PPKM Diperpanjang, Ini Keluhan PKL di Kota Tangerang
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PPKM Diperpanjang, Ini Keluhan PKL di Kota Tangerang

Rabu, 21 Juli 2021 | 22:28 WIB
Oleh : Chairul Fikri / CAR

Tangerang, Beritasatu.com - Perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) membuat sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di Kota Tangerang mengeluh. Selama pelaksanaan PPKM darurat pada 3-20 Juli 2021, banyak PKL yang mengaku bangkrut dan kehabisan modal karena harus menutup dagangannya lebih cepat.

“Yang jelas ini (perpanjangan PPKM) memberatkan kami. Banyak pedagang kaki lima yang mengaku bangkrut karena kehabisan modal. Lantaran selama PPKM darurat kemarin banyak PKL khususnya PKL yang menjual makanan yang harus tutup lebih cepat karena didatangi petugas gabungan, padahal dagangan mereka belum habis,” kata Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kota Tangerang, Wakil Abu saat dikonfirmasi media, Rabu (21/7/2021).

“Akhirnya sisanya banyak kebuang dan mereka kehabisan modal untuk jualan esok harinya, karena rata-rata PKL kan modalnya sedikit Jadi keuntungan hari ini ya buat belanja dagangan besok,” imbuh Abu.

Abu menuturkan sosialisasi peraturan PPKM darurat belum efektif. Banyak pedagang PKL yang mengaku tidak pernah dapat diinformasikan terkait PPKM darurat.

“Kita para pedagang enggak pernah dapat sosialisasi atau diajak komunikasi sama Pemkot Tangerang terkait PPKM darurat kemarin, harusnya kalau memang mau membuat kebijakan, kalau enggak mau dikaji ya buka ruang (komunikasi) publik biar ada solusinya. Jangan tiba-tiba ngasih kebijakan tapi sosialisasi tidak ada pemberitahuan, tapi tahu-tahu (lapak) ditutup,” tutur Abu.

Abu juga menyesalkan banyak PKL yang ada di Kota Tangerang terkena sanksi denda dan administrasi saat penerapan PPKM darurat. Menurut Abu, tak sedikit PKL yang terus berupaya menerapkan proktokol kesehatan (prokes).

“Banyak pedagang yang akhirnya kena sanksi padahal mereka sudah berupaya menerapkan prokes selama mereka berjualan. Karena kadang pengunjung datang dilayani tapi enggak langsung pergi pas ada razia pedagangnya yang kena,” kata Abu.

“Oleh sebab itu, akibat peraturan ini banyak pedagang yang menutup sementara usahanya dan beralih ke pekerjaan lain, karena ya itu buat apa jualan kalau memang rugi gara-gara mereka berdagang dibatasi waktunya, dihantu rasa was-was ada petugas. Makanya kami berharap kebijakan ini ditinjau ulang karena kami merasa terzalimi sama aturan dan kebijakan yang enggak berpihak ke kita,” ucapnya.

Abu juga mengeluhkan banyak PKL yang tidak dapat bantuan apapun dampak pembatasan usahanya di masa PPKM darurat. Salah satunya dengan adanya penutupan lapak di Pasar Lama selama PPKM darurat. Padahal, para pedagang selama tutup juga tetap harus makan dan membiayai keluarganya.

“Kita mah sering didata, tapi didata doang, tapi enggak ada realisasinya dapat apa. Walaupun ada beberapa yang dapat bantuan kayak bantuan UMKM itu pun sesekali saja, tapi banyak yang enggak dapat, atau datanya tiba-tiba hilang dan enggak dapat bantuan lagi. Makanya kami berharap hal ini dipikirkan pemerintah kalau memang mau ngeluarin kebijakan,” demikian Abu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Jakarta Diguyur Hujan Akhir Pekan Ini

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, pada pagi semua wilayah Jakarta cerah berawan.

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

25 September, Jalur Layang Stasiun Manggarai Mulai Beroperasi

Pembangunan jalur layang kereta api (elevated track) Bogor Line di Stasiun Manggarai telah selesai dan siap dioperasikan mulai Sabtu (25/9/2021).

MEGAPOLITAN | 24 September 2021

Ditutup Pemerintah, Pengelola TPS Liar Pasrah

Pengelola tempat sampah (TPS) liar yang berada di bantaran Kali Cisadane mengaku pasrah dengan langkah pemerintah yang menutup TPS yang mereka kelola.

MEGAPOLITAN | 24 September 2021

Kasus Penembakan di Tangerang, Polisi Periksa 12 Saksi

Polisi masih mengumpulkan alat bukti, termasuk keterangan saksi dan hingga kini sudah ada 12 saksi yang diperiksa.

MEGAPOLITAN | 24 September 2021

Polisi Gelar Perkara Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Penyidik berencana melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka lain, terkait kasus kebakaran Lapas Tangerang

MEGAPOLITAN | 24 September 2021

Tangerang Tunda Pelaksanaan PTM Terbatas PAUD dan SD

Kota Tangerang menunda kembali pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk tingkat PAUD dan SD

MEGAPOLITAN | 24 September 2021

Kampung Tangguh Bersinar Bogor Ubah Red Zone Jadi Zero Narkoba

Keberadaan Kampung Tangguh Bersinar (Bersinar) diharapkan bisa mengubah kawasan rawan narkoba (red zone) menjadi nol (zero) peredaran narkoba.

MEGAPOLITAN | 24 September 2021

Ini Asal Senjata dalam Penganiayaan Libatkan Anggota DPRD Tangerang

Senjata jenis airsoft gun yang dipakai dalam peristiwa tersebut ternyata milik sopir anggota DPRD Kota Tangerang Epa Emilia, Pabuadi.

MEGAPOLITAN | 24 September 2021

Antisipasi Banjir, 26 Titik Tanggul Kritis Sungai Citarum Segera Diperbaiki

Sebanyak 26 titik tanggul masuk kategori merah atau sangat kritis di tanggul Sungai Citarum yang berada di Kabupaten Bekasi akan segera diperbaiki.

MEGAPOLITAN | 24 September 2021

Polisi Bekuk Penebar Paku di Jalan Gatot Subroto dan MT Haryono

Polisi menangkap BIP (43), yang diduga menebarkan paku untuk mendapatkan keuntungan dari tambal ban kendaraan, di kawasan Jalan Gatot Subroto dan MT Haryono.

MEGAPOLITAN | 24 September 2021


TAG POPULER

# Kivlan Zen


# Pilpres 2024


# Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Kereta Jarak Jauh



TERKINI
Jakarta Fashion & Food Festival ke-17 Dukung Industri Lokal Bangkit Bersama

Jakarta Fashion & Food Festival ke-17 Dukung Industri Lokal Bangkit Bersama

GAYA HIDUP | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings