Penetapan Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi: Diduga Ada Kelalaian
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penetapan Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi: Diduga Ada Kelalaian

Senin, 20 September 2021 | 18:34 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com- Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, telah menetapkan tiga orang petugas Lembaga Pemasyarakat Kelas I Tangerang, sebagai tersangka kasus kebakaran karena diduga ada unsur kealpaan atau kelalaian dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Tubagus Ade Hidayat mengatakan, ketiga tersangka berinsial RU, S dan Y diduga melakukan kealpaan atau kelalaian yang diatur dalam Pasal 359 KUHP.

"Pasal 359, meninggalnya seseorang itu disebabkan karena diduga adanya kealpaan. Siapa saja yang ditetapkan sebagai tersangka dalam gelar perkara tadi pagi, itu ada sementara ini tiga orang yang semuanya adalah petugas dari lapas," ujar Tubagus, Senin (20/9/2021).

Pasal 359 KUHP berbunyi, "Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun."

Menyoal apa kealpaan yang diduga dilakukan petugas lapas, Tubagus tidak merincinya karena merupakan materi penyidikan.

"Sedangkan bentuk kealpaanya mungkin tidak kita uraikan secara khusus, karena ini merupakan materi dari pada penyidikan," ungkapnya.

Sejak awal penyelidikan dan penyidikan kasus kebakaran lapas, polisi mengusut adanya dugaan unsur Pasal 187 KUHP, Pasal 188 KUHP dan Pasal 359 KUHP.

"Pasal 359, objeknya materilnya akibat yang ditingggalkan adalah meninggalnya seseorang. Sedangkan Pasal 187, Pasal 188, objeknya penyebab kebakaran. Pasal 187 dan Pasal 188 KUHP, penyidik masih membutuhkan pemenuhan alat bukti lain. Sehingga tersangka yang diumumkan hari ini adalah tersangka yang memenuhi unsur Pasal 359 KUHP berdasarkan alat bukti," katanya.

Ihwal Pasal 359 KUHP, Tubagus menegaskan, objeknya adalah meninggalnya seseorang. Jadi penerapan Pasal 359 orangnya harus meninggal atau luka berat.

"Faktanya, dalam peristiwa tersebut ada berapa orang yang meninggal. Artinya akibat materilnya sudah terjawab, betul ada. Kemudian sebabnya orang meninggal itu karena apa. Ini juga menjadi alat bukti," jelasnya.

Sebabnya orang meninggal, kata Tubagus, memang bisa saja terjadi bukan karena kebakaran. Tetapi dalam kasus ini, berdasarkan hasil visum dan keterangan ahli meninggalnya korban dinyatakan dengan beberapa tanda-tanda antara lain ada jelaga di tengkoraknya, kemudian kandungan Co2 di dalam darah dan sebagainya.

"Yang kemudian disimpulkan bahwa meninggalnya seseorang itu karena kebakaran, karena terbakar. Kenapa orang ini terbakar, disebabkan karena ada rangkaian peristiwa kebakarakan," katanya.

Lalu bagaimana unsur lalainya, Tubagus mengungkapkan, hal itu dipadukan dengan standar operasional prosedur yang berlaku di lingkungan lapas.

"Ketika tidak adanya kesesuian SOP dengan pelaksanaan, maka itulah sebagai bentuk kelalaian. Detailnya apa, pun bentuk dan lain sebagainya, biarlah itu menjadi materi penyidikan," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kereta LRT Jabodebek yang Tabrakan Dibawa ke Madiun

Kejadian tersebut merupakan kecelakaan kerja pada saat proses uji gerak (dinamis) LRT di lintasannya.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Wagub Riza Bantah Konser BTS di JIS Langkah Politik Anies untuk Pilpres 2024

Wagub DKI Ahmad Riza Patria membantah rencana konser BTS di JIS sebagai langkah politik Gubernur DKI Anies Baswedan untuk Pilpres 2024.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Pemprov DKI: Sampel Biota Laut di Teluk Jakarta Tidak Terindikasi Parasetamol

Kepala DKPKP DKI Jakarta Suharini Eliawati memastikan sampel biota laut termasuk ikan yang diambil dari Teluk Jakarta tidak terindikasi parasetamol.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Ayu Ting Ting Kembali Laporkan Pemilik Akun Media Sosial

Pedangdut Ayu Ting Ting kembali melaporkan pemilik akun itu dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Jakpro Jajaki Konser BTS di Jakarta International Stadium

Salah satu yang rencananya adalah konser musik grup Korean Pop (K-Pop) asal Korea Selatan Bangtan Boys (BTS).

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Besok, DPRD DKI Panggil Dishub dan Transjakarta Terkait Tabrakan yang Tewaskan 2 Orang

DPRD DKI akan memanggil dan meminta klarifikasi Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dan Transjakarta atas tabrakan maut yang menewaskan dua orang, besok.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Pengamat Transportasi: KNKT Harus Selidiki Penyebab Tabrakan Bus Transjakarta

Analis kebijakan transportasi, Azas Tigor Nainggolan menyatakan KNKT harus turun tangan menyelidiki tabrakan bus Transjakarta yang menewaskan dua orang.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

PT Transjakarta dan Jasa Raharja Temui Keluarga Korban Tabrakan Bus

Pegawai Jasa Raharja dan PT Transjakarta mendatangi keluarga korban meninggal dalam kecelakaan bus Transjakarta di halte Cawang Ciliwung, Jakarta Timur, Senin.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Ini Alasan Rachel Vennya Mengubah Warna Mobil Tidak Sesuai STNK

Rachel Vennya mengakui mengubah warna kendaraan mobilnya sehingga berbeda dari yang tertera di STNK.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Rachel Vennya Diperiksa 2 Jam di Polda Gara-gara Pelat "RFS" Mobil Alphard

Rachel Vennya memenuhi panggilan Polda Metro Jaya dan menjalani pemeriksaan selama dua jam pada Selasa (26/10/2021).

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021


TAG POPULER

# Kapolres Nunukan


# Cristiano Ronaldo


# Sudi Silalahi


# Upah Minimum


# Valentino Rossi



TERKINI
KPK Ingatkan Azis Syamsuddin Soal Keterangan Palsu di Persidangan

KPK Ingatkan Azis Syamsuddin Soal Keterangan Palsu di Persidangan

NASIONAL | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings