Sejumlah Posko Buruh di Bekasi Diserang dan Diteror

Sejumlah Posko Buruh di Bekasi Diserang dan Diteror
Ratusan buruh saat berunjuk rasa di depan Gedung Balai Kota, Jakarta. FOTO: Safir Makki/ JAKARTA GLOBE
Senin, 29 Oktober 2012 | 14:09 WIB
Sebelumnya ada selebaran berisi ancaman yang diedarkan kepada para buruh.

Sejumlah orang tak dikenal melakukan penyerangan di sedikitnya 10 pabrik di Bekasi. Buruh yang mengenakan identitas organisasi tertentu diserang dan dilucuti seragamnya.

Peristiwa tersebut terjadi tadi malam di sedikitnya 10 posko buruh di pabrik yang berada di kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi. Adapun para penyerang ini mengatasnamakan dirinya sebagai Forum Masyarakat Bekasi Bersatu.

Perkumpulan Buruh Bekasi, hari ini, mengecam keras aksi penyerangan yang dilakukan sekelompok orang yang diduga preman tersebut. Juru Bicara Sekretaris Bersama Buruh Bekasi Budi Wardoyo mengatakan, aksi penyerangan yang dilakukan sejak tadi malam itu diduga merupakan aksi yang dilakukan atas perintah dari pihak tertentu. Bukan, sambung dia, berdasarkan pada inisiatif sendiri.

“Sebelumnya memang sudah ada selebaran yang diedarkan yang berisi ancaman kepada para buruh untuk tidak melakukan aksi unjuk rasa ke jalan lagi, dengan alasan akan mengganggu stabilitas keamanan di wilayah setempat,” kata Budi saat dihubungi, hari ini.

Seiring dengan penyebaran tersebut, dikatakan Budi, sejumlah forum investor-investor Bekasi mendatangi Kementrian Perindustrian dan Perdagangan untuk meminta masukan atas aksi unjuk rasa yang dilakukan para buruh beberapa waktu belakangan.

Tidak hanya mendatangi Kemperindag, Budi mengatakan para forum investor ini juga mendatangi Tentara Nasional Indonesia (TNI), untuk meminta aparat keamanan tersebut untuk mengamankan ragam aksi unjuk rasa tersebut.

“Jadi kami menyimpulkan bahwa penyerangan tersebut adalah merupakan aksi tanggapan atas permintaan mereka kepada pihak-pihak terkait tersebut,” lanjut Budi.

Aparat membiarkan

Bahkan Budi juga menuding bahwa aparat keamanan dan pemerintah telah mengetahui aksi penyerangan ini dan memilih untuk membiarkan saja tanpa mengambil langkah-langkah preventif melindungi para buruh ini.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan aksi penyerangan sebenarnya terjadi sejak tadi malam tersebut. Sekelompok orang berdandan layaknya preman mendatangi beberapa posko buruh di Jababeka, Cikarang, Bekasi.

“Preman tersebut mengawali aksinya dengan aksi sweeping buruh di PT Samsung, beberapa buruh dicegat dan ada yang dipukuli juga,” tambah Budi. "Tidak hanya sampai di situ, para penyerang tersebut juga melucuti pakaian buruh yang menggunakan seragam forum buruh".

Adapun para penyerang ini mengatasnamakan dirinya sebagai Forum Masyarakat Bekasi Bersatu, menurut Budi, meminta buruh menandatangani perjanjian untuk tidak melakukan aksi unjuk rasa lagi dan menyetujui sistem kerja outsourcing.

Hingga saat ini Budi belum berniat untuk melaporkan aksi penyerangan ini kepada pihak berwajib dan memilih untuk melakukan pendataan buruh yang menjadi korban pemukulan. “Kami belum dapat jumlah pasti, nanti kalau sudah terkumpul semua baru akan kami lakukan pelaporan,” tandasnya.