Pungli dan Premanisme di Tanjung Priok, Polisi Bongkar Modus 4 Kelompok Jasa Pengamanan Ini
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pungli dan Premanisme di Tanjung Priok, Polisi Bongkar Modus 4 Kelompok Jasa Pengamanan Ini

Kamis, 17 Juni 2021 | 13:50 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / LES

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya, membekuk 24 orang tersangka dari empat kelompok jasa pengamanan dan pengawalan yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) dan aksi premanisme terhadap sopir truk kontainer, di luar kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Kami ungkap kelompok atau klaster yang bermain di luar wilayah pelabuhan, dengan modus operandi seolah-olah mengamankan tapi sejatinya melakukan pemerasan kepada perusahaan angkutan kontainer dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok. Modus operandi yang mereka lakukan adalah dengan memungut uang, menempelkan stiker ke setiap kendaraan," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Fadil Imran, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/6/2021).

Dikatakan Fadil, sistem pembayaran dilakukan setiap bulan, sebesar Rp 50.000 hingga Rp 100.000 per kendaraan.

"Bagi mereka yang sudah membayarkan uang dengan dalih untuk pengamanan, maka mereka tidak akan diganggu dalam perjalanan. Itu ditandai dengan menempelkan stiker," ungkapnya.

Fadil menyebutkan, apabila satu perusahaan memiliki 10 truk kontainer, berarti dia harus menyetorkan uang sebesar Rp 500.000 hingga Rp 1.000.000 setiap bulan kepada kelompok ini.

"Ada puluhan, bahkan ratusan perusahaan truk di wilayah Jabodetabek yang hilir mudik mengangkut dan menurunkan barang dari dan ke Tanjung Priok. Jika perusahaan truk tersebut tidak memberikan uang, maka akan terjadi gangguan-ganggua di lapangan, dalam bentuk asmoro (premanisme), dalam bentuk meleng diembat, pokoknya diganggu, dalam bentuk bajing loncat," katanya.

Fadil menyampaikan, tim penyidik mendapatkan fakta atau korelasi antara gangguan yang dialami oleh sopir truk di jalan dengan setoran yang diberikan. Korelasinya, setoran, pemasangan stiker dan tindakan aksi premanisme.

"Ada empat kelompok yang bisa diungkap dengan modus operandi menarik pungli dari pengusaha truk, dengan total tersangka ada 24 orang," jelasnya.

Kelompok jasa pengamanan dan pengawalan pertama atas nama Bad Boy. Mereka berhasil menarik sekitar Rp 9.000.000 dari 12 perusahaan, dengan total armada 134 unit.

Kedua kelompok Haluan Jasa Prakarsa. Polisi menangkap enam orang mulai dari pimpinan, admin, koordinator lapangan serta koordinator asmoro dan bajing loncat di lapangan.

"Dari mereka berhasil diamankan Rp 177 juta. Penyidik sudah saya perintahkan untuk menganalisis transaksi keuangan dalam beberapa waktu kebelakang untuk mengetahui seberapa besar uang pungli yang sudah dinikmati kelompok ini," katanya.

Kelompok ketiga bernama Sapta Jaya Abadi. Polisi mengamankan sebanyak tiga orang terdiri dari pimpinan, koordinator lapangan dan bagian administrasi.

"Kelompok ini setiap bulannya mengutip uang dari 23 perusahaan angkutan yang memiliki armada sebanyak 529 unit. Total uang yang disita 24.600.000," jelasnya.

Terakhir kelompok Tanjung Kemilau. Ada 10 orang tersangka yang ditangkap. "Kelompok ini mengorganisir sebanyak 30 perusahaan angkutan kontainer dengan armada sebanyak 809 unit truk. Barang bukti yang disita sebanyak Rp 82.560.000," sebutnya.

Fadil menuturkan, kelompok ini melakukan tindak kejahatan yang terorganisir. Secara umum modus operandinya pertama mendirikan atau membentuk perusahaan jasa pengamanan dan pengawalan dengan atau tidak berbadan hukum. Kemudian, untuk memuluskan aksinya kelompok ini menyuruh preman yang disebut asmoro yang ada di jalan-jalan Jakarta Utara untuk melakukan gangguan.

"Seperti merampas HP, mencuri, bajing loncat, memeras dengan modus operandi menjual air mineral, serta melakukan perusakan terhadap kendaraan-kendaraan yang belum memasang stiker jasa pengamanan. Mereka juga memberikan gaji atau memberikan upah kepada asmoro yang beroperasi di jalan," katanya.

Kelompok ini, tegas Fadil, menawarkan jasa pengamanan. Apabila ingin aman di jalan dari gangguan asmoro, maka sebaiknya mereka bergabung. "Terakhir tentunya atas langkah-langkah teorganisir menyebar ketakutan, membangun rasa tidak aman, membangun kemacetan, mereka kemudian mememungut uang dari jasa pengangkutan," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Video Viral Kerumunan Warga Saat Akan Vaksinasi Covid-19 di Tangerang

Kegiatan vaksinasi Covid-19 di Tangerang yang justru menimbulkan kerumunan terjadi di Tangerang, Selasa lalu.

MEGAPOLITAN | 17 Juni 2021

Selesaikan S-3 di Rutan, Rizieq Syihab Ucapkan Terima Kasih ke Kapolri

Rizieq melanjutkan, berkat Kapolri juga yang memberikan kesempatan kepada dirinya untuk mengikuti ujian disertasi di dalam Rutan Mabes Polri.

MEGAPOLITAN | 17 Juni 2021

Bima Arya: Penumpang KRL Rentan Jadi Pembawa Covid-19

Setiap harinya sekitar 100.000 masyarakat Bogor hilir mudik melalui jasa commuterline di area Jabodetabek.

MEGAPOLITAN | 17 Juni 2021

Bacakan Duplik, Rizieq Syihab Berterima Kasih kepada “Emak-emak” dan “Pejuang Medsos”

Dia mengakan, kelompok ibu alias emak-emak serta serta para netizen selama ini telah memberikan dukungan dengan zikir dan doa.

MEGAPOLITAN | 17 Juni 2021

1.500 Penumpang KRL di Bogor Jalani Vaksinasi Covid-19 dalam 2 Hari

Proses vaksinasi hari pertama akan ditinjau Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menkes Budi, Gubernur Ridwan Kamil, dan Wali Kota Bogor Bima Arya.

MEGAPOLITAN | 17 Juni 2021

BOR Rumah Sakit Covid-19 di Jakarta 78%

Dalam sepekan terakhir, BOR ICU juga naik sebesar 21%, di mana pada 9 Juni lalu berada di angka 52% dan per 15 Juni sebesar 73%.

MEGAPOLITAN | 17 Juni 2021

Yenny Wahid Apresiasi Penyelesaian Polemik GKI Yasmin

Terkait isu GKI Yasmin, Yenny Wahid mengapresiasi upaya Pemkot Bogor yang memberikan pemenuhan hak-hak mendasar bagi warganya untuk bisa beribadah.

MEGAPOLITAN | 17 Juni 2021

Jelang Didatangi Jokowi, Stasiun Bogor Lengang dan Lebih Teratur

Rencananya, Kamis pagi Jokowi akan meninjau proses vaksinasi bagi penumpang KRL di Stasiun Bogor, Kota Bogor dan masyarakat umum di Stadion Pakansari, Cibinong.

MEGAPOLITAN | 17 Juni 2021

Hari Ini, Sebagian Besar Jakarta Diguyur Hujan Ringan

Hujan ringan akan melanda sebagian DKI, yakni Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan Jakarta Timur pada siang hari.

MEGAPOLITAN | 17 Juni 2021

Hari Ini Jokowi Hadiri Vaksinasi Covid-19 Penumpang KRL di Stasiun Bogor

Setelah meninjau vaksinasi penumpang KRL di Stasiun Bogor, Presiden Jokowi akan meninjau vaksinasi di Stadion Pakansari, Cibinong dengan target 5.000 orang.

MEGAPOLITAN | 17 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS