Logo BeritaSatu

Jalur Puncak 2 Bisa Kurangi 50% Kemacetan di Cisarua

Selasa, 28 September 2021 | 17:43 WIB
Oleh : Vento Saudale / LES

Bogor, Beritasatu.com - Bupati Bogor, Ade Yasin memprediksi jika Jalur Puncak 2 sudah terbangun maka hal itu bisa mengurangi kemacetan di kawasan Cisarua hingga 50 persen. Diharapkan ada efisiensi jarak tempuh sekitar 16 persen.

Berdasarkan kajian, jumlah kendaraan yang melintas Jalur Puncak Utama di Cisarua mencapai 60.000 kendaraan setiap akhir pekan dan 28.000 pada hari biasa. Sedangkan kapasitas dengan lebar jalan 7 meter dan panjang 22 kilometer (Gadog-Puncak) maksimum hanya sekitar 40.000 kendaraan.

"Dengan adanya jalur puncak 2, diharapkan ada efisiensi jarak tempuh sekitar 16 persen dan bisa mereduksi atau menurunnya tingkat kemacetan Kawasan Puncak Cisarua sebesar 50 persen," kata Ade Yasin, Selasa (28/9/2021).

Ade Yasin optimistis, jalur yang juga disebut sebagai Poros Tengah Timur (PTT) itu dapat berimplikasi positif pada aspek ekonomi, yakni mengangkat indeks pembangunan manusia (IPM) di wilayah Timur Kabupaten Bogor.

Kini, ia berharap pada pemerintah pusat kembali melanjutkan pembangunan Jalur Puncak 2 yang sejak 2014 terhenti.

Oleh karena itu, pemerintah pusat seharusnya dapat memberikan perhatian lebih mengingat saat ini beban Puncak sudah terlalu berat terutama dalam konteks pembangunan maupun lintasan.

“Sekarang kita bicara konteks lintasan. Puncak disamping destinasi wisata juga jalur alternatif untuk masyarakat menuju Cianjur, Bandung dan sebagainya. Beban Puncak semakin berat dengan meningkatnya arus wisatawan. Makanya sekarang macet Puncak nggak mengenal hari," tambah Ade.

Sementara, Pemkab Bogor menyebutkan progres pembebasan lahan untuk pembangunan Jalur Puncak 2 kini tinggal tersisa 1,5 hektare.

"Dari data yang ada rata-rata yang masih harus dibebaskan ke masyarakat itu, 1,5 hektar sisanya," ungkap Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Ajat Rohmat Jatnika.

Namun, menurutnya terdapat skenario lain agar Pemkab Bogor tidak perlu melakukan pembebasan 1,5 hektare lahan, yakni menggunakan lahan di sekitar Sirkuit Sentul sebagai akses keluar-masuk Jalur Puncak 2.

Pembangunan jalur yang juga disebut Poros Tengah Timur (PTT) itu secara keseluruhan membutuhkan lahan seluas 115 hektare, sebanyak 63 persen merupakan tanah hasil hibah dari para pemilik lahan. Selebihnya, masih membutuhkan pinjam pakai kawasan hutan.

Jalan yang secara konsep memiliki panjang 62,8 kilometer itu rencananya dibangun dalam dua tahap, tahap pertama sepanjang 48,7 kilometer menghubungkan wilayah Sentul Bogor hingga Istana Cipanas Cianjur, serta tahap dua sepanjang 18,5 kilometer yang menghubungkan Wargajaya Bogor hingga Green Canyon di perbatasan Karawang.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Gandeng UKDW, Greatedu Dukung Program Merdeka Belajar

Platform pendidikan digital, Greatedu dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta sepakat mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

NEWS | 27 September 2022

Kasus Lukas Enembe, KPK Tak Segan Ambil Tindakan Keras

KPK menegaskan tidak akan segan mengambil tindakan keras dalam penanganan kasus dugaan suap dan gratifikasi Gubernur Papua Lukas Enembe.

NEWS | 27 September 2022

Kepala Sekolah Berperan Penting Gelorakan Indonesia Hebat

Kepemimpinan Indonesia diawali dan digelorakan dari sekolah-sekolah, dari anak-anak didik yang memiliki semangat untuk meraih cita-cita.

NEWS | 27 September 2022

Pemakaman Kenegaraan Shinzo Abe Dibatasi 6.000 Orang Undangan

Pemakaman kenegaraan Shizo Abe dibatasi maksimal untuk 6.000 orang undangan. Banyak politisi oposisi memilih untuk menghindar.

NEWS | 27 September 2022

OTT Hakim Agung, KPK Soroti Lemahnya Pengawasan di MA

Terkait OTT Hakim Agung MA Sudrajad Dimyati, KPK menyoroti lemahnya pengawasan di internal peradilan. 

NEWS | 27 September 2022

Disebut “Shadow Team” oleh Nadiem, Ini Peran GovTech Edu

GovTech Edu merupakan sebuah unit independen yang dibentuk Telkom untuk menghadapi tantangan besar yang ingin diselesaikan oleh Kemendikbudristek.

NEWS | 27 September 2022

Istima Ulama NTB Deklarasi Dukung Ganjar Jadi Presiden

Ratusan tuan guru, ulama, kiai, hingga cendekiawan muslim di Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan dukungannya kepada Ganjar Pranowo jadi presiden

NEWS | 27 September 2022

Seragam Baru Polisi Lalu Lintas Akan Dilengkapi Body Camera

Anggota polisi lalu lintas atau polantas akan memiliki seragam baru yang dilengkapi dengan body camera atau bodycam

NEWS | 27 September 2022

Rekam Medis Digital Hadapi Tantangan Perlindungan Data Pribadi

Tantangan implementasi rekam medis digital saat ini bukan hanya pengelolaan data medis tetapi juga termasuk perlindungan data pribadi pasien.

NEWS | 27 September 2022

Trem Kota Bogor Diusulkan Terkoneksi LRT Cibubur-Baranangsiang

Trem Kota Bogor diudulkan agar terkoneksi dengan dengan light rail transit (LRT) koridor Cibubur-Baranangsiang.

NEWS | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
IHSG Merosot 0,21%, Sektor Energi Berhasil <em>Rebound</em>

IHSG Merosot 0,21%, Sektor Energi Berhasil Rebound

EKONOMI | 9 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings