Gara-gara Paripurna Interpelasi Formula E, Ketua DPRD Akan Dilaporkan ke BK
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Gara-gara Paripurna Interpelasi Formula E, Ketua DPRD Akan Dilaporkan ke BK

Senin, 27 September 2021 | 21:52 WIB
Oleh : Yustinus Paat / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi akan dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD karena telah menetapkan paripurna terhadap agenda yang dinilai siluman atau selundupan, yakni menetapkan jadwal rapat paripurna interpelasi Formula E besok dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) hari ini, Senin (27/9/2021).

Prasetio akan dilaporkan empat Wakil Ketua DPRD DKI, yakni Mohamad Taufik, Zita Anjani, Abdurahman Suhaimi dan Misan Samsuri serta tujuh fraksi DPRD DKI Jakarta. Ketujuh fraksi tersebut adalah Gerindra, PKS, Partai Demokrat, PAN, Nasdem, Golkar dan PKB-PPP.

“Besok, sudah lapor ke BK,” ujar Taufik saat konferensi pers di Tesate Sam Ratulangi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/9/2021).

Taufik mengatakan Prasetio melanggar Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib DPRD DKI khususnya Pasal 80 ayat (3) yang menyebutkan bahwa penandatanganan surat-surat dilakukan oleh Ketua DPRD dengan pemaraf serta paling sedikit 2 orang wakil ketua DPRD. Menurut Taufik, Prasetio menyeludupkan agenda interpelasi Formula E dalam rapat Bamus hari ini karena agenda tersebut tidak ada dalam undangan yang sudah ditandatangani oleh minimal 2 wakil ketua DPRD DKI.

“Jadi setiap agenda itu harus ada undangan. Undangan ini untuk 7 agenda dan ditandatangani (Ketua DPRD) setelah mendapatkan paraf minimal dua pimpinan DPRD. Yang agenda interpelasi itu tidak ada. Kalau yang 7 agenda ini diparaf,” tandas dia.

Bahkan, kata Taufik, 7 agenda yang masuk dalam undangan rapat Bamus hari ini ditandatangani bukan saja oleh 2 wakil ketua DPRD, tetapi 4 Wakil Ketua DPRD DKI. Menurut dia, masuknya agenda interpelasi Formula E dalam rapat Bamus merupakan penyelundupan agenda demi kepentingan politik semata.

“Tidak ada persetujuan dan langsung diketok oleh Ketua (agenda interpelasi Formula E). Bamus tadi harusnya membahas tujuh ini. Tidak boleh lagi ada sisipan. Itu penyelundupan namanya. Ini kalau yang tidak tertera dalam undangan namanya penyelundupan. Tata tertib itu tidak boleh dilanggar,” pungkas Taufik.

Sebelumnya, Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menepis tuduhan telah melanggar aturan tata tertib DPRD DKI saat memimpin rapat Badan Musyawarah (Bamus) pada hari ini, Senin (27/9/2021). Dalam rapat Bamus tersebut, DPRD DKI Jakarta menjadwalkan kegiatan penjelasan lisan dan hak bertanya atau intepelasi tentang penyelenggaraan Formula E dalam rapat paripurna besok, Selasa (28/9/2021).

"Karena yang hadir (dalam rapat Bamus) sudah kita beri kesempatan untuk mengutarakan pendapat," ujar Prasetio di Jakarta, Senin (27/9/2021).

Argumentasi, sambung Pras, justru datang dari peserta rapat Bamus yang menagih agar penggunaan hak bertanya segera dijadwalkan. Sementara yang lainnya, seperti dari Fraksi PKS, Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Partai NasDem yang ada di dalam ruang rapat yang sama bergeming.

"Ada kok mereka dari fraksi yang tidak setuju (intepelasi) dalam rapat tersebut. Tapi mereka tidak berkomentar apa-apa sampai saya ketuk palu," ungkapnya.

Politikus PDI Perjuangan itu juga menegaskan sejak awal dirinya terus mengacu pada Tata Tertib sebagai kiblat DPRD DKI Jakarta menjalankan fungsinya. Seperti menyetujui usulan interpelasi dari dua fraksi, yakni PDI Perjuangan dan PSI.

"Ketika sudah sesuai syarat di Tata Tertib bahwa interpelasi diajukan minimal 15 orang dari dua fraksi ya saya setujui. Jadi sesuai dengan Tata Tertib," tegas Prasetio.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PT Transjakarta dan Jasa Raharja Temui Keluarga Korban Tabrakan Bus

Pegawai Jasa Raharja dan PT Transjakarta mendatangi keluarga korban meninggal dalam kecelakaan bus Transjakarta di halte Cawang Ciliwung, Jakarta Timur, Senin.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Ini Alasan Rachel Vennya Mengubah Warna Mobil Tidak Sesuai STNK

Rachel Vennya mengakui mengubah warna kendaraan mobilnya sehingga berbeda dari yang tertera di STNK.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Rachel Vennya Diperiksa 2 Jam di Polda Gara-gara Pelat "RFS" Mobil Alphard

Rachel Vennya memenuhi panggilan Polda Metro Jaya dan menjalani pemeriksaan selama dua jam pada Selasa (26/10/2021).

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Viani Limardi Minta Kasus Keracunan Nasi Boks Berlogo PSI Diusut Tuntas

PSI juga tidak hanya sekali membagikan nasi kotak dan jumlah penerima sudah banyak.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Polisi: Sopir yang Meninggal dalam Tabrakan Transjakarta Tak Konsumsi Zat Adiktif

Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengatakan, hasil visum sopir Transjakarta yang meninggal dalam tabrakan di Cawang, tidak ditemukan zat adiktif.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Warga Kota Bogor Waspada, Tren Kasus Demam Berdarah Naik

Tren kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Bogor naik. Dari 89 kasus di tahun lalu, hingga Oktober 2021 menjadi 188.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Oktober, 45 Kasus Demam Berdarah Terjadi di Kota Bogor

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor mencatat ada 45 kasus demam berdarah dengue (DBD) yang ditangani pada bulan ini.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

PT Inka: Penyebab Tabrakan LRT Jabodebek karena Human Error

Investigasi komprehensif sedang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

SDN di Tangerang Disegel Pemilik Tanah, 1.000 Siswa Batal PTM

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kiara Payung, di Kampung Kayu Item, Desa Kiara Payung, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang disegel ahli waris pemilik tanah.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Detik-Detik Tabrakan Transjakarta Terekam dalam CCTV, Bus Belakang Tak Mengerem

Detik-detik tabrakan antarbus Transjakarta terekam jelas di closed circuit television (CCTV).

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021


TAG POPULER

# Kapolres Nunukan


# Cristiano Ronaldo


# Sudi Silalahi


# Upah Minimum


# Valentino Rossi



TERKINI
KPK Ingatkan Azis Syamsuddin Soal Keterangan Palsu di Persidangan

KPK Ingatkan Azis Syamsuddin Soal Keterangan Palsu di Persidangan

NASIONAL | 18 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings