Polisi Tangkap Penjual Alat Pemadam yang Dimodifikasi Jadi Tabung Oksigen
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Polisi Tangkap Penjual Alat Pemadam yang Dimodifikasi Jadi Tabung Oksigen

Jumat, 30 Juli 2021 | 18:03 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, membekuk tersangka WS alias KR penjual tabung oksigen yang terbuat dari tabung alat pemadam api ringan (APAR) guna mengeduk keuntungan di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, mengungkap kasus memperdagangkan barang yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) atau memproduksi dan memperdagangkan alat kesehatan tidak memenuhi standar.

"Apa yang tidak memenuhi standar? Tabung yang di depan ini. Tabung ini tabung APAR, alat pemadam kebakaran yang biasanya diisi dengan CO2 atau serbuk-serbuk untuk memadamkan kebakaran. Tetapi dengan upaya tersangka ini untuk mencari keuntungan merubah tabung ini, kemudian diisi dengan oksigen," ujar Yusri, Jumat (30/7/2021).

Dikatakan Yusri, tersangka memanfaatkan masa pandemi Covid-19 untuk mencari keuntungan, karena banyak masyarakat mencari tabung oksigen atau O2.

"Tersangka inisialnya adalah WS alias KR yang berhasil kita amankan. Dia berupaya mencari keuntungan dengan mengubah tabung karena memang ada kelangkaan tabung-tabung oksigen. Dia mengubah tabung-tabung pemadam kebakaran yang dia bersihkan dengan air saja, kemudian dia cat dengan warna putih, seperti ini catnya. Dia buat mirip dengan tabung oksigen, yang kemudian diisi dengan oksigen untuk masyarakat yang berada di rumah sakit atau di rumah," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, tersangka membeli tabung APAR seharga Rp 750.000, kemudian setelah dimodifikasi dan diisi oksigen, dijual seharga Rp 5.000.000.

"Ada 114 tabung (disita), kami masih terus mencari tabung-tabung yang lain karena ada indikasi menurut ahli bahwa ini bisa menjadi racun. Tapi nanti akan kita lakukan pemeriksaan terhadap ahli dalam hal ini. Ini bisa membahayakan masyarakat umum yang menggunakan tabung ini. Karena tabung ini adalah untuk pemadam kebakaran. Sebenarnya tabung ini warnanya merah, isinya biasanya CO2 atau serbuk-serbuk untuk memadamkan api," katanya.

Menurut Yusri, ketentuan atau spesifikasi tabung oksigen, tabung APAR dan tabung gas berbeda-beda. "Kalau tidak salah untuk tabung oksigen itu dia lebih tebal. Sementara tabung-tabung (APAR) ini beda, lebih rendah dari ketentuan tabung oksigen. Dampaknya apa? Karena ketebalannya berbeda, ini bisa meledak dan bisa membahayakan," jelasnya.

Yusri mengungkapkan, tersangka yang merupakan sarjana akuntansi itu memasarkan tabung APAR yang diubah menjadi tabung oksigen itu melalui media sosial. Subdit Siber berhasil mengamankan pelaku setelah melakukan profiling di media sosial. Tersangka ditangkap di daerah Larangan Utara, Kota Tangerang.

"Keterangan awal, kami masih dalami lagi karena kemungkinakan sudah cukup lama bermain selama pandemi Covid, pengakuannya baru 20 tabung (dijual), tapi kami masih terus mendalami," katanya.

Yusri mengimbau, kepada masyarakat jangan membeli tabung APAR yang diubah menjadi tabung gas.

"Tolong hati-hati benar, laporkan ke kami melalui hotline Polda Metro Jaya yang sudah kami buka di beberapa medsos, termasuk di 110. Silakan masyarakat yang pernah membeli dan merasakan ada dampak yang berbahaya dari tabung yang pernah dia beli dari tabung yang bersangkutan ini, silakan laporkan ke Polda Metro Jaya. Kami akan mendatakan semuanya dan mudah-mudahan belum ada yang cukup berbahaya," tandasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman 5 tahun bui dan denda Rp 5 miliar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Sengketa Lahan Rocky Gerung vs Sentul City, Mardani: Perlu Jadi Perhatian Bersama

Mardani Ali Sera mengatakan, kasus sengketa lahan Rocky Gerung dan Sentul City sebaiknya diputuskan melalui pengadilan.

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

Warga Tidak Terima Penzaliman Kepala Sekuriti Permata Buana

uduhan kepada sejumlah sekuriti dan komandan sekuriti yang juga purnawirawan TNI, mendapat respon sejumlah warga dan tokoh Kembangan Utara.

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

PKS: Kasus Rocky Gerung Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pertanahan

Kasus Rocky Gerung menjadi meomentum perbaikan tata kelola pertanahan di Tanah Air

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

Kendaraan Crane Hangus Terbakar di Tol Lingkar Selatan Bintaro

Kendaraan crane hangus terbakar diduga akibat korsleting listrik, di Tol Lingkar Selatan, wilayah Bintaro, Pesanggarahan, Jakarta Selatan.

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

Cekcok Warga di Kembangan, Sekuriti Kompleks Jadi Tersangka

WH ditetapkan sebagai tersangka lantaran merampas mobil milik salah satu warga yang kala itu membawa tanaman.

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta 2.041, Positivity Rate 1%

Dari jumlah 2.041 kasus itu, sebanyak 632 orang menjalani perawatan di 140 RS rujukan di Jakarta dan sebanyak 1.409 orang isolasi mandiri.

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

7,6 Juta Warga Divaksin Covid-19 Dosis Lengkap di Jakarta

Sebanyak 7,6 juta warga telah mendapat vaksinasi Covid-19 dosis lengkap atau dosis 2 di Jakarta. Dari jumlah tersebut, 66% merupakan warga ber-KTP DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

Ini Alasan DKI Masih Terapkan PPKM Level 3 di Tengah Kasus Covid-19 yang Terkendali

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjelaskan alasan Jakarta masih menerapkan PPKM level 3 di tengah kasus Covid-19 yang makin terkendali.

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

Senin, DKI Tambahkan 899 Sekolah Gelar PTM Terbatas Tahap II

Total sekolah di Jakarta yang ikut PTM terbatas sebanyak 1.509 di mana 610 sekolah merupakan sekolah yang mengikuti PTM terbatas tahap I sejak 30 Agustus 2021.

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun, Ini Respons Wagub DKI

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menunggu perkembangan dari WHO terkait vaksinasi terhadap anak-anak di bawah 12 tahun.

MEGAPOLITAN | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kivlan Zen


# Pilpres 2024


# Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Kereta Jarak Jauh



TERKINI
Jelang PON, BNPB Kirimkan 350.000 Masker ke Kabupaten Mimika

Jelang PON, BNPB Kirimkan 350.000 Masker ke Kabupaten Mimika

NASIONAL | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings