Tidak Kuorum, Rapat Paripurna Interpelasi Formula E Ditunda
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tidak Kuorum, Rapat Paripurna Interpelasi Formula E Ditunda

Selasa, 28 September 2021 | 16:22 WIB
Oleh : Stefani Wijaya/Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Rapat paripurna DPRD DKI Jakarta terkait interpelasi penyelenggaraan Formula E tahun 2022 akhirnya ditunda. Pasalnya, rapat paripurna hari ini, Selasa (28/9/2021) tidak kuorum, jumlah peserta yang hadir hanya 27 orang yang berasal dari fraksi PDI-Perjuangan dan Partai Solidaritas Idonesia (PSI_ DPRD DKI Jakarta.

“Terima kasih, izin sebelum kami putuskan, kami akhiri kuorumnya, di dalam forum ini juga tidak kuorum 50% plus 1. Jadi rapat paripurna pengusulan interpelasi kami skors. Saya ralat, bukan diskors tetapi ditunda,” ujar Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi saat memimpin rapat paripurna tersebut.

Rapat paripurna ini tidak dihadiri oleh anggota dewan yang berasal dari tujuh fraksi, yakni Gerindra, PKS, Demokrat, PAN, Nasdem, Golkar, dan PKB-PPP. Bahkan, empat wakil ketua DPRD DKI juga tida hadir. Pihak eksekutif juga belum hadir dalam rapat tersebut.

Sesuai dengan Pasal 154 Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib DPRD DKI, menyebutkan, rapat paripurna terkait hak interpelasi dinyatakan kuorum jika dihadiri lebih dari ½ atau setengah jumlah anggota DPRD DKI. Hal ini berarti, rapat paripurna DPRD DKI dinyatakan kuorum jika lebih dari 53 anggota dewan hadir.

Jika kuorum tidak terpenuhi, maka rapat ditunda sebanyak 2 kali dengan tenggang waktu masing-masing tidak lebih dari 1 jam. Kalau kuorum tidak juga terpenuhi, maka rapat paripurnanya ditunda lagi paling lama 3 hari dan ditetapkan oleh Badan Musyawarah. Jika dalam tiga hari tidak terpenuhi juga kuorumnya, maka pengambilan keputusannya diserahkan kepada pimpinan DPRD dan pimpinan fraksi. Pengambilan keputusan dilakukan musyawarah mufakat. Jika musyawarah mufakat tidak terpenuhi, maka pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara terbanyak.

Dalam rapat paripurna tentang interpelasi Formula E tersebut, para pengusul interpelasi membacakan landasan hukum dan dasar pertimbangan mereka mengajukan hak interpelasi. Secara ringkas, Anggota DPRD DKI dari Fraksi PDI Perjuangan Johnny Simanjuntak menyampaikan 4 alasan pihaknya mengusulkan hak interpelasi soal Formula E.

Biaya
Pertama, LHP BPK tahun anggaran 2020 menyebutkan pengelolaan penyelenggaran Formula E Tahun 2019 kurang memadai, hasil feasiablity studi yang sajikan oleh PT Jakarta Propertindo (PT Jakpro) melalui konsultannya masih belum menggambarkan aktivitas pembiayaan secara menyeluruh karena tidak memperhitungkan fee penyelenggaraan Formula E sebagai biaya tahunan yang wajib dibayarkan melalui APBD yang dilekatkan pada SKPD Dispora.

Kedua, pembiayaan penyelenggaraan Formula E masih bergantung pada APBD dan tidak terlihat upaya-upaya yang dilakukan PT Jakpro untuk mendapatkan sumber pendanaan lain sesuai ketentuan yang berlaku untuk mengurangi ketergantungan pembiayaan Formula E pada APBD DKI Jakarta.

Ketiga, dalam posisi APBD DKI Jakarta yang sangat terpuruk akibat penurunan pendapatan asli daerah sebagai akibat dari pandemi Covid-19, dikhawatirkan apabila penyelenggaraan Formula E masih sangat bergantung pada APBD DKI Jakarta, maka alokasi dana tersebut akan mengganggu program-program prioritas lainnya yang lebih penting, yang menyentuh hajat hidup orang banyak terutama warga miskin Jakarta yang semakin bertambah karena sangat terdampak Covid-19.

Keempat, berdasarkan analisas data yang disajikan BPK dengan menggunakan sumber data yang diberikan oleh PT Jakpro, apabila commitmen fee dimaksudkan sebagai komponen biaya, maka sesungguhnya perhelatan penyelenggaraan Formula E bukanlah mendapat keuntungan akan tetapi justru terjadi potensi kerugian sebesar Rp 106 miliar, akan lebih besar lagi kerugiannya kalau dipaksakan untuk tahun 2022, 2023, dan 2024. Sementara itu, masa jabatan Gubernur akan berakhir 2022.

Lima, dalam situasi Covid-19 saat ini, sebaiknya pemerintah provinsi DKI Jakarta fokus dan berkomitmen untuk melakukan penanggulanan Covid-19, bukan malah memaksakan penyelenggaraan Formula E.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Anies Merasa Aneh PDIP dan PSI DKI Interpelasi Formula E

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku aneh dengan langkah anggota DPRD DKI yang mengajukan interpelasi penyelenggaraan balapan mobil listrik Formula E.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

Anies Jelaskan Alasan Formula E Diselenggarakan 3 Tahun Berturut-turut

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan alasan pihaknya menyelenggarakan Formula E dalam tiga tahun berturut-turut.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

PIK2 Terapkan Sistem Polder yang Diadaptasi dari Belanda

Kekhawatiran tenggelamnya suatu wilayah bisa dihindari dengan adanya penerapan sistem polder.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

Anies Ungkap Alasan Pembangunan ITF di Jakarta Molor

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan alasan molornya pembangunan Intermediate Treatement Facility (ITF).

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

Program DP Nol Rupiah, Anies Habiskan Rp 219 Miliar

Anies Baswedan mengatakan telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 219 miliar hingga Oktober 2021 untuk merealisasikan program DP (down payment) Nol Rupiah.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

Ingin Turun Level Seperti Jabodetabek, Kabupaten Bogor Harapkan Bantuan

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengaku sedih saat mengetahui Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang dikeluarkan dari aglomerasi Jabodetabek.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

Wali Kota Jakpus Akan Kembangkan Produk Jakpreneur

Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma mengatakan akan mengembangkan produk Jakpreneur ke depannya.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

Bima Arya Ingatkan Jajarannya Siaga Bencana

Bima Arya meminta aparat wilayah untuk atensi titik-titik rawan banjir dan kegiatan normalisasi, drainase, saluran air digiatkan.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

PPKM Turun Level, Pengunjung Mal Plaza Senayan Lebihi Ketentuan

PPKM level 2 telah diterapkan di Jakarta. Hal tersebut berdampak pada keamanan Mal Plaza Senayan dan Senayan City yang diperketat pada Selasa (19/10/2021).

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

5 Begal Bersenjata Tajam Berhasil Dibekuk Polisi

Kawanan begal ini kerap beraksi di wilayah Bekasi, Jawa Barat.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Liga Champions


# Singapura


# PPKM



TERKINI
Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

NASIONAL | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings