Selama Pandemi Angka Kekerasan terhadap Anak di Kota Tangerang Meningkat hingga 40 Persen
Logo BeritaSatu

Selama Pandemi Angka Kekerasan terhadap Anak di Kota Tangerang Meningkat hingga 40 Persen

Rabu, 23 Juni 2021 | 09:32 WIB
Oleh : Chairul Fikri / EHD

Tangerang, Beritasatu.com - Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan yang terjadi di Kota Tangerang selama pandemi Covid-19 meningkat hampir 40 persen. Itu lantaran didorong besarnya tuntutan hidup yang harus dijalani masyarakat sehingga tingkat emosional di masyarakat juga meningkat.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Perlindungan Perempuan dan Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3P2KB) Kota Tangerang, Wildan Widyasuara Rabu (23/6/2021).

"Selama pandemi tingkat kekerasan pada anak dan perempuan memang meningkat hingga 30-40 persen. Dimana dari Januari 2021 lalu, ada 51 aduan dari masyarakat terkait kekerasan yang menimpa anak dimana 41 kasus dialami anak perempuan dan 10 kasus dialami anak laki-laki. Dimana kekerasan disini tak melulu urusan kekerasan verbal tapi juga kekerasan yang mengarah pada pelecehan seksual yang juga meningkat hingga 20 persen," ungkap Wildan.

Ditambahkannya, pihaknya terus melakukan pendampingan terhadap korban kekerasan anak khususnya terus diupayakan untuk mencegah rasa trauma berkepanjangan bagi anak. Namun lagi-lagi hal itu bisa dilakukan tergantung dari permintaan pihak orang tua.

"Apabila ada permintaan dari orang tuanya dan kondisi anak memang memprihatinkan akibat kehilangan kepercayaan diri dan sulit bersosialisasi baru dilakukan pendampingan atau trauma healing. Dimana kita akan terus berupaya intens berinteraksi dengan orangtua korban kekerasan walaupun tidak ada laporan dari korban dan orangtua, bila memang melihat ada sisi negatif dari apa yang dialami korbannya," tambahnya.

Pemerintah daerah juga kerap melakukan sosialisasi kepada masyarakat, perlindungan terpadu kepada masyarakat dan membentuk Satgas Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak disetiap kecamatan.

"Sejauh ini kita terus melakukan sosialisasi di masyarakat untuk menekan angka kekerasan terhadap anak, lalu kita juga coba galakkan perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat dimana masyarakat disekitar kita bisa dijadikan perlindungan bagi anak yang mengalami korban kekerasan dari orangtuanya. Itu juga berlaku untuk korban perempuan yang mendapat kekerasan dari keluarga dan suami, dan itu akan akan bisa masuk ke tingkat RT dan RW," tukasnya.

"Dan yang pasti Pemerintah akan berupaya melindungi anak dan perempuan dari korban kekerasan. Dimana melalui Dinas DP3P2KB Kota Tangerang akan berupaya melakukan perlindungan baik untuk anak maupun perempuan dimana kita akan intens jemput bola memang ditemukan kasus yang butuh pendampingan kita," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kurangi Mobilitas Warga, Kota Bogor Lanjutkan Ganjil Genap

Wali Kota Bogor Bima Arya memilih untuk melanjutkan kebijakan ganjil genap sebagai salah satu kebijakan menekan kasus Covid-19

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2021

Waspada, Kota Bogor Catat Rekor 230 Kasus Sehari

Dengan demikian, jumlah akumulasi kasus Covid-19 di Kota Bogor kini sebanyak 18.162 kasus.

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2021

Beda dengan Kota Tangerang, Tangsel Tetap Izinkan Bioskop Buka

Pemkot Tangsel tetap mengizinkan bioskop yang ada di beberapa mal beroperasi di masa PPKM mikro.

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2021

Polda Metro Kaji Pembatasan Mobilitas Dimajukan Pukul 20.00 WIB

Sebanyak 10 titik tersebut dipilih lantaran di lokasi tersebut kerap terjadi pelanggaran protokol kesehatan dalam bentuk kerumunan.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2021

Palyja Bangun Instalasi Pengolahan Lumpur

STP dioperasikan oleh tiga orang tenaga alih daya yang sudah mendapatkan pelatihan.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2021

Wagub Bantah Ada Jenazah Pasien Covid-19 di Jakarta Diangkut Truk

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Suzi Marsitawati mengungkapkan foto truk angkut jenazah yang viral tersebut merupakan sebuah simulasi.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2021

3,5 Juta Warga Telah Divaksin Covid-19 di Jakarta

Jumlah ini setara dengan angka 39,9 persen dari total target warga yang akan divaksinasi di Jakarta, yakni sebanyak 8.815.157 orang.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2021

80 Warga Gerendeng Tangerang Sembuh dari Covid-19

Sebanyak 80 warga dari dua RT di RW 11 Kelurahan Gerendeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang dinyatakan sembuh dari Covid-19.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2021

120 Pengguna KRL Jalani Tes Antigen Hari Ini, 6 Reaktif

Sebanyak 120 pengguna kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek menjalani tes antigen hari ini. Enam calon penumpang dinyatakan reaktif.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2021

Siap-siap, Parkir di Jakarta Rp 60.000 per Jam

Kenaikan tarif parkir bukan satu-satunya cara mengurangi kemacetan.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS