Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Belum Temukan Unsur Kesengajaan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Belum Temukan Unsur Kesengajaan

Rabu, 29 September 2021 | 17:55 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, belum menemukan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa kebakaran Lapas Tangerang yang menewaskan 49 warga binaan beberapa waktu lalu.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Tubagus Ade Hidayat mengatakan, setidaknya ada dua pasal yang mengatur terkait peristiwa kebakaran yaitu, Pasal 187 KUHP dan 188 KUHP. Pasal 187 KUHP menyangkut kesengajaan dan Pasal 188 KUHP tentang kelalaian dengan akibat yang timbulkannya adalah kebakaran.

Menyoal apakah ada unsur kesengajaan dalam kasus kebekaran ini, Tubagus mengungkapkan, belum menemukannya dalam penyelidikan dan penyidikan.

"Apakah ini ada unsur kesengajaan, sampai sejauh ini penyidik belum menemukan unsur kesengajaan. Oleh karena itu, maka dalam gelar perkara para penyidik dan juga yang terkait, peserta gelar, sepakat bahwa tidak ada unsur kesengajaan, tetapi adalah karena ada kelalaian," ujar Tubagus, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (29/9/2021).

Tubagus menuturkan, kelalaiannya adalah pemasangan instalasi atau aliran listrik yang tidak sesuai dengan ketentuan, alat yang tidak tepat, dan dipasang oleh orang yang bukan profesional.

"Kapan kejadian listrik terbakar? Diperkirakan mulai kejadian terjadinya korsleting listrik pada pukul 00.00 WIB sampai dengan 01.00 WIB, dan diketahui, pernah kita paparkan itu terjadi kurang lebih mendekati pukul 02.00 WIB," ungkapnya.

Tubagus menyampaikan, peristiwa kebakaran Lapas Klas I Tangerang yang terjadi pada 8 September lalu, memang sangat terkait dengan usia bangunan atau secara fisik kondisi lapas. Selain itu juga masalah kapasitas.

"Semakin banyak kapasitas melebihi, maka akan timbul semakin besar kebutuhan listrik bagi orang di dalamnya. Ini tidak bisa dipungkiri. Kebutuhan akan listrik, kebutuhan akan alat yang ada, listrik semakin banyak, maka semakin besar. Begitu dia semakin besar, maka timbul aliran-aliran listrik yang dipasang seadanya, yang dipasang tidak sesuai. Kabel yang seharusnya ukuran 4 (milimeter) atau 4,5 itu disambungkan dengan kapasitas kabel yang berbeda dengan ukuran kabel 2,5. Akhirnya arus yang mengalir tidak sesuai kapasitas ini," katanya.

Menurut Tubagus, arus listrik itu dihitung berdasarkan voltase dibagi dengan hambatan. Ketika hambatan tidak sesuai, katanya, akan menimbulkan terjadinya arus pendek yang mengakibatkan panas dan juga percikan api.

Ketika terjadi arus pendek itu, pemasangan instalasinya tidak melalui MCB (miniatur circuit breaker) akhirnya itu tidak turun, arus listrik terus mengalir, ketemu dengan bahan mudah terbakar, kecukupan oksigennya masuk, dan terjadi segitiga api itu menjadi sempurna," katanya.

Sebelumnya, si jago merah menghanguskan Blok Chandiri Nengga 2 (C2) Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang, sekitar pukul 01.45 WIB, Rabu (8/9/2021) dini hari. Korban meninggal dalam insiden kebakaran itu berjumlah 49 orang.

Seusai melakukan penyidikan, polisi kemudian menetapkan tiga orang petugas Lapas Tangerang sebagai tersangka kasus kebakaran karena diduga ada unsur kealpaan atau kelalaian dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP) yang diatur dalam Pasal 359 KUHP. Mereka berinisial RU, S dan Y.

Selanjutnya, penyidik kembali menetapkan tiga orang sebagai tersangka terkait Pasal 188 KUHP tentang kelalaian dengan akibat yang timbulkannya adalah kebakaran.

Tersangka pertama adalah warga binaan berinisial JMN yang diduga melakukan kelalaian memasang instalasi listrik sehingga menyebabkan kebakaran. Selanjutnya, tersangka PBB selaku pegawai lapas yang menyuruh JMN memasang instalasi listrik. Terakhir, tersangka RS sebagai bagian umum di Lapas Klas I Tangerang.

Dengan demikian, secara total sudah ada enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus kebakaran Lapas Klas I Tangerang.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kemenkominfo Edukasi Publik Bahaya Cyber Bullying

Kemenkominfo terus mengedukasi publik terkait bahaya cyber bullying atau perundungan siber.

MEGAPOLITAN | 28 November 2021

Motif Kasus Mutilasi di Bekasi, Polisi: Sakit Hati

Polisi mengungkap motif dua tersangka melakukan pembunuhan disertai dengan mutilasi terhadap korban di Bekasi.

MEGAPOLITAN | 28 November 2021

Akhir Pekan, Pengunjung Ragunan Capai 18.306 Orang

Jumlah pengunjung di Taman Margasatwa Ragunan pada akhir pekan ini capai 18.306 orang.

MEGAPOLITAN | 28 November 2021

Bamsoet Jelaskan Posisinya Terkait Formula E

Ketua MPR Bambang Soesatyo yang akrab disapa Bamsoet memperjelas posisinya yang ditunjuk menjadi steering committee di Formula E.

MEGAPOLITAN | 28 November 2021

Integrasi Data, Pelayanan di Tanjung Priok Lebih Cepat

Adanya integrasi data antara Kemenhub dan Kemenkeu telah mempercepat pelayanan kepelabuhanan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

MEGAPOLITAN | 28 November 2021

Tetap Waspada, Begini Situasi Kasus Covid-19 di Jakarta

Situasi Covid-19 di Jakarta saat ini masih terkendali, namun harus tetap waspada.

MEGAPOLITAN | 28 November 2021

PMI DKI Jakarta Apresiasi Kontribusi Warga Kalibata City

Warga Kalibata City dukung PMI Jakarta Selatan dalam penyediaan kebutuhan darah di wilayah DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 28 November 2021

Vaksinasi Dosis 2 di Jakarta Sudah Capai 100%

Vaksinasi dosis 2 di DKI Jakarta sudah mencapai angka 100% dari target.

MEGAPOLITAN | 28 November 2021

Percepatan Vaksin di Kabupaten Bogor, Kapolri Turun Tangan

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo turun ke Kabupaten Bogor, mengecek langsung vaksinasi massal dan progres penyuntikan vaksin di wilayah itu.

MEGAPOLITAN | 28 November 2021

Berkurang, Jumlah Pasien di Wisma Atlet Kemayoran Jadi 176

Minggu (28/11/2021), jumlah pasien di Wisma Atlet Kemayoran berkurang 23 orang sehingga menjadi 176 pasien terdiri dari 78 pria dan 98 wanita.

MEGAPOLITAN | 28 November 2021


TAG POPULER

# Indonesia Terbuka


# Bambang Soesatyo


# Pemuda Pancasila


# Penerima Vaksin Covid-19


# Penghinaan Etnis



TERKINI
Kemenkominfo Edukasi Publik Bahaya Cyber Bullying

Kemenkominfo Edukasi Publik Bahaya Cyber Bullying

MEGAPOLITAN | 34 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings