Tak Hanya Kabur dari Karantina, Rachel Vennya Juga Lakukan Sejumlah Pelanggaran
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tak Hanya Kabur dari Karantina, Rachel Vennya Juga Lakukan Sejumlah Pelanggaran

Kamis, 14 Oktober 2021 | 21:35 WIB
Oleh : Chairul Fikri / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Artis Rachel Vennya menjadi sorotan karena kabur dari Wisma Atlet Pademangan. Ia hanya menjalani 3 dari 8 hari karantina seusai pergi ke luar negeri. Dia kabur dari karantina dengan dibantu oknum TNI berinisial FS yang bekerja sama memanipulasi data agar Rachel bisa keluar dari Wisma Atlet.

Namun, dalam penyelidikan petugas, ternyata ada beberapa pelanggaran lain yang dilakukan mantan istri Niko Al Hakim tersebut. Salah satunya, Rachel memanfaatkan Wisma Atlet sebagai tempat karantina. Padahal, berdasarkan Keputusan Kepala Satgas Covid-19 No12/2021 tanggal 15 Sep 2021, yang berhak mendapat fasilitas repatriasi karantina di Wisma Atlet Pademangan, adalah para pekerja migran, pelajar, mahasiswa, dan pegawai pemerintah yang baru pulang melaksanakan tugas di luar negeri.

"Berdasarkan hasil penyelidikan, terdapat temuan bahwa ada oknum anggota TNI bagian pengamanan satgas di bandara yang melakukan tindakan nonprosedural. Salah satunya mengizinkan Rachel melakukan karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan. Pada kasus selebgram Rachel Vennya menunjukkan bahwa yang bersangkutan tidak berhak mendapat fasilitas tersebut, karena dia baru kembali dari luar negeri dengan alasan liburan," ungkap Kapendam Jaya, Kolonel Arh Herwin BS dalam rilis yang diterima Beritasatu.com, Kamis (14/10/2021).

Rachel juga diduga melakukan pelanggaran lain tentang liburan ke luar kota dengan menggunakan pesawat udara bersama putranya Xabiru. Hal tersebut jelas melanggar peraturan larangan terbang untuk umur tertentu. Padahal Kementerian Perhubungan menerbitkan Surat Edaran Nomor 62 Tahun 2021 yang berlaku mulai 11 Agustus 2021 yang mengatur perjalanan dengan transportasi udara rute domestik. Aturannya adalah untuk sementara waktu, anak di bawah 12 tahun tidak diperkenankan melakukan perjalanan udara domestik. Hal ini diberlakukan untuk menekan laju penularan virus corona.

Hal itu berkaca pada unggahan Rachel yang mengunggah foto putranya sedang duduk di pesawat. Anak itu memakai masker sambil melihat ke arah luar dari jendela. Foto itu diunggahnya di akun media sosial pribadinya pada 25 September 2021 lalu. Ini juga merupakan pelanggaran lain yang dilakukannya.

Orang Tua
Kondisi anak yang harus ikut bepergian adalah karena mengikuti orang tuanya yang sedang pindah tugas, anak harus sekolah di kota lain, anak yang berkebutuhan khusus dan harus mengikuti orang tuanya, atau sesuai dengan izin medis di mana anak memerlukan perlakuan medis segera.

Rachel memboyong anak-anaknya liburan ke NTT yang juga bisa dibuktikan dengan beberapa foto dia tengah berselancar dengan putranya di Pulau Moyo.

Rachel juga dianggap tidak mematuhi protokol kesehatan dengan tidak memakai masker dan menjaga jarak. Hal itu dibuktikan dengan beberapa foto keceriaan Rachel dengan beberapa temannya saat mereka berlibur.

Meski tak dijelaskan kapan dan di mana Rachel mengambil foto tersebut, foto yang diunggah satu minggu lalu tersebut diunggah Rachel pada masa Covid-19, dan ada larangan berkumpul pada masa PPKM yang ditetapkan pemerintah.

Atas kesalahan-kesalahannya tersebut, Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji selaku Kogasgabpad Covid-19 meminta agar semua permasalahan dan pelanggaran yang dilakukan Rachel diproses. Dia meminta penyelidikan dilakukan lebih cepat.

"Atas perintah Pangdam Jaya selaku Pangkogasgabpad Covid-19, maka proses pemeriksaan dan penyidikan terhadap oknum tersebut akan dilakukan secepatnya," tegas Kapendam Jaya.

Atas pelanggarannya Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan, Rachel Vennya diancam dengan hukuman pidana 1 tahun penjara bila memang nantinya proses penyelidikan dan penyidikan menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan sang selebgram.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ini Beda Barbershop dengan Kios Pangkas Rambut

Barbershop, merupakan salon potong rambut di ruangan ber-AC dan menawarkan perawatan yang lebih lengkap.

MEGAPOLITAN | 16 Oktober 2021

Sebelum Pinjam Uang, Cek Dahulu Daftar Pinjol Resmi di OJK

Aspek legal dan logis itu harus menjadi perhatian masyarakat sebelum bertransaksi dengan pinjaman online.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2021

Transjakarta Siapkan Transportasi untuk Kontingen DKI Usai Berlaga di PON Papua

Transjakarta menyiapkan fasilitas transportasi untuk menyambut kepulangan kontingen DKI Jakarta yang berlaga di PON XX Papua 2021.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2021

Waspada, Kasus Covid-19 di Jakarta 3 Hari Berturut-turut Naik

Jumlah ini mengalami kenaikan 16 kasus dibandingkan kasus aktif pada 13 Oktober sebanyak 1.331 kasus yang terdiri dari 359 dirawat dan 972 isolasi.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2021

Didemo terkait Polisi Banting Mahasiswa, Kapolresta Tangerang: Saya Siap Mundur

Mahasiswa menggelar demo di depan Mapolresta Tangerang di kawasan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat (15/10/2021).

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2021


Gerakan Nasi Bungkus Jadi Cara Razka Bantu Sesama Selama Pandemi

Gerakan berbagi Razka Nabillian Donald berawal dari kepeduliannya terhadap masyarakat menengah ke bawah yang terdampak ekonominya akibat pandemi.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2021

Sebar Konten Provokatif dan Hoax, Youtube Aktual TV Raup Rp 2 Miliar

Akun Youtube Aktual TV yang digunakan AZ meraup Rp 2 miliar dari berita bohong dan konten provokatif yang disebarkan.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2021

Pengungkapan Jaringan Pinjol Ilegal terkait Kasus Wanita Gantung Diri di Wonogiri

Pengungkapan ini ternyata berkaitan juga dengan kasus meninggalnya seorang ibu dengan cara gantung diri akibat diduga terlilit utang pinjol, di Wonogiri.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2021

Daya Beli Masyarakat Menurun, ACT Kembali Gelar Operasi Pangan

ACT menggelar soft launching operasi pangan murah dan distribusi operasi pangan murah di Jakarta Utara, Jumat (15/10/2021).

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2021


TAG POPULER

# Hoegeng Iman Santoso


# Dodi Reza Alex Noerdin


# Direktur TV Penyebar Hoax


# Pinjol Ilegal


# Anthony Ginting



TERKINI
Jelang Seleksi P3K Tahap 2, Kemendikbudristek Imbau Guru Honorer Persiapkan Diri

Jelang Seleksi P3K Tahap 2, Kemendikbudristek Imbau Guru Honorer Persiapkan Diri

NASIONAL | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings