Perum Perikanan Jakarta Ajak Tinggalkan Penggunaan Air Tanah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perum Perikanan Jakarta Ajak Tinggalkan Penggunaan Air Tanah

Minggu, 26 September 2021 | 10:14 WIB
Oleh : Bernadus Wijayaka / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Perum Perikanan Indonesia Cabang Jakarta lebih memilih menggunakan air pipa dan meninggalkan air tanah. Perum Perikanan pun mengajak semua pihak untuk meninggalkan penggunaan air tanah.

Sudah sekitar enam tahun Perum Perikanan cabang Jakarta menggunakan air pipa dari Palyja. “Secara prinsip sudah terpenuhi. Terjamin, tidak mengalami kekurangan. Kebutuhan kami 3.000 meter kubik per hari. Air tanah tidak dipakai lagi,” kata General Manager Perum Perikinan Indonesia Cabang Jakarta, Suyono, Sabtu (25/9/2021).

Menurut Suyono, ada beberapa alasan pihaknya meninggal air tanah, salah satunya kualitas airnya tidak sebagus air pipa. “Di sini tingkat korosi tinggi, berbahaya. Selain itu, penggunaan air tanah menyebabkan penurunan tanah. Ini sangat berbahaya, lama-lama bisa tenggelam,” katanya.

Dikatakan, pada awal Perum Perikanan berdiri, ada tiga sumur bor untuk memasok kebutuhan air. Sumur bor itu terakhir digunakan pada 2015. Perusahaan tersebut juga sempat menggunakan sumber lain, yaitu desalinasi air laut. Namun, hal itu tidak berlangsung lama, karena biaya desalinasi air laut sangat tinggi.

“Karena pasokan dari Palyja sudah mencukupi, maka desalinasi air laut tidak digunakan lagi. Kami pakai hanya untuk maintenance untuk alat itu saja, jika didiamkan akan rusak,” katanya.

Alasan lain memilik air pipa, karena biayanya murah, Rp 10.000 per meter kubik. Adapun harga air desalinasi jika dihitung mencapai Rp 16.000-Rp 17.000 per meter kubik.

Untuk desalinasi air laut ada rekanan, yang membantu Perum Perikanan untuk pengoperasian. Namun, desalinasi tidak mampu memenuhi kebutuhan. Di samping itu juga, operasionalnya tergantung kondisi air laut juga. “Jika keruh air laut, makin tinggi biayanya,” kata Suyono.

Dikatakan, Perum Perikanan Indonesia Cabang Jakarta yang terletak di Muara Baru, Jakarta Utara, sebenarnya telah menggunakan air perpipaan sejak sekitar 1984. Namun, pipanya sangat kecil dan air tidak lancar, sehingga mereka menggunakan air tanah. “Sejak 2016, Palyja mengganti pipa dengan ukuran pipa yang sangat besar, sehingga lancar semua,” ujarnya.

Lebih jauh Suyono mengatakan, air perpipaan digunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka yang beraktivitas di lahan 70 hektare. Lahan di lingkungan Perum Perikanan Indonesia tersebut untuk industri perikanan, perkantoran, dan pasar ikan modern.

“Air itu untuk memenuhi kebutuhan perkantoran, industri perikanan. Selain itu, kebutuhan operasional kapal yang bertambat. Setiap kali tambat di situ, maka kami yang mengisi air bersih mereka. Kita punya tangki reservoir, tenant kita 250 pelanggan,” katanya.

Suyono mengaku tidak ada kendala berarti dalam penggunaan air pipa. “Paling gangguan listrik, kebocoran. Namun. tiap kita lapor ada masalah langsung ditindaklanjuti,” ujar Suyono.

Dia berharap, Palyja dapat mempertahankan pelayanan dan terus meningkatkan pelayanan. “Agar air terus stabil. Tentu kualitas dan kuantintas air harus dijaga. Respons terhadap komplain harus terus cepat. Kami mengajak semua pihak meninggalkan penggunaan air tanah,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Detik-Detik Tabrakan Transjakarta Terekam dalam CCTV, Bus Belakang Tak Mengerem

Detik-detik tabrakan antarbus Transjakarta terekam jelas di closed circuit television (CCTV).

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021


Polisi Rekonstruksi Tabrakan Bus Transjakarta dengan Alat 3D

Ditlantas Polda Metro Jaya bersama tim Traffic Accident Analysis Korlantas Polri merekonstruksi tabrakan bus Transjakarta dengan alat tiga Dimensi (3D).

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Ditlantas Polda Metro Jaya Revisi Jumlah Korban Tabrakan Transjakarta

Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono merevisi jumlah korban akibat tabrakan Transjakarta.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Tabrakan Bus Transjakarta Terekam Jelas di CCTV

Dalam CCTV itu terlihat, Transjakarta yang berada di depan tengah berhenti dan beberapa penumpang tengah turun.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Tabrakan Maut, Anies Perintahkan Transjakarta Evaluasi Bianglala

Direktur Operasional PT Transjakarta Prasetia Budi menyampaikan, Gubernur Anies Baswedan memerintahkan agar PT Transjakarta mengevaluasi Bianglala Metropolitan.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

PPKM Level 2, Wagub Riza: DKI Jakarta Nihil RT Zona Merah dan Zona Orange

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan saat ini tidak ada lagi RT zona merah dan zona orange di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Belum Divaksin, 176 Guru di Kota Bogor Tidak Diperkenankan Mengajar PTM

Sebanyak 176 dari 3.435 guru di Kota Bogor tidak diperkenankan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) lantaran belum divaksin.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021




TAG POPULER

# Fahri Hamzah


# LRT Tabrakan


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Tes PCR


# Taliban



TERKINI
PT Inka: Penyebab Tabrakan LRT Jabodebek karena Human Error

PT Inka: Penyebab Tabrakan LRT Jabodebek karena Human Error

MEGAPOLITAN | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings