Tak Jadi Tuan Rumah Formula E 2022, DKI Diminta Segera Tarik Rp 1 Triliun
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tak Jadi Tuan Rumah Formula E 2022, DKI Diminta Segera Tarik Rp 1 Triliun

Rabu, 14 Juli 2021 | 13:23 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Jakarta telah melewati dua seri penyelenggaraan Formula E pada 2020 dan 2021, karena pandemi Covid-19. Belakangan, Jakarta juga tidak masuk dalam jadwal sementara penyelenggaraan Formula E 2022.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi E DPRD Jakarta dari Fraksi PSI Anggara Wicitra Sastroamidjojo meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk melupakan penyelenggaraan Formula E di Jakarta dan segera menarik kembali anggaran senilai Rp 1 triliun yang digunakan untuk membiayai balapan mobil listrik tersebut.

"Ini sudah tiga tahun terus saja ditunda. Sebaiknya lupakan saja menyelenggarakan Formula E dan tarik kembali uang rakyat yang nilainya Rp 1 triliun," ujar Anggara di Jakarta, Rabu (14/7/2021).

Jakarta ujarnya, harus memberi respons keras terhadap pengumuman lokasi Formula E tersebut. Dia menilai Jakarta seharusnya bisa saja tetap dicantumkan dengan term and condition tentatif. Namun, dengan tiadanya nama di jadwal sementara, memperlihatkan Jakarta tidak diperhitungkan dalam kancah Formula E.

“Pembayaran yang menggunakan uang rakyat senilai nyaris Rp 1 triliun juga tidak menjamin Formula E berlangsung, ini mau ditunda hingga kapan?” tandas dia.

Anggara meminta Gubernur Anies segera mengambil langkah tegas dan mencabut keikutsertaan Jakarta sebagai bakal penyelenggara Formula E serta menarik kembali uang sebesar Rp 1 triliun. Terlebih uang tersebut amat sangat dibutuhkan pada pandemi Covid-19 yang dihadapi warga Jakarta saat ini.

“Jangan bilang Jakarta tidak punya dana untuk pandemi Covid-19 kalau belum mau memperjuangkan pengembalian dana Rp 1 triliun di Formula E,” pungkas dia.

Fakta
Sebelumnya, hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI Jakarta menemukan fakta bahwa DKI Jakarta telah menggelontorkan Rp 1 triliun untuk penyelenggaraan Formula E kepada FEO Ltd selaku promotor dan pemegang lisensi Formula E.

Dalam catatan BPK DKI Jakarta, besaran dana yang dibayarkan Anies kepada FEO adalah 53 juta poundsterling atau setara Rp 983,31 miliar pada 2019-2020.

“Berdasarkan penelitian transaksi keuangan terkait penyelenggaraan Formula E diketahui pembayaran yang telah dilakukan kepada FEO adalah senilai 53 juta poundsterling atau setara Rp 983,31 miliar,” tulis BPK dalam Audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2019 sebagaimana dikutip Beritasatu.com, 23 Maret 2021 lalu.

Jumlah tersebut kemudian diperinci sebagai berikut, yakni fee yang dibayarkan pada 2019 senilai 20 juta poundsterling atau setara Rp 360 miliar; fee yang dibayarkan 2020 senilai 11 juta pound atau setara Rp 200,31 miliar; dan bank garansi senilai 22 juta pound atau setara Rp 423 miliar

Dalam audit BPK tersebut dinyatakan bahwa pada saat persiapan penyelenggaraan musim pertama Formula E 2019/2020 pada 2020 telah terjadi pandemi Covid-19 yang merupakan kondisi force majeur sehingga menyebabkan Gubernur DKI Jakarta melakukan penundaan penyelenggaraan Formula E musim pertama. Penundaan tersebut dilakukan melalui Surat Nomor 117/-1.857.73 tanggal 9 Maret 2020 kepada Organizing Committee Jakarta E-Prix untuk menunda penyelenggaraan Formula E yang semula akan dilaksanakan pada bulan Juni 2020.

“Atas penundaan tersebut, pihak PT Jakpro telah melakukan renegosiasi dengan FEO terkait penarikan bank garansi senilai 22 juta pound yang telah disetujui oleh pihak FEO melalui surat tanggal 13 Mei 2020. Namun atas fee tahap 1 musim penyelenggaraan 2020/2021 yang telah dibayarkan kepada pihak FEO senilai 11 juta pound tidak dapat ditarik kembali. Pihak FEO menyatakan bahwa fee tersebut sebagai jaminan keuangan atas potensi kewajiban-kewajiban PT Jakpro sesuai perjanjian sebelumnya,” kata BPK dalam laporan tersebut.

BPK menilai, dengan adanya kondisi force majeur yang belum dapat dipastikan kapan berakhirnya, PT Jakpro selaku perwakilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum optimal melakukan renegosiasi dengan pihak FEO yang dapat mempertegas dan memperjelas keberlanjutan kerja sama dan status pendanaan yang telah disetorkan. Kondisi tersebut, menurut BPK tidak sesuai dengan sejumlah peraturan perundang-undangan, seperti Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah dan PP Nomor 18 Tahun 2007 tentang Pendanaan Keolahragaan Peraturan dan Gubernur Nomor 83 Tahun 2019 tentang Penugasan kepada PT Jakarta Propertindo dalam Penyelenggaraan Kegiatan Formula E.

Pengelolaan
Kondisi tidak sesuai ini lebih terkait dengan pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatutan, manfaat untuk masyarakat, serta taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

BPK juga mencatat dari permasalahan yang ada, telah mengakibatkan sejumlah hal, yakni aktivitas pendukung pelaksanaan penyelengaraan Formula E berisiko overlapping pada beberapa satuan kerja, PT Jakpro tidak dapat mandiri untuk mengelola kegiatan Formula E, meningkatnya risiko kesalahan pengelolaan pendapatan hasil penyelenggaraan Formula E, meningkatnya risiko kegagalan penyelenggaran dan perhitungan perkiraan dampak ekonomi penyelenggaraan Formula E kurang dapat diyakini kewajarannya.

Menurut BPK permasalahan tersebut disebabkan oleh tiga hal, yakni pertama, belum terdapat dokumen formil yang menunjukkan desain secara lengkap peran para pihak yang terlibat beserta anggaran, berikut upaya untuk mendorong penyelenggaraan secara mandiri (dengan dana sponsor) dan belum ada penjabaran batasan pendanaan yang tertuang dalam aturan turunan dari Pasal 5 Pergub Nomor 83 Tahun 2019 tentang Penugasan kepada PT Jakarta Propertindo dalam Penyelenggaraan Kegiatan Formula E.

Kedua, belum diaturnya ketentuan lebih lanjut yang mengatur rencana pengelolaan pendapatan penyelenggaraan Formula E dan ketiga belum optimalnya komunikasi dan koordinasi dengan pihak FEO.

BPK merekomendasikan Gubernur Anies agar menginstruksikan tiga hal ini, yakni pertama, Kepala Dispora untuk menyusun desain keterlibatan para pihak, berikut mengembangkan opsi untuk memperoleh pembiayaan mandiri dan rencana pengelolaan pendapatannya.

Kedua, Kepala Dispora dan Direktur PT Jakpro untuk lebih intensif dalam memperjelas keberlanjutan kegiatan dan membuat rencana-rencana antisipasi kendala yang akan muncul. Ketiga, Kepala Dispora untuk berkoordinasi dengan PT Jakpro untuk mengevaluasi hasil studi kelayakan secara andal dan menyesuaikan dengan kondisi terbaru dampak dari Covid 19.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Kakorlantas Polri Apresiasi Ganjil Genap Puncak

Kakorlantas Polri, Irjen Istiono apresiasi kolaborasi antara Pemkab Bogor, Polda Jabar, Polres Bogor, dan TNI dalam uji coba penerapan ganjil genap.

MEGAPOLITAN | 18 September 2021

Kendaraan dengan Knalpot Bising Paling Disasar Polisi Saat Crowd Free Night

Polda Metro Jaya menerapkan kebijakan CFN di empat lokasi di Jakarta, yakni di Kemang, Sudirman, Thamrin, dan Kawasan SCBD, setiap akhir pekan.

MEGAPOLITAN | 18 September 2021

Kolaborasi dengan Polres Depok, J99 Corp Gelar Vaksin Gratis

Polres Depok dan J99 Corp kolaborasi dengan menggelar vaksinasi Covid-19 dan membagikan 2.000 paket sembako untuk warga Depok.

MEGAPOLITAN | 18 September 2021

Sejalan dengan Aspirasi Warga, Pemprov DKI Komitmen Perbaiki Kualitas Udara

Hal ini sejalan dengan aspirasi warga yang disampaikan oleh Koalisi Ibu Kota dalam gugatan terkait kualitas udara.

MEGAPOLITAN | 18 September 2021

Matikan Lampu dan Kunci Pintu untuk Kelabui Petugas, 2 Kafe di Bekasi Disegel

Petugas yang merazia lokasi sempat kecele karena kedua tempat hiburan berusaha mengelabui petugas dengan mematikan lampu dan mengunci pintu.

MEGAPOLITAN | 18 September 2021

Polda Metro Tilang 314 Kendaraan pada Pengamanan Crowd Free Night

Ditlantas Polda Metro Jaya menilang sebanyak 314 kendaraan dengan berbagai pelanggaran pada operasi pengamanan CFN di Jakarta

MEGAPOLITAN | 18 September 2021

Menhub Segera Terbitkan Aturan Ganjil Genap untuk Kawasan Wisata

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, penerapan ganjil genap di kawasan wisata untuk mencegah terjadinya kepadatan.

MEGAPOLITAN | 18 September 2021

Bupati Bogor: Solusi Kemacetan Puncak Hanya Satu, Buka Jalur Puncak 2

Jalan Puncak 2 yang telah digagas sejak 2012, masih terkendala oleh pembiayaan dengan estimasi anggaran Rp 5 triliun.

MEGAPOLITAN | 18 September 2021

Irjen Napoleon Bonaparte Jadi Terlapor Penganiayaan Muhammad Kece

Terlapor dalam laporan polisi yang dibuat oleh Muhammad Kece adalah jenderal bintang dua tersebut.

MEGAPOLITAN | 18 September 2021

Bogor dan Cianjur Setuju Ganjil Genap Permanen di Puncak

Pemkab Bogor dan Cianjur sepakat untuk mempermanenkan kebijakan ganjil genap diterapkan di kawasan Puncak di setiap akhir pekan.

MEGAPOLITAN | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Formappi Apresiasi Krisdayanti Beberkan Gaji Anggota DPR

Formappi Apresiasi Krisdayanti Beberkan Gaji Anggota DPR

POLITIK | 16 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings