TGUPP ke LBH Soal Rapor Merah Anies: Seharusnya Belajar Dulu dari Cara Guru SD Beri Rapor
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

TGUPP ke LBH Soal Rapor Merah Anies: Seharusnya Belajar Dulu dari Cara Guru SD Beri Rapor

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 18:29 WIB
Oleh : Yustinus Paat / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan DKI Jakarta Tatak Ujiyati mengkritik keras kertas posisi LBH Jakarta memuat 10 rapor merah selama 4 tahun masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta. Selain banyak fakta yang keliru, kata Tatak, rapor merah tersebut memiliki kelemahan fatal secara metodelogi.

“Selain fakta yang keliru, metodologi rapor merah LBHJ teramat parah. Rapor merah tak memiliki ukuran penilaian (benchmark). Seharusnya LBHJ belajar dulu dari cara guru SD memberi rapor pada murid-muridnya,” ujar Tatak dalam akun facebook pribadinya sebagaimana dikutip Beritasatu.com, Sabtu (23/10/2021).

Rapor sekolah, kata Tatak, memiliki ukuran yang jelas dengan nilai berupa angka 0 sampai 100 untuk menilai yang terburuk hingga terbaik. Penilaian rapor, kata dia, didasarkan pada fakta yang dicatat baik oleh guru berupa indikator-indikator penilaian.

“Matematika dapat berapa, biologi dapat berapa dan seterusnya. Nilai Matematika juga berasal dari akumulasi nilai tes semesteran, nilai tugas harian, PR dan seterusnya,” tandas dia.

Sementara rapor LBH Jakarta, kata Tatak, tidak mempunyai benchmark dan indikator sehingga tidak bisa dicek apakah penilaiannya benar atau salah.

Rapor anak SD, tutur dia, bisa dicek akurasinya seperti seorang anak dapat nilai rata-rata 50 dari mana saja asalnya dan orang tuanya juga bisa mengecek seandainya saja guru membuat kekeliruan dalam menilai.

“Metodologi dan ukuran penilaian seperti inilah yang absen di Rapor Merah LBHJ kepada Anies Baswedan. LBHJ secara ngawur kasih nilai merah saja, tak jelas dari mana nilai merah itu berasal. Tak jelas indikator penilaiannya apa saja dan berapa nilai pada masing-masing indikator,” jelas Tatak.

Tatak mengatakan Gubernur Anies menanggapi secara positif dan terbuka terhadap segala kritik dan penilaian LBH Jakarta. Perwakilan LBH Jakarta, kata dia, diberikan tempat di Pendopo Balai Kota untuk jumpa pers dan disambut oleh pejabat.

Bahkan, lanjut dia, LBH Jakarta sempat dihubungi untuk ditemui langsung jika mau mundur sehari karena Anies masih di luar kota.

“Tapi boleh dong saya gantian mengkritisi rapor merah LBHJ. Melihat laporan rapor merah LBHJ yang lemah metodologi dan banyak data keliru itu. LBHJ saya kasih nilai 4,” pungkas Tatak.

Sebelumnya, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menyerahkan langsung kertas posisi bertajuk "Rapor Merah 4 Tahun Kepemimpinan Anies Baswedan di Ibu Kota" di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/10/2021).

Para perwakilan LBH Jakarta diterima oleh sebagai Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Sigit Wijatmoko dan jajaran Pemprov DKI Jakarta.

“Dalam kertas posisi tersebut, LBH Jakarta menyoroti sepuluh permasalahan yang berangkat dari kondisi faktual warga DKI Jakarta dan refleksi advokasi LBH Jakarta selama empat tahun masa kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan di DKI Jakarta,” ujar Pengacara LBH Jakarta Charlie Albajili saat konferensi pers di Balai Kota, Senin (18/10/2021).

Ke-10 rapor merah tersebut adalah buruknya kualitas udara Jakarta yang sudah melebihi Baku Mutu Udara Ambien Nasional (BMUAN), sulitnya akses air bersih di Jakarta akibat swastanisasi air, penanganan banjir yang belum mengakar pada beberapa penyebab banjir, penataan kampung kota yang belum partisipatif.

Selanjutnya, ketidakseriusan Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas akses terhadap bantuan hukum, ketidakseriusan Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas akses terhadap bantuan hukum, sulitnya memiliki tempat tinggal di Jakarta, belum ada bentuk intervensi yang signifikan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait permasalahan yang menimpa masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil, penanganan pandemi yang masih setengah hati, penggusuran paksa masih menghantui warga Jakarta serta reklamasi masih berlanjut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Cegah Omicron, Bandara Soetta Bangun Biosafety Lab Level 2

Lantaran sebagai pintu masuk utama, Bandara Soetta berencana membangun Biosafety Lab Level (BSL-2) untuk mencegah dan menekan masuknya varian Omicron.

MEGAPOLITAN | 4 Desember 2021

Libur Nataru Digeser, PTM di Tangerang Tetap Berlangsung

Pemerintah Kota Tangerang tetap akan menggelar menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

MEGAPOLITAN | 4 Desember 2021

Pagi hingga Sore Jakarta Diguyur Hujan

BMKG memprediksi pada Sabtu (4/12/2021) ini, wilayah Jakarta pada umumnya berpotensi diguyur hujan ringan dari pagi hingga sore hari.

MEGAPOLITAN | 4 Desember 2021

Polisi Pastikan Kepemilikan Senpi Ipda OS Sesuai Aturan

Polisi menyebut anggota Ditlantas Polda Metro Jaya Ipda OS yang diduga menembak dua orang di Exit Tol Bintaro memang dibekali senjata api. 

MEGAPOLITAN | 4 Desember 2021

Azas Tigor: Manajemen Transjakarta Perlu Dievaluasi Total

Azas Tigor Nainggolan menyatakan manajemen Transjakarta harus dievaluasi total buntut dari armada bus yang kecelakaan tunggal dua hari beruntun.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2021

Pemkot Bekasi Raih Penghargaan JDIHN dari Menkumham

Pemkot Bekasi masuk dalam lima besar Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) terbaik Tahun 2021 yang diberikan Menkumham Yasonna H. Laoly

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2021

Polres Jakpus Bongkar Sindikat Narkoba Internasional

Tim satuan reserse narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar sindikat narkoba Indonesia-Malaysia dan menyita narkoba jenis sabu seberat 61 kilogram.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2021

Polisi: Penembakan di Tol Tak Terkait Ketua DPRD DKI

Polisi menyebut penembakan yang diduga dilakukan oleh Ipda OS di Exit Tol Bintaro tidak ada kaitannya dengan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2021

Audit Keselamatan Operasi, Transjakarta Gandeng KNKT

Transjakarta menggandeng Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) guna melakukan audit keselamatan operasi.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2021

Antisipasi Banjir, Drainase di Kota Tangerang Direhabilitasi

Pemkot Tangerang merehabilitasi tujuh drainase makro sebagai upaya mengantisipasi banjir yang berpotensi terjadi di musim penghujan. 

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2021


TAG POPULER

# Lili Pintauli Siregar


# Insentif PPN


# Kekayaan Nurul Ghufron


# Greysia/Apriyani


# Jokowi



TERKINI
WHO: Belum Ada Kasus Kematian Akibat Omicron

WHO: Belum Ada Kasus Kematian Akibat Omicron

DUNIA | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings