Dituduh Ancam Pakai Pistol, Ini Jawaban Wanita Anggota DPRD Kota Tangerang
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dituduh Ancam Pakai Pistol, Ini Jawaban Wanita Anggota DPRD Kota Tangerang

Kamis, 23 September 2021 | 23:23 WIB
Oleh : Chairul Fikri / BW

Tangerang, Beritasatu.com - Anggota DPRD Kota Tangerang Epa Emilia menanggapi berita pengeroyokan dan pengancaman terhadap seorang pria bernama Jopi Amir.

Jopi melaporkan pengancaman itu Polres Metro Tangerang Kota dengan nomor LP/B/1034/IX/SPKT/Polres Metro Tangerang Kota/Polda.

Dalam keterangan pers yang disampaikan kepada media, Epa Emilia, wanita yang berasal dari Fraksi PDI-P DPRD Kota Tangerang tersebut membantah melakukan pengeroyokan dan pengancaman dengan pistol seperti yang dilaporkan Jopi.

"Jadi yang terjadi tanggal 19 September 2021 itu sebenarnya bukan pengeroyokan. Gimana mau dibilang ngeroyok. Orang saya datang ke lokasi sendiri sedangkan di lokasi itu ada lima orang termasuk saudara Jopi. Dalam pertemuan itu, saya berupaya mengklarifikasi urusan bisnis interior yang dikerjakan oleh saudara Jopi," ungkap Epa.

Berdasarkan kronologi, Epa mengaku awalnya meminta Jopi untuk mencarikan orang yang memiliki usaha interior untuk mempercantik tempat usahanya. Saat itu, ujar Epa, Jopi meminta dirinya mentransfer uang Rp 225 juta. Namun, saat sudah ketemu dengan pengusaha interior, tiba-tiba pengusaha itu minta tambahan Rp 90 juta.

Berdasar pengakuan pengusaha interior, uang yang diberikan Jopi hanya Rp125 juta. Padahal pada kenyataannya, Epa sudah member Jopi Rp 225 juta.

"Saat itu saya minta ketemu dengan saudara Jopi dan saat pertemuan itu saya hanya diantar sopir saya, bernama Pabuadi ke lokasi pertemuan. Dan saat itu di dalam ternyata ada lima orang termasuk Jopi. Dan saya coba klarifikasi tentang uang Rp 225 juta, kenapa hanya Rp 125 juta yang dikasih ke tukang interiornya. Dari situ saya langsung coba ambil handphon nya, dan ingin Jopi mengatakan yang sebenarnya, tetapi tiba-tiba saya dipiting oleh Jopi," terangnya.

"Akibat pitingan itu saya refleks teriak dan didengar oleh sopir saya dan langsung masuk dan berupaya menolong saya. Namun, karena kita cuma berdua sementara dia berlima, kita pasti kalahlah, dan yang terjadi sopir saya kontan mengeluarkan senjata api jenis air softgun yang digunakan untuk memukul saudara Jopi, dan mungkin karena takut akhirnya dia mengajak berunding, padahal pistol itu kosong dan hanya air softgun," lanjutnya.

Kondusif
Epa menambahkan, saat situasi mulai kondusif, Jopi menawarkan perdamaian. Dalam surat perdamaian, Jopi akan bertanggung jawab dan tidak memperpanjang lagi masalah itu.

"Tetapi kok malah tanggal 20 September saya dilaporkan ke polisi di mana saya dibilang melakukan pengeroyokan dan mengancam dengan pistol, padahal yang terjadi tidak seperti itu, pistol dengan jenis air softgun itu hanya untuk membela diri. Dan anehnya, dalam pelaporan itu dia pakai KTP palsu. Dalam pelaporannya dia pakai KTP usianya 26 tahun, sementara saat awal kita bisnis dia pakai KTP kelahiran tahun 1970 yang artinya umurnya 51 tahun," tambahnya lagi.

Akibat kasus itu, Epa akhirnya melaporkan balik Jopi ke pihak kepolisian pada Rabu (22/9/2021) atas tindakan pencemaran nama baik dan penipuan.

"Yang pasti saya siap bila memang dipanggil dan dikonfrontasi dengan Jopi. Dan senjata api jenis air softgun itu sudah kita serahkan ke pihak kepolisian untuk penyidikan," tuturnya lagi.

Epa mengaku tak hanya merasa dirugikan oleh Jopi terkait bisnis interior senilai Rp 225 juta tersebut. Sebelum kasus itu, Epa dan Jopi sudah pernah terlibat dalam bisnis pinjam meminjam. Jopi meminjam uang Rp 1 miliar untuk bisnis properti.

"Saat pinjam itu dia menyerahkan sebuah sertifikat tanah yang diungkapkan sebagai jaminan. Namun, belakangan saya baru tahu ternyata sertifikat yang dijaminkan adalah sertifikat orang yang dititipkan kepada Jopi untuk dibantu penjualan tanahnya. Dan ini saya baru tahu saat kejadian ini. Jadi dalam dua kasus ini saya rugi hampir Rp 1,225 miliar, ditambah nama baik saya sebagai anggota DPRD Kota Tangerang dicemarkan," tandasnya.

Epa telah menceritakan kepada PDI-P yang menaunginya. Dia menegaskan kasus ini murni kasus bisnis dan pribadi bukan kasus menyangkut partai dan lembaga DPRD yang kini disandangnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jakarta Pagi Cerah Berawan, Siang Sebagian Wilayah Hujan Ringan

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, pada pagi hari semua wilayah Jakarta diperkirakan mulai dari berawan hingga cerah berawan.

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

Ini Upaya BPBD Kota Tangerang Antisipasi Banjir di Musim Hujan

BPBD Kota Tangerang melakukan sejumlah upaya untuk mengantisipasi banjir di musim hujan.

MEGAPOLITAN | 20 Oktober 2021

Jakarta PPKM Level 2, Anies Tetap Ingatkan Warga Disiplin Protokol Kesehatan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tetap mengingatkan warga untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan meski Jakarta berstatus PPKM level 2

MEGAPOLITAN | 20 Oktober 2021

Antisipasi Kerumunan di Masa PPKM Level 2, Begini Langkah Pemkot Bogor

Pemkot Bogor menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk mencegah kerumunan di masa PPKM Level 2. Apa saja?

MEGAPOLITAN | 20 Oktober 2021

Kapolda Banten Segera Diperiksa Terkait Oknum Polisi Banting Mahasiswa

Divisi Propam Mabes Polri akan segera memeriksa Kapolda Banten. Pemeriksaan itu terkait insiden oknum polisi membanting mahasiswa.

MEGAPOLITAN | 20 Oktober 2021

Viani Limardi: PSI Terlalu Arogan dan Merasa Paling Kuat

Viani Limardi menilai PSI terlalu arogan dan merasa paling kuat. Arogansi itu membuat PSI bertindak seenaknya hingga memfitnah dirinya.

MEGAPOLITAN | 20 Oktober 2021

Anta Ginting Maju Menjadi Caketum Kadin Jakarta Timur

Anta Ginting mendaftarkan diri menjadi bakal calon ketua umum Kadin Jakarta Timur periode 2021-2026.

MEGAPOLITAN | 20 Oktober 2021

PPKM Level Dua, Bogor Uji Coba Pembukaan Taman dan Tempat Hburan Malam

ali Kota Bogor, Bima Arya menyebut bakal melakukan uji coba pembukaan sejumlah taman publik dan tempat hiburan malam (THM).

MEGAPOLITAN | 20 Oktober 2021

Bentrok Ormas dan Debt Collector, Polres Metro Tangerang Kota Amankan 13 Orang

Polres Metro Tangerang Kota mengamankan 13 orang terkait bentrokan antara kelompok ormas dengan debt collector di kawasan Karawaci, Selasa (19/10/2021) kemarin.

MEGAPOLITAN | 20 Oktober 2021

Dimutasi, Aipda Ambarita: Saya Setia kepada Pimpinan Negara

Aipda Ambarita menegaskan tetap menjunjung nilai-nilai Bhayangkara, salah satunya Satya Haprabu atau setia kepada pimpinan negara.

MEGAPOLITAN | 20 Oktober 2021


TAG POPULER

# Losmen Bu Broto


# Pedang Perang Salib


# Syarat Perjalanan Domestik


# Aipda Ambarita


# Anies Baswedan



TERKINI
Pengamat: Naik Pesawat Wajib Tes PCR Bebani Calon Penumpang dan Maskapai

Pengamat: Naik Pesawat Wajib Tes PCR Bebani Calon Penumpang dan Maskapai

EKONOMI | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings