Eks Napi Sebut Peredaran Narkoba Redup Saat Antasari Azhar di Lapas Tangerang
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Eks Napi Sebut Peredaran Narkoba Redup Saat Antasari Azhar di Lapas Tangerang

Kamis, 16 September 2021 | 21:47 WIB
Oleh : Tim Beritasatu.com / LES

Tangerang, Beritasatu.com - Maraknya perededaran narkoba yang terjadi dalam lingkungan Lapas Tangerang memang tidak menjadi rahasia lagi. Hal itu diungkapkan mantan narapidana di lapas tersebut yang bernama Dion (nama samaran). Namun menurutnya, peredaran narkotika di Lapas Tangerang sempat meredup kala mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar mendekam di sana terkait kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen.

"Zaman saya di dalam, ada Antasari juga di sana, jadi enggak ada lab (laboratorium narkoba). Judi bola sama narkoba ada bandarnya. AW itu Pegang bola sama putih (sabu) dan banyak bos narkoba enggak berani macam-macam karena ada Antasari. Mungkin kalau bebas takut dilaporin Antasari ke pemerintah, tapi enggak tau kalo sekarang," tambahnya.

Dion membenarkan, narkoba itu marak peredarannya di lapas. “ Bahkan saya bisa bilang di sana justru menjadi surganya para pemakai narkoba, karena disana kita dengan mudah mendapatkannya, asal ada uang," ujarnya mengawali ceritanya.

Ditambahkan Dion, meski tak banyak orang yang melakukan produksi (narkoba) di lapas karena ketatnya pengawasan dari pihak sipir penjara, namun ia mengungkapkan ada satu penguasa di lapas yang memang memproduksi dan menjual narkoba di dalam lapas.

"Jadi bloknya jualan narkoba di Blok B. Jadi kalo ente (anda) mau beli narkoba ke blok sana. Yang pegang 1 orang, Dia nyaru (nyamar) bos bola, inisialnya AW," lanjutnya.

Selain Dion, Anto (nama samaran) juga mengisahkan bagaimana peredaran narkoba di dalam lapas amat sangat mudah di dapat dibanding saat di luar penjara. Karena banyak pegawai lapas (sipir) yang juga terkontaminasi narkoba dan mau jadi kurir narkoba untuk bisa mendapatkan barang haram itu.

"Di dalam itu, kadang ada aja dokternya (peracik sabu) paham formulanya. Tinggal bilang (bahannya) pak beli ini, beli ini ke bapaknya (sipir) yang penting duitnya ada. Pokoknya ente mau masukin apa aja, pasti libatkan petugas. Sipir disuruh beli tokipan (minuman keras). Jalan-jalan bisa, yang penting duitnya ada saja. Kita punya uang kita bisa berkuasa, kita enggak punya uang alamat kita jadi bahan bully dan juga pesuruh di dalam mau itu dari napi penguasa maupun dari sipirnya," tutupnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Anies Merasa Aneh PDIP dan PSI DKI Interpelasi Formula E

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku aneh dengan langkah anggota DPRD DKI yang mengajukan interpelasi penyelenggaraan balapan mobil listrik Formula E.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

Anies Jelaskan Alasan Formula E Diselenggarakan 3 Tahun Berturut-turut

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan alasan pihaknya menyelenggarakan Formula E dalam tiga tahun berturut-turut.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

PIK2 Terapkan Sistem Polder yang Diadaptasi dari Belanda

Kekhawatiran tenggelamnya suatu wilayah bisa dihindari dengan adanya penerapan sistem polder.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

Anies Ungkap Alasan Pembangunan ITF di Jakarta Molor

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan alasan molornya pembangunan Intermediate Treatement Facility (ITF).

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

Program DP Nol Rupiah, Anies Habiskan Rp 219 Miliar

Anies Baswedan mengatakan telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 219 miliar hingga Oktober 2021 untuk merealisasikan program DP (down payment) Nol Rupiah.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

Ingin Turun Level Seperti Jabodetabek, Kabupaten Bogor Harapkan Bantuan

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengaku sedih saat mengetahui Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang dikeluarkan dari aglomerasi Jabodetabek.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

Wali Kota Jakpus Akan Kembangkan Produk Jakpreneur

Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma mengatakan akan mengembangkan produk Jakpreneur ke depannya.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

Bima Arya Ingatkan Jajarannya Siaga Bencana

Bima Arya meminta aparat wilayah untuk atensi titik-titik rawan banjir dan kegiatan normalisasi, drainase, saluran air digiatkan.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

PPKM Turun Level, Pengunjung Mal Plaza Senayan Lebihi Ketentuan

PPKM level 2 telah diterapkan di Jakarta. Hal tersebut berdampak pada keamanan Mal Plaza Senayan dan Senayan City yang diperketat pada Selasa (19/10/2021).

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

5 Begal Bersenjata Tajam Berhasil Dibekuk Polisi

Kawanan begal ini kerap beraksi di wilayah Bekasi, Jawa Barat.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Liga Champions


# Singapura


# PPKM



TERKINI
LAN Terbitkan Indeks Kualitas Kebijakan sebagai Instrumen Penilaian Reformasi Birokrasi

LAN Terbitkan Indeks Kualitas Kebijakan sebagai Instrumen Penilaian Reformasi Birokrasi

POLITIK | 19 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings