi memanggil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta ke Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Seusai pertemuan yang berlangsung tertutup tersebut, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan, Forkopimda DKI, yang terdiri atas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua DPRD DKI, Pangdam Jaya Mayjen Mulyo Aji, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, beserta jajaran wali kota dan bupati, serta Kapolres di enam wilayah DKI semua hadir memenuhi panggilan Presiden Jokowi.

“Hari ini, kami dipanggil, diarahkan oleh Presiden bahwa peningkatan Covid-19 di Jakarta itu sangat signifikan,” kata Prasetio Edi Marsudi seusai mengikuti engarahan Presiden Jokowi kepada Forkopimda se-Provinsi DKI Jakarta di Istana Negara.

Dalam pengarahan tersebut, lanjut Prasetio, Presiden meminta Pemprov DKI untuk melakukan langkah-langkah menekan angka kasus positif Covid-19, apalagi saat sudah masuk varian virus corona baru dari India.

“Beliau meminta kepada pemda, khususnya DKI Jakarta, karena sudah masuk varian virus dari India. Jadi Presiden meminta kami sebagai perangkat pemerintah daerah untuk menekan (kasus Covid-19), dengan cara-cara seperti vaksin,” ujar Prasetio Edi Marsudi.

Jokowi juga mengimbau Pemprov DKI untuk semakin meningkatkan disiplin penerapan protokol kesehatan bagi masyarakat Jakarta, terutama dalam pemakaian masker yang masih cukup rendah, yaitu hanya 78%. Padahal pemerintah menargetkan persentase penggunaan masker mencapai 98%.

“Di sini juga Presiden mengimbau, sekarang masalahnya bukan di perkantoran atau apa, karena obatnya cuma masker. Antara masker, pakai masker semua sudah 78% dan targetnya harus 95%,” terang Prasetio Edi Marsudi.

Arahan lainnya, Presiden meminta vaksinasi di kawasan pemukiman padat penduduk harus segera dilaksanakan, sehingga dapat mencapai kekebalan komunal di Ibu Kota. Jokowi juga meminta target yang diberikan kepada DKI Jakarta, yaitu akhir Agustus 2021 sudah tercipta kekebalan komunal dapat direalisasikan Forkopimda DKI.

Bahkan, kata Prasetyo, Jokowi memberi target vaksinasi sebesar 85% di DKI Jakarta.

"Presiden meminta kepada masyarakat Jakarta, seperti daerah-daerah yang padat itu, harus cepat divaksin dan targetnya 85%. Jadi, kami diarahkan beliau seperti ini terus. Harus vaksinasi di Jakarta cepat. Itu seperti di pelabuhan, daerah padat itu harus divaksinasi,” jelas Prasetio Edi Marsudi.

Untuk itu, Jokowi meminta jajaran Forkopimda turun ke lapangan untuk melakukan penanganan dan pengendalian Covid-19 serta pengawasan terhadap implementasi protokol kesehatan di lapangan dan percepatan vaksinasi.

"Presiden mengarahkan kepada kami untuk ada tindakan lapangan. Jadi, kalau saya melihat, gubernur, kami, Pangdam, Kapolda, itu harus banyak di lapangan. Jadi penekanan-penekanan itu yang harus dikerjakan pemda,” ujar Prasetio Edi Marsudi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PGRI Ungkap 3 Penyebab Polemik RUU Sisdiknas

RUU Sisdiknas yang disusun oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menjadi polemik

NEWS | 30 September 2022

PDIP: Integrasi Transportasi Publik Era Anies Berhasil

PDIP menyatakan, program integrasi transportasi publik pada era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah berhasil.

NEWS | 30 September 2022

Jumat, 3 Wilayah di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jakarta pada hari ini akan diwarnai hujan yang turun hujan ringan hingga sedang

NEWS | 30 September 2022

Pembangunan Permukiman di Pulau G Masih Pengarahan

Kawasan reklamasi pulau G diarahkan untuk kawasan permukiman baru sebatas pengarahan dan belum terwujud

NEWS | 30 September 2022

Eks Pegawai KPK Minta Febri dan Rasamala Mundur dari Tim Kuasa Hukum Sambo

Eks Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo meminta agar Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang mundur sebagai kuasa hukum Sambo

NEWS | 30 September 2022

Penyebab Kematian Ratu Elizabeth Terungkap dalam Sertifikat

Penyebab kematian Ratu Elizabeth terungkap dalam sertifikat yang diterbitkan oleh National Records of Scotland.

NEWS | 30 September 2022

Putri Candrawathi Berharap Sidang Kasus Brigadir J Segera Digelar

Putri Candrawathi berharap sidang kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J yang menjeratnya sebagai tersangka dapat segera digelar.

NEWS | 30 September 2022

Hari Ini Febri Diansyah Dampingi Putri Candrawathi Wajib Lapor

Pengacara Putri Candrawathi, Febri Diansyah akan mendampingi kliennya untuk menjalani wajib lapor pada hari ini, Jumat (30/9/2022)

NEWS | 30 September 2022

Kisah Alumni S2 Universitas Prasmul Berhasil Masuk Big 4

Skillset yang diajarkan di Magister Manajemen Universitas Prasetiya Mulya berhasil membantu Astrini Nurul Sentanu menjadi bagian dari perusahaan Big 4.

NEWS | 30 September 2022

Senat AS Setujui Paket Bantuan Rp 182 Triliun untuk Ukraina

Voting Senat AS meloloskan RUU pendanaan yang mencakup US$ 12 miliar (Rp 182 triliun) paket bantuan militer dan ekonomi tambahan untuk Ukraina.

NEWS | 30 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
PGRI Ungkap 3 Penyebab Polemik RUU Sisdiknas

PGRI Ungkap 3 Penyebab Polemik RUU Sisdiknas

NEWS | 12 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings