Logo BeritaSatu

Polda Metro Terus Gencar Berantas Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok

Jumat, 18 Juni 2021 | 10:23 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya dan jajaran akan terus melakukan penindakan terhadap praktik pungutan liar (pungli) dan premanisme di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok dan sekitarnya. Diharapkan dengan adanya penertiban terhadap para pelaku pungli dan premanisme, aktivitas arus barang di pelabuhan terbesar dan tersibuk di Indonesia akan berjalan semakin lancar sehingga mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional.

"Muaranya ini kita harus memperlancar arus barang. Prioritasnya ini kan pemulihan ekonomi nasional. Pemulihan ekonomi nasional itu sangat terkait erat sama arus barang. Arus barang harus lancar, supaya harganya terjangkau, pengeluaran yang tidak penting tidak perlu terjadi dan lain sebagainya. Itulah yang kemudian menjadi fokus perhatian dari jajaran Polda Metro Jaya berikut wilayah," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Tubagus Ade Hidayat, Jumat (18/6/2021).

Dikatakan Tubagus, penindakan aksi premanisme dan pungli masih akan terus dilakukan.

"Apakah berhenti sampai di sini? Mengacu pernyataan Pak Kapolda, kita tidak berhenti sampai di sini. Dan juga Pak Kabid Humas sudah menyampaikan ini masih banyak. Kami akan terus melakukan proses penyelidikan dan terus akan melakukan penyidikan," ungkapnya.

Menyoal apakah penindakan terhadap para pelaku pungli dan aksi premanisme juga akan dilaksanakan di wilayah lain, Tubagus menyampaikan, semuanya akan ditindak lanjuti.

"Semuanya akan ditindaklanjuti. Kemudian terjadi di tempat lain, ya pasti akan menjadi sasaran (penindakan) berikutnya," katanya.

Diketahui, seorang sopir truk berinisial JE mengatakan permasalahan pungli bukan hanya berada di wilayah Tanjung Priok saja. Dia menyampaikan, sejak keluar mengangkut barang di wilayah pergudangan Dadap hingga Kamal banyak juga preman yang meminta uang pungli.

"Dari Dadap sampai ke Kamal itu aduh, banyak itu. Kita ambil (barang) dari daerah Dadap, Jalan Prancis itu banyak. Kita nggak berani kalau berangkat malam. Paling berani saya berangkat pagi, jam 06.00. Kalau subuh itu rawan-rawannya. Kenapa di situ nggak ditindak ya, padahal di situ yang lebih banyak preman-preman itu. Sopir ngeri kalau lewat situ," katanya kepada Beritasatu.com belum lama ini.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Soal Mafia Tanah di Kotabaru Kalsel, Ini Respons Menteri ATR/BPN

Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto merespons laporan Sawit Watch atas dugaan mafia tanah di Kotabaru, Kalsel.

NEWS | 7 Oktober 2022

Dua Warga Rusia yang Cari Suaka di AS Tiba di Alaska

Dua warga Rusia yang mencari suaka di AS tiba di sebuah pulau terpencil di Alaska, menurut dua senator pada Kamis (6/10/2022).

NEWS | 7 Oktober 2022

Stok Vaksin Covid-19 Menipis, Dinkes DKI Minta Opsi Relokasi

Dinkes DKI Jakarta meminta opsi relokasi vaksin Covid-19 dari daerah lain. Hal itu untuk mengantisipasi stok vaksin Covid-19 yang mulai menipis.

NEWS | 7 Oktober 2022

Malaysia Kategorikan Permen Karet Pengganti Rokok Tidak Beracun

Malaysia memasukkan pengganti nikotin berupa patch atau permen karet sebagai produk “tidak beracun” untuk membantu perokok berhenti merokok.

NEWS | 7 Oktober 2022

Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet Tersisa 20 Orang

Pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, hingga hari ini tersisa 20 orang.

NEWS | 7 Oktober 2022

Ribut Warisan, Anak dan Bapak Bunuh Lima Anggota Keluarga

Warga di Desa Marga Jaya, Kabupaten Way Kanan, Lampung digegerkan pembunuhan satu keluarga yang menewaskan lima orang gara-gara warisan.

NEWS | 7 Oktober 2022

Soal Capres 2024, Sekjen PDIP Tegaskan Ganjar Tetap Tunggu Keputusan Megawati

Terkait PSI yang mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan Ganjar menunggu keputusan Megawati Soekarnoputri.

NEWS | 7 Oktober 2022

Selain Santunan, Korban MTsN 19 Jakarta Diberi Konseling

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia yang tertimpa tembok MTsN 19 Jakarta.

NEWS | 7 Oktober 2022

PKN: TGIPF Tragedi Kanjuruhan Harus Betul-betul Cari Fakta

PKN mendorong Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur harus betul-betul mencari fakta.

NEWS | 7 Oktober 2022

PDIP Siapkan Visi Misi Capres 2024, Hasto: Progresnya Sudah 80%

PDIP sedang mempersiapkan visi misi capres 2024, dan menurut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto progresnya sudah sudah sekitar 80%.

NEWS | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi tak salami kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Searah Mata Uang Asia, Rupiah Melemah ke Rp 15.237

Searah Mata Uang Asia, Rupiah Melemah ke Rp 15.237

EKONOMI | 9 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings