Pemprov DKI Surati Kemendikbudristek Minta Data 25 Klaster Covid-19 di Sekolah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemprov DKI Surati Kemendikbudristek Minta Data 25 Klaster Covid-19 di Sekolah

Kamis, 23 September 2021 | 23:52 WIB
Oleh : Yustinus Paat / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya akhirnya mengirimkan surat kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk meminta data 25 klaster Covid-19 di sekolah selama penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Jakarta. Pasalnya, hingga saat ini, Pemprov DKI belum memiliki data tersebut.

“Kami sudah menyurati Kemdikbudristek minta data persisnya, sejauh ini kita belum dapat datanya, maka Dinkes sudah bersurat minta data dari Kemdikbudristek terkait adanya kemungkinan klaster di sekolah,” ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (23/9/2021).

Riza mengatakan hingga saat ini pihaknya masih meyakini proses PTM di sekolah-sekolah di Jakarta dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat, disiplin dan bertanggung jawab. PTM, kata dia, tetap berjalan di 610 sekolah dan akan ditambahkan 890 sekolah pada 27 September mendatang sehingga totalnya nanti menjadi 1500 sekolah yang ikut PTM di Jakarta. “Insyalah tetap jalan (penambahan 890 sekolah),” pungkas Riza.

Sebelumnya, Kepala Bagian Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah menegaskan hingga saat ini, hanya ada 1 klaster Covid-19 dari kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di 610 sekolah. Klaste ini terjadi di SDN Klender 03, di mana kasus positif Covid-19 satu siswa menularkan ke satu siswa lainnya.

“Kalau sudah lebih dari satu menularkan (Covid-19), itu dikatakan klaster, tentunya seperti SDN Klender 03,” ujar Taga saat dihubungi wartawan, Kamis (23/9/2021).

Taga mengatakan, selama PTM berlangsung di Jakarta dari 30 Agustus 2021 lalu hingga saat ini, terdapat 6 sekolah yang ditemukan kasus positif Covid-19 di Jakarta. Dari 6 sekolah tersebut, kata dia, hanya satu sekolah yang menjadi klaster PTM dan sisanya merupakan klaster keluarga.

“Kalau klaster itu hanya 1 yang di SDN Klender 03, itu pun sudah ditracing lagi hanya (satu yang terpapar Covid-19 dari temannya), tiada lagi yang lain,” ungkap Taga.

Taga enggan memberikan komentar soal informasi dari Kemdikbudristek yang menyebutkan adanya 25 klaster Covid-19 PTM di Jakarta. Taga hanya mengungkap data yang diperoleh Disdik DKI dari laporan 610 sekolah, yakni hanya satu sekolah yang menjadi klaster Covid-19 PTM.

Lebih lanjut, Taga menuturkan, pihaknya melaksanakan PTM selama ini dengan protokol kesehatan yang ketat. Bahkan protokol kesehatan ini sudah dipastikan jauh sebelum Disdik memberikan izin kepada sekolah mengikuti PTM, yakni melalui asesmen 1, asesmen 2 dan pelatihan para guru.

“Kalau protokol kesehatan dari awal ketat walaupun ada atau tidak adanya kasus, prokes ketat kita akan optimalkan karena ini kunci dari kita disdik mengkawal PTM terbatas. Kalau kendur sedikit berbahaya. Dari ratusan sekolah ikut PTM, alhamdulillah bersyukur hanya 6 sekolah terindentifikasi. Ini menujukkan komitmen prokes dijaga betul,” tegas dia.

Menurut Taga, justru dengan protokol kesehatan ketat ini, bisa ditemukan 6 sekolah yang siswa atau gurunya terpapar Covid-19. Karena, awalnya mereka diketahui terpapar Covid umumnya dari pengecekan suhu tubuh.

Sebagaimana diketahui, informasi mengenai adanya klaster PTM di Jakarta tertera di situs Kemendikbudristek https://sekolah.data.kemdikbud.go.id/kesiapanbelajar/home/survey-ptm-dashboard-spasial, yang menyebutkan terdapat 25 klaster pada PTM dengan jumlah peserta didik yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 241 orang. Sumber data ini berasal dari dari aplikasi Survey Sekolah yang diambil per 22 September 2021.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jakarta Pagi Cerah Berawan, Siang Sebagian Wilayah Hujan Ringan

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, pada pagi hari semua wilayah Jakarta diperkirakan mulai dari berawan hingga cerah berawan.

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

Ini Upaya BPBD Kota Tangerang Antisipasi Banjir di Musim Hujan

BPBD Kota Tangerang melakukan sejumlah upaya untuk mengantisipasi banjir di musim hujan.

MEGAPOLITAN | 20 Oktober 2021

Jakarta PPKM Level 2, Anies Tetap Ingatkan Warga Disiplin Protokol Kesehatan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tetap mengingatkan warga untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan meski Jakarta berstatus PPKM level 2

MEGAPOLITAN | 20 Oktober 2021

Antisipasi Kerumunan di Masa PPKM Level 2, Begini Langkah Pemkot Bogor

Pemkot Bogor menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk mencegah kerumunan di masa PPKM Level 2. Apa saja?

MEGAPOLITAN | 20 Oktober 2021

Kapolda Banten Segera Diperiksa Terkait Oknum Polisi Banting Mahasiswa

Divisi Propam Mabes Polri akan segera memeriksa Kapolda Banten. Pemeriksaan itu terkait insiden oknum polisi membanting mahasiswa.

MEGAPOLITAN | 20 Oktober 2021

Viani Limardi: PSI Terlalu Arogan dan Merasa Paling Kuat

Viani Limardi menilai PSI terlalu arogan dan merasa paling kuat. Arogansi itu membuat PSI bertindak seenaknya hingga memfitnah dirinya.

MEGAPOLITAN | 20 Oktober 2021

Anta Ginting Maju Menjadi Caketum Kadin Jakarta Timur

Anta Ginting mendaftarkan diri menjadi bakal calon ketua umum Kadin Jakarta Timur periode 2021-2026.

MEGAPOLITAN | 20 Oktober 2021

PPKM Level Dua, Bogor Uji Coba Pembukaan Taman dan Tempat Hburan Malam

ali Kota Bogor, Bima Arya menyebut bakal melakukan uji coba pembukaan sejumlah taman publik dan tempat hiburan malam (THM).

MEGAPOLITAN | 20 Oktober 2021

Bentrok Ormas dan Debt Collector, Polres Metro Tangerang Kota Amankan 13 Orang

Polres Metro Tangerang Kota mengamankan 13 orang terkait bentrokan antara kelompok ormas dengan debt collector di kawasan Karawaci, Selasa (19/10/2021) kemarin.

MEGAPOLITAN | 20 Oktober 2021

Dimutasi, Aipda Ambarita: Saya Setia kepada Pimpinan Negara

Aipda Ambarita menegaskan tetap menjunjung nilai-nilai Bhayangkara, salah satunya Satya Haprabu atau setia kepada pimpinan negara.

MEGAPOLITAN | 20 Oktober 2021


TAG POPULER

# Losmen Bu Broto


# Pedang Perang Salib


# Syarat Perjalanan Domestik


# Aipda Ambarita


# Anies Baswedan



TERKINI
Kurs Rupiah Melemah ke Rp 14.110 Pagi Ini

Kurs Rupiah Melemah ke Rp 14.110 Pagi Ini

EKONOMI | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings