Kontrak Bantargebang Segera Berakhir, DPRD Minta Pemprov DKI Serius Kelola Sampah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kontrak Bantargebang Segera Berakhir, DPRD Minta Pemprov DKI Serius Kelola Sampah

Jumat, 24 September 2021 | 00:10 WIB
Oleh : Yustinus Paat / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Kontrak Bantargebang sebagai tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) segera berakhir pada di Oktober 2021. DPRD DKI pun meminta Pemprov DKI serius menangani pengelolaan sampah.

Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta August Hamonangan menilai Pemprov DKI Jakarta tidak punya pilihan selain meminta perpanjangan kontrak karena minimnya upaya Pemprov DKI dalam mencari solusi pengelolaan sampah agar tidak lagi bergantung pada Bantargebang.

“Pemprov DKI tidak serius mengelola sampah Jakarta, padahal ini adalah hal yang penting dan sangat krusial di kehidupan sehari-hari masyarakat Jakarta,” August Hamonangan di Jakarta, Kamis (23/9/2021).

August menyoroti proyek ITF (Intermediate Treatment Facility) Sunter yang digadang-gadang dapat menggantikan Bantargebang saat ini jalan di tempat. Proyek yang dimulai sejak Desember 2018 ini terhenti akibat kesulitan mendapat pendanaan setelah mundurnya mitra asing Fortum. August juga menyayangkan Pemprov DKI melalui Ingub 49/2021 baru berencana meminta pinjaman daerah untuk ITF Sunter pada Januari 2022 mendatang.

“Mengapa baru mulai bergerak di sisa 9-10 bulan sebelum jabatan Gubernur Anies berakhir? Mengapa isu sampah tidak pernah jadi prioritas,” kata dia.

Upaya lain yakni pembangunan FPSA (Fasilitas Pengolahan Sampah Antara) Tebet pun hingga kini menuai pro-kontra penolakan warga. Sedari awal, warga Tebet telah meminta Gubernur Anies untuk mempertimbangkan ulang pembangunan FPSA tersebut karena berdekatan dengan permukiman, Taman Tebet, serta Ruang Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Akasia.

FPSA tersebut disinyalir mengeluarkan bau tak sedap dan berpotensi menyebabkan gangguan pernapasan pada warga sekitar karena lokasinya yang berdekatan dengan rumah warga.

“Pemprov DKI perlu serius mengevaluasi kebijakan pengelolaan sampah Jakarta dan mencari solusi pembangunan 4 ITF yang sekarang masih mandek. Ini permasalahan yang jauh lebih penting ketimbang menghabiskan anggaran untuk membangun tugu-tugu raksasa,” kata August.

Dibutuhkan terobosan dan inovasi untuk mengolah sampah Jakarta, salah satunya pengelolaan sampah berbasis komunitas, seperti program budidaya maggot BSF (Black Soldier Fly) yang dapat diduplikasi di tingkat RT/RW seluruh Jakarta.

“Kita mulai dari lingkungan terkecil, ini patut dikembangkan karena mayoritas sampah di Jakarta adalah sampah organik yang menjadi pakan maggot dan maggot-nya pun dapat dijual untuk memperoleh uang tambahan bagi komunitas,” jelasnya.

Sementara Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Nova Harivan Paloh mengatakan, hingga saat ini belum ada satupun ITF yang dicanangkan Pemprov DKI Jakarta terbangun ataupun beroperasi. Pembangunan ITF Sunter dan empat wilayah lainnya diketahui telah menjadi program prioritas Gubernur DKI dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2017-2022.

“ITF aja belum terbangun sampai sekarang kan, ini bagaimana ada solusinya yang artinya tumpukan dari Bantargebang ini bisa dikurangi. Kalau ITF sudah selesai dibangun di wilayah Jakarta tentunya di sana sudah bisa mengecil di sana. Kalau sekarang kita sudah bisa kelola di Jakarta, rencana awal ada empat ITF itu sudah tidak perlu lagi kontrak dengan Bantargebang,” kata Nova.

Senada dengan Nova, anggota Komisi D DPRD DKI Judistira Hermawan juga mendorong agar pembangunan empat ITF segera dilakukan agar setidaknya dapat menampung volume sampah warga Ibu Kota yang kini telah terakumulasi hingga 8.000 ton per hari.

“Sampah yang kita hasilkan ini kan jumlahnya sangat besar, hampir 8.000 ton per hari, dari rumah tangga, industri, perkantoran dan sebagainya, ini kan harus dikelola dengan baik, jangan sampai jadi masalah baru,” tutur Judistira.

Dalam kunjungan kerja ke TPST Bantargebang 29 Januari 2020 lalu, Komisi D DPRD DKI Jakarta mendapatkan informasi mengenai antisipasi fungsi kelayakan TPST Bantargebang Bekasi di saat ITF belum dilanjutkan.

Salah satunya, melalui proyek percontohan landfill mining yang dikerjasamakan dengan pihak swasta untuk penambahan umur TPST Bantargebang Bekasi hingga 1,5 tahun. Bahkan, menghasilkan produk seperti tanah kompos ataupun sampah anorganik yang diolah menjadi bahan bakar alternatif pengganti batu bara.

Cara ini disebut bisa mengurangi tumpukan sampah dan dapat dijadikan sebagai bahan bakar alternatif. Sampah yang akan dibuang nantinya akan masuk ke proses pengolahan landfill mining dan diproses menjadi refused derived fuel yang bisa dijadikan bahan bakar. Bahan bakar ini nantinya bisa dimanfaatkan untuk industri pembangkit listrik dan sampah sisa pembakaran bisa digunakan untuk industri konstruksi seperti pembuatan semen.

Selain itu, kegiatan landfill mining akan dilakukan di Zona IC, IV dan III dengan luas lahan 29,26 hektare (ha). Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan reprofiling yang bertujuan menstabilkan lereng dengan pemasangan sheetpile di zona I, II dan V dengan total 47,46 ha. Serta, reprofiling dan penutupan zonasi alih fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk Zona VI A dan VI B seluas 4,70 ha.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Nama Jalan Ataturk Picu Polemik, Wagub Riza Usulkan Nama Kota ke Turki

Sebaiknya penamaan jalan tersebut tidak menggunakan nama tokoh di Turki, tetapi mengambil nama salah satu kota yang ada di Turki seperti Istanbul atau Ankara.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2021

Anies Baswedan Harap KAHMI Jaya Jaga Keharmonisan

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berharap KAHMI Jaya dapat menjaga keharmonisan warga Jakarta. Hal itu dikatakan Anies saat membuka Muswil ke-10 KAHMI Jaya.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2021

Mahasiswa yang Dibanting Brigadir NP Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Muhammad Fariz Amrullah, mahasiswa yang menjadi korban pembantingan polisi mempertimbangkan menempuh jalur hukum dengan melaporkan Brigadir NP secara pidana.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2021

Pelajar Positif Covid-19, Wali Kota Depok Pastikan PTM Berlanjut

PTM yang saat ini berjalan di Kota Depok tidak akan dihentikan kendati ditemukan beberapa pelajar yang terpapar Covid-19.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2021

Terpapar dari Luar Ponpes, Santri di Depok Positif Covid-19

Sebanyak 46 penghuni Pondok Pesantren (Ponpes) Babussalam, Mekarsari, Cimanggis, Kota Depok, dilaporkan positif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2021

PTM, 46 Santri Ponpes di Depok Dilaporkan Positif Covid-19

setelah diberlakukan PTM, sebanyak 46 santri Pondok Pesantren Babussalam, Cimanggis, Depok dilaporkan positif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2021

Pemprov DKI Buka 32 Titik Wisata di Kepulauan Seribu

Sebanyak 32 titik wisata di Kepulauan Seribu dibuka dengan kapasitas per hari mencapai 25 persen dari jumlah pengunjung yang diizinkan.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2021

Ingat, Mulai Senin Ganjil Genap Jadi 13 Kawasan

Kawasan ganjil genap di DKI Jakarta diperluas menjadi 13 kawasan mulai hari Senin (25/10/2021).

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2021

Pembangunan JIS Capai 76,52%, Pembukaan Akan Hadirkan Juventus, Barcelona, dan Real Madrid

Rencana pembukaan Jakarta International Stadium (JIS) akan menghadirkan pemain U-19 dari klub terbaik Eropa yaitu Juventus, Barcelona, dan Real Madrid.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2021

Polisi Kejar Pelaku Eksibisionis di Kawasan Sudirman

Polsek Menteng menindaklanjuti laporan dugaan tindakan asusila dari seorang pria eksibisionis kepada seorang wanita pejalan kaki di dekat Stasiun Sudirman.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2021


TAG POPULER

# Aipda Ambarita


# WhatsApp


# Tes PCR


# Denmark Terbuka


# Antidoping



TERKINI
Denmark Open: Jojo Tak Bisa Lanjutkan Pertandingan, Indonesia Hanya Kirim 2 Wakil ke Semifinal

Denmark Open: Jojo Tak Bisa Lanjutkan Pertandingan, Indonesia Hanya Kirim 2 Wakil ke Semifinal

OLAHRAGA | 56 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings