Viani Limardi: PSI Terlalu Arogan dan Merasa Paling Kuat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Viani Limardi: PSI Terlalu Arogan dan Merasa Paling Kuat

Rabu, 20 Oktober 2021 | 21:57 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Viani Limardi menilai Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terlalu arogan. Arogansi ini, kata Viani, membuat PSI seenaknya menfitnah orang termasuk dirinya yang mengaku menjadi korban fitnah PSI dengan tuduhan penggelembungan dana reses.

“Selama ini mereka (PSI) terlalu arogan, merasa paling kuat dan bisa seenaknya menginjak dan memfitnah orang lain,” ujar Viani saat dihubungi, Rabu (20/10/2021).

Viani mengingatkan, masyarakat saat ini tidak bodoh, sehingga tidak akan percaya begitu saja dengan PSI. Untuk itu, Viani menekankan telah mengambil langkah hukum atas fitnah yang dilakukan PSI.

“Saya sendiri juga tidak akan mundur selangkah pun untuk melawan kezaliman PSI dan memperjuangkan kebenaran dan nama baik saya,” tegasnya.

Sebelumnya, Viani menegaskan pemecatan dirinya dari PSI dengan alasan penggelembungan dana reses adalah sebuah kejahatan dengan maksud membunuh karakternya. Pembunuhan karakter, kata Viani, telah merusak citranya, keluarga besar dan merugikan dirinya yang selama ini ikut membesarkan PSI di DKI Jakarta.

”Ini telah merugikan karir saya, nama keluarga besar saya, termasuk warga DKI Jakarta. Tudingan penggelembungan dana reses merupakan fitnah yang tidak bisa dibiarkan," kata Viani Limardi dalam keterangannya, Rabu (20/10/2021).

Untuk itu, kata Viani, hal yang wajar jika dirinya melanjutkan persoalan ini ke jalur hukum. Viani menegaskan keseriusannya dan gugatan tersebut bukan gertak sambal. Gugatan yang ditujukan ke PSI telah dilayangkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Karena ini upaya merusak karier politik saya, maka saya tidak tinggal diam, kita tempuh jalur hukum,” tandas dia.

Dalam lampiran berkas gugatannya, Viani Limardi menggugat Rp1 triliun kepada kepada Dewan Pimpinan Pusat, Dewan Pembina dan Dewan Pimpinan Wilayah PSI. Gugatan teregistrasi dengan nomor: PN JKT.PST-102021KJM tertanggal 19 Oktober 21.

Viani mengaku sebenarnya tidak ingin menempuh langkah hukum tersebut. Namun, katanya, tudingan penggelembungan dana reses benaryang dilayangkan PSI menyakiti perasaannya.

”Saya taat hukum. Apa yang menjadi kewajiban saya akan saya laksanakan. Begitu pula dengan hak. Sebagai warga negara sama-sama kita patuhi hukum dan UU yang berlaku,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Viani berharap gugatan tersebut bisa memunculkan keadilan dan kebenaran bisa terungkap. Viani juga memastikan tidak akan mundur dari langkah hukum tersebut.

”Saya tidak akan mundur selangkah pun. Ini sudah menyangkut nama baik saya, karier politik dan keluarga saya. Kita buktikan di persidangan. Semoga Tuhan beserta kita dan kebenaran bisa terbuka," tegas Viani.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Polisi: Penembakan di Tol Tak Terkait Ketua DPRD DKI

Polisi menyebut penembakan yang diduga dilakukan oleh Ipda OS di Exit Tol Bintaro tidak ada kaitannya dengan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2021

Audit Keselamatan Operasi, Transjakarta Gandeng KNKT

Transjakarta menggandeng Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) guna melakukan audit keselamatan operasi.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2021

Antisipasi Banjir, Drainase di Kota Tangerang Direhabilitasi

Pemkot Tangerang merehabilitasi tujuh drainase makro sebagai upaya mengantisipasi banjir yang berpotensi terjadi di musim penghujan. 

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2021

Cegah Omicron, Checkpoint di Bandara Soetta Ditambah

Titik checkpoint pemeriksaan Covid-19 kedatangan internasional di Bandara Soekarno Hatta ditambah.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2021

Bus Transjakarta Kecelakaan Lagi, Ini Komentar Pakar

Pakar berkomentar soal bus Transjakarta yang kembali mengalami kecelakaan akhir-akhir ini.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2021

Polisi: Tak Ada Jejak Rem Bus Transjakarta Tabrak Pos Lalin

Polisi menyebut tidak ada bekas pengereman pada kecelakaan bus Transjakarta yang menabrak pos lalu lintas di simpang Pusat Grosir Cililitan (PGC).

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2021

Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro, Ipda OS Dinonaktifkan

Penembak dua orang di Exit Tol Bintaro, Jakarta Selatan, Ipda OS dinonaktifkan dari posisinya di Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2021

Sopir Transjakarta: Dongkrak Menggelinding ke Pedal Gas

Bus Transjakarta yang menabrak pos lalu lintas di simpang PGC mengakui kecelakaan terjadi karena dongkrak menggelinding dan akhirnya menekan pedal gas sehingga mobil tidak dapat dikendalikan.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2021

Pascakebakaran, Gedung Cyber Kembali Normal

Aktivitas di Gedung Cyber, di Jalan Kuningan Barat Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan sudah beroperasi normal setelah kebakaran pada Kamis (2/12/2021).

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2021

Warga Bekasi Diminta Waspadai Kenaikan Kasus Covid-19

Warga Kabupaten Bekasi diminta untuk mewaspadai kenaikan kasus aktif Covid-19 jelang libur Natal dan Tahun Baru.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2021


TAG POPULER

# Kento Momota


# Prajurit Santri


# BWF World Tour


# Waskita Karya


# Omicron



TERKINI
Panglima TNI Ungkap Fakta 1.826 Prajurit Terinfeksi HIV/AIDS

Panglima TNI Ungkap Fakta 1.826 Prajurit Terinfeksi HIV/AIDS

ARCHIVE | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings