PPKM Mikro Darurat Bakal Diterapkan, Bagaimana Anggaran Pemprov DKI Jakarta?
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PPKM Mikro Darurat Bakal Diterapkan, Bagaimana Anggaran Pemprov DKI Jakarta?

Rabu, 30 Juni 2021 | 07:18 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, kemungkinan besar pemerintah pusat akan mengumumkan penerapan kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro darurat, Rabu (30/6/2021). Kebijakan ini diambil dalam rangka mengendalikan lonjakan kasus Covid-19 yang terus meningkat secara drastis.

“Pak Menko bersama jajaran menganggap perlu ada peningkatan pengetatan dari yang sudah ada, detailnya saya tidak berani menyampaikan sekarang, mungkin besok sudah disampaikan,” ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (29/6/2021).

PPKM darurat ini, kata Riza, sudah dibahas oleh Menko Perekonomian dan para menteri terkait dengan para gubernur. Rencananya, hari ini didalami lagi dan setelah itu baru diumumkan perincian pengaturan PPKM darurat tersebut.

Lalu bagaimana dengan anggaran pelaksanaan PPKM darurat ini di DKI Jakarta? Menurut Riza, persoalan anggaran akan diatasi bersama dengan pemerintah pusat. “Keuangan sama-sama kita atasi dengan pemerintah pusat,” ungkap Riza.

Riza tidak menjelaskan lebih lanjut dan detail soal anggaran pelaksanaan PPKM darurat ini. Termasuk, apakah nantinya ada anggaran khusus untuk bantuan sosial yang ditanggung bersama pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta seperti pada saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahun lalu.

“Pokoknya akan ada kebijakan baru yang akan diambil, tetapi detailnya kita tunggu pengumuman dari pempus, dari satgas pusat, dari Pak Menko terkait,” tutur Riza ketika ditanya soal bansos dalam PPKM darurat.

Cukup
Terkait anggaran penanganan Covid-19 di Jakarta, Riza mengaku cukup untuk membiaya upaya-upaya penanganan Covid-19. Apalagi, kata dia, Pemprov DKI Jakarta membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa saja untuk terlibat dalam program kolaborasi sosial berskala besar (KSBB) untuk membantu warga yang terdampak pandemi Covid-19.

“Insyaalah sampai hari ini, kita bisa membiayai ini, tentu dengan dukungan pemerintah pusat, dukungan seluruh masyarakat, kita berkolaborasi bersama untuk mengatasi pandemi Covid-19,” pungkas Riza.

Pemprov DKI Jakarta memang masih membuka kesempatan untuk masyarakat berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi Covid-19 dalam program KSBB.

Masyarakat dapat memberikan bantuan berupa bahan pangan pokok, makanan siap saji, hingga uang tunai. Informasi lengkap seputar KSBB dapat melalui situs https://corona.jakarta.go.id/kolaborasi.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan (BPKD) Provinsi DKI Jakarta, Edi Sumantri, mengatakan Pemprov DKI Jakarta telah mengalokasikan belanja tak terduga (BTT) untuk penanggulangan Covid-19 sebesar Rp 2,133 triliun. Dari jumlah tersebut, kata Edi, sebanyak Rp 1,946 triliun telah dialokasikan untuk penanganan Covid-19.

“Sehingga, sisa anggaran BTT saat ini sejumlah Rp 186 miliar yang akan dialokasikan untuk kebutuhan tidak terduga lainnya,” ujar Edi dalam keterangannya, Jumat (25/6/2021).

Dana BTT
Edi mengatakan, alokasi dana BTT tersebut digunakan untuk sejumlah hal antara lain, insentif tenaga kesehatan, tenaga vaksinasi, subsidi pangan, tenaga penunjang lainnya, termasuk untuk penginapan petugas medis, pemberian makan bagi OTG Covid-19, hingga pembelian peti jenazah.

Selain itu, Edi mengatakan ada perbedaan penganggaran pada 2020 dan 2021. Pada 2020, seluruh anggaran penanggulangan Covid-19 dilaksanakan melalui BTT sebesar Rp 5,5 triliun. Sedangkan, pada 2021, sesuai dengan Pasal 5 Permendagri Nomor 64 Tahun 2020 yang mengamanatkan pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran penanganan pandemi Covid-19, diakomodasi pada masing-masing anggaran perangkat daerah.

“Adanya perbedaan anggaran BTT antara tahun 2020 dengan tahun 2021 ini terjadi karena pada tahun 2021 seluruh kebutuhan penanganan Covid-19 dan jaring pengaman sosial telah masuk ke dalam anggaran masing-masing perangkat daerah. Sehingga, tidak lagi tersentral pada BTT. Jadi, Pemprov DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran penanganan pandemi Covid-19 ke dalam DPA perangkat daerah, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPBD, Satpol PP, dan lain-lain,” jelas Edi.

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta, Nasrudin Djoko Surjono, turut menegaskan, fokus pelaksanaan anggaran pada APBD 2021 adalah terkait dengan penanggulangan Covid-19 dan pencapaian target RPJMD Provinsi DKI Jakarta. Terkait dengan pelaksanaan kegiatan lainnya dapat dilaksanakan secara efisien dan efektif.

"Saya tegaskan bahwa sesuai dengan arahan Bapak Gubernur, prioritas utama di DKI Jakarta adalah keselamatan, keselamatan, dan keselamatan. Sehingga, pada APBD 2021 inipun tetap kami fokuskan pada penanganan Covid-19," tegasnya.

Nasrudin menambahkan, Pemprov DKI Jakarta turut mengedepankan pelaksanaan kegiatan melalui skema kolaborasi bersama seluruh elemen masyarakat dan stakeholders terkait melalui KSBB yang dalam situasi pandemi Covid-19 ini terus dilakukan dan dikembangkan oleh Pemprov DKI Jakarta dalam berbagai sektor. Di antaranya, sektor pendidikan, pangan, dan UMKM.

"Selain itu, Pemprov DKI Jakarta tetap mempertahankan bantuan sosial bagi masyarakat dan kelompok rentan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar mereka dalam situasi pandemi Covid-19,” pungkas Nasrudin.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Wagub DKI: Kelanjutan Bansos Tunai Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Ahmad Riza Patria menegaskan bahwa kelanjutan bantuan sosial tunai (BST) bagi warga terdampak Covid-19, tergantung keputusan pemerintah pusat

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Penting, Ini Syarat yang Harus Diperhatikan Saat Berwisata ke Ancol

Ini berbagai hal yang harus diperhatikan oleh para pengunjung saat berwisata ke Ancol.

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Jelang HUT Polantas, Polrestro Bekasi Gelar Bakti Sosial ke Anak Yatim Piatu

Satlantas Polrestro Bekasi menggelar bakti sosial ke yayasan yatim piatu menjelang peringatan HUT ke-66 Polantas.

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Polisi Kembali Minta Keterangan Petugas Lapas

Polisi terus melakukan penyidikan kasus kebakaran Lapas Tangerang dengan memeriksa kembali tujuh petugas lapas

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Ganjil Genap di Tempat Wisata, Pemprov DKI: untuk Cegah Kemacetan dan Kerumunan

Pemprov DKI menerapkan sistem ganjil genap di tempat-tempat wisata yang telah diizinkan beroperasi untuk mengurangi kemacetan dan mencegah kerumunan.

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Polisi Ciduk Youtuber Diduga Pemfitnah Atta Halilintar

Azis tak memerinci lebih jauh kapan pemilik subscriber terbanyak di Asia Tenggara itu membuat laporan tersebut.

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

27 September, Tangerang Mulai Laksanakan PTM Terbatas PAUD-SD

Pembelajaran tatap muka (PTM) untuk tingkat PAUD hingga SD di Kota Tangerang akan dilaksanakan mulai 27 September 2021 mendatang

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Manajer Holywings Kemang Jadi Tersangka, Ini Respons Wagub DKI

Wagub DKI, Ahmad Riza Patria merespons penetapan manajer Kafe Holywings Kemang sebagai tersangka.

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Kota Bekasi Gencarkan Vaksinasi di 17 Pusat Perbelanjaan

Sebanyak 17 pusat perbelanjaan di Kota Bekasi menyelenggarakan vaksinasi massal pada 16 Agustus-12 September 2021.

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Aturan Dilonggarkan, 974 WNA Masuk Indonesia Lewat Bandara Soetta

Sebanyak 974 WNA masuk Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta dalam dua hari terakhir atau sejak dilonggarkannya aturan WNA masuk Indonesia.

MEGAPOLITAN | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Vaksinasi Covid-19


# Sonny Tulung


# Ganjil Genap


# KKB



TERKINI
WHO: Kekurangan Vaksin di Afrika Berisiko Mengulang Pandemi dari Awal

WHO: Kekurangan Vaksin di Afrika Berisiko Mengulang Pandemi dari Awal

DUNIA | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings