PPKM Level 3, DKI Izinkan Sektor Non Esensial Beroperasi dengan Kapasitas 25%
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PPKM Level 3, DKI Izinkan Sektor Non Esensial Beroperasi dengan Kapasitas 25%

Rabu, 22 September 2021 | 18:36 WIB
Oleh : Yustinus Paat / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengizinkan sektor non esensial untuk beroperasi di Jakarta dengan penerapan protokol kesehatan ketat selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 dari 21 September hingga 4 Oktober 2021. Syarat untuk pembukaan sektor esensial ini adalah kapasitas maksimal 25% dan para pegawainya sudah divaksinasi Covid-19.

Ketentuan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1122 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Corona Virus Disease 2019. Kebijakan ini juga merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 43 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

“Kegiatan di sektor non-esensial dengan syarat diberlakukan 25% Work From Office (WFO) bagi pegawai yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja,” tulis Anies dalam Kepgub tersebut.

Berikut ini pengaturan lengkap Anies untuk kegiatan pada tempat kerja/perkantoran pada masa PPKM Level 3 hingga 4 Oktober mendatang:

1. Sektor non-esensial:

Diberlakukan 25% WFO bagi pegawai yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja

2. Sektor esensial:

a. Keuangan dan perbankan hanya meliputi asuransi, bank, pegadaian, bursa berjangka, dana pensiun, dan lembaga pembiayaan yang berorientasi pada pelayanan fisik dengan pelanggan diizinkan dengan kapasitas maksimal 50% staf untuk lokasi yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat, serta 25% untuk pelayanan administrasi perkantoran guna mendukung operasional

b. Pasar modal (yang berorientasi pada pelayanan dengan pelanggan dan berjalannya operasional pasar modal secara baik) dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50% staf

c. Teknologi informasi dan komunikasi meliputi operator seluler, data center, internet, pos, media terkait dengan penyebaran informasi kepada masyarakat dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50% staf

d. Perhotelan non penanganan karantina:

- Wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi guna melakukan skrining terhadap semua pegawai dan pengunjung

- Kapasitas maksimal 50% dan hanya pengunjung dengan kategori hijau dan kuning dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk;

- Fasilitas pusat kebugaran/gym, ruang pertemuan/ruang rapat/meeting room, dan ruang pertemuan dengan kapasitas besar/ballroom diizinkan buka dengan memakai aplikasi Peduli Lindungi dan kapasitas maksimal 50%, serta penyediaan makanan dan minuman pada fasilitas besar/ballroom disajikan dalam boks dan tidak ada hidangan prasmanan; dan

- Pengunjung usia di bawah 12 (dua belas) tahun harus menunjukkan hasil negatif Antigen (H-1)/PCR (H-2).

e. Industri orientasi ekspor dan penunjangnya di mana pihak perusahaan harus menunjukkan bukti contoh dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) selama 12 (dua belas) bulan terakhir atau dokumen lain yang menunjukkan rencana ekspor dan wajib memiliki Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) dengan memperhatikan pengaturan teknis dari Kementerian Perindustrian.

- Hanya dapat beroperasi dengan pengaturan sif dengan kapasitas maksimal 50% staf hanya di fasilitas produksi/pabrik;

- 10% untuk pelayanan administrasi perkantoran guna mendukung operasional,

- Menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk pengaturan masuk dan pulang; dan

- Makan karyawan tidak bersamaan.

f. Sektor esensial pada sektor pemerintahan: mengikuti ketentuan teknis yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.

3. Sektor kritikal:

a. Kesehatan
b. Keamanan dan ketertiban
c. Penanganan bencana
d. Energi
e. Logistik, pos, transportasi, dan distribusi terutama untuk kebutuhan pokok masyarakat
f. Makanan dan minuman serta penunjangnya, termasuk untuk ternak/hewan peliharaan
g. Pupuk dan petrokimia
h. Semen dan bahan bangunan
i. Objek vital nasional
j. Proyek strategis nasional;
k. Konstruksi (infrastruktur publik termasuk infrastruktur telekomunikasi dan penyiaran)
l. Utilitas dasar (listrik, air, dan pengelolaan sampah).

- Untuk huruf (a) dan huruf (b) dapat beroperasi 100% staf tanpa ada pengecualian dan dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat

- Untuk huruf (c) sampai dengan huruf (l) dapat beroperasi 100% maksimal staf, hanya pada fasilitas produksi/konstruksi/pelayanan kepada masyarakat dan untuk pelayanan perkantoran guna mendukung operasional, diberlakukan maksimal 25% staf

- Perusahaan yang termasuk dalam sektor pada huruf (d), (e), (f), (g), (h), (k), (l) wajib untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi guna melakukan skrining terhadap semua pegawai dan pengunjung yang masuk kepada fasilitas produksi/konstruksi/pelayanan dan wilayah administrasi perkantoran

- Perusahaan yang termasuk dalam kategori sektor sesuai huruf (c) wajib mendapatkan rekomendasi dari Kementerian teknis pembina sektornya sebelum dapat memperoleh akses untuk menggunakan PeduliLindungi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

20 Korban Tabrakan Bus Tranjakarta Masih Dirawat di Rumah Sakit

Sebanyak 20 orang dari 37 orang korban luka dalam tabrakan bus Transjakarta di Cawang, Jakarta Timur masih dirawat di rumah sakit.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Tempat Indekos, Polisi Tangkap 4 Pelaku

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggerebek indekos yang menjadi kantor operasional pinjol ilegal di Cengkareng, Jakbar. Polisi menangkap empat penagih utang.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Tabrakan Antarbus, Ini Peringatan Keras Wagub Riza Patria untuk Transjakarta

Kecelakaan ini menjadi pelajaran penting bagi jajaran Transjakarta untuk lebih berhati-hati agar tabrakan tidak terjadi lagi.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Anies Pastikan Review Transjakarta Usai Tabrakan yang Tewaskan 2 Orang

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan meninjau atau review Transjakarta usai tabrakan yang menewaskan dua orang dan melukai 37 orang lainnya.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Kota Bogor Proyeksikan 4 Pedestrian Lagi di Jalur Protokol hingga 2024

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana menata empat jalur protokol dengan pedestrian hingga 2024.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Anies Jamin Para Korban Tabrakan Maut Bus Transjakarta Dapat Tanggungan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan para korban tabrakan bus Transjakarta di Cawang akan mendapat tangungan dari Transjakarta.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Polisi Selidiki Sampel Nasi Kotak yang Diduga Sebabkan Warga Koja Keracunan

Kepolisian Sektor Koja menyelidiki sampel nasi kotak yang dibagikan oleh kader PSI dan diduga menyebabkan sejumlah warga Koja, Jakarta Utara, keracunan.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Pemanfaatan TPST Bantargebang, Rahmat Effendi: Tidak Ada Penambahan Hak dan Kewajiban

Rahmat Effendi menegaskan tidak ada penambahan hak dan kewajiban dari Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Bekasi dalam pengelolaan lahan di TPST Bantargebang.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Dentuman Keras Terdengar saat LRT Jabodebek Tabrakan

Sejumlah warga Cipayung, Jakarta Timur, mengaku mendengar suara dentuman keras saat terjadi tabrakan kereta light rail transit (LRT) Jabodebek.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021



TAG POPULER

# Tes PCR


# Greysia Polii/Apriyani Rahayu


# Cristiano Ronaldo


# PSIS


# Sekjen Kemendagri



TERKINI
LADI Berjuang untuk Lepas dari Jeratan Sanksi WADA

LADI Berjuang untuk Lepas dari Jeratan Sanksi WADA

OLAHRAGA | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings