Viani Limardi Minta Kasus Keracunan Nasi Boks Berlogo PSI Diusut Tuntas
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Viani Limardi Minta Kasus Keracunan Nasi Boks Berlogo PSI Diusut Tuntas

Selasa, 26 Oktober 2021 | 21:09 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Viani Limardi meminta pihak berwajib mengusut tuntas kasus keracunan makanan warga Koja, Jakarta Utara seusai menyantap nasi boks berlogo PSI pada Minggu (24/10/2021). Apalagi, kata Viani, korban keracunan juga termasuk anak-anak dan orang tua.

“Harus diusut tuntas itu. Masalahnya di mana? Benar tidak warungnya yang itu? Dan benar tidak kesalahan ada di warung? Yang jadi korban tidak sedikit, ada anak-anak dan orang tua juga,” ujar Viani saat dihubungi wartawan, Selasa (26/10/2021).

Selain itu, kata Viani, kasus keracunan ini bisa berbahaya terutama karena terjadi di tengah situasi pandemi Covid-19.

PSI, kata dia, juga tidak hanya sekali membagikan nasi kotak atu nasi boks dan jumlah penerima sudah banyak.

“Apalagi di zaman Covid-19 begini, yang fit aja risiko kena tinggi, gimana kalau warga tidak fit? Karena PSI bagi-bagi sering sekali dan jumlahnya lumayan, jangan sampai ada korban lagi,” imbuh anggota DPRD DKI Jakarta ini.

Viani mengaku sempat memegang program nasi boks PSI ini. Saat itu, kata dia, semuanya berjalan lancar dan tidak ada masalah.

“Selama ini kalau tim saya yang handle tidak pernah bermasalah yah, tetapi tim saya sudah lepas program ini semingguan ini, jadi sekarang saya kurang tahu siapa dan kenapa bisa begitu,” pungkas Viani.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI DKI Jakarta, Michael Sianipar menyampaikan permohonan maaf kepada kurang lebih 35 warga RW 06, Koja, Jakarta Utara yang menjadi korban keracunan makanan seusai menyantap nasi boks berlogo PSI.

“Kami mohon maaf atas hal-hal yang kita bersama tidak harapkan. Kami juga telah memberikan bantuan bagi para korban keracunan makanan,” ujar Michael kepada wartawan, Senin (25/10/2021).

Koordinasi
PSI DKI, kata Michael, juga sudah berkoordinasi dengan puskesmas dan rumah sakit agar warga yang keracunan tertangani dengan baik. Pihaknya, kata Michael, akan mendalami pemilik warung yang menyediakan nasi boks tersebut.

“Kami juga menindaklanjuti dan mendalami pemilik warung tersebut. Pemilik warung sudah menyampaikan minta maafnya juga baik kepada kami dan kepada warga-warga yang keracunan makanan. Kami akan memastikan hal serupa tidak terjadi,” tandas Michael.

Ketua RW 06 Koja, Jakarta Utara, Suratman menyebutkan sebanyak 35 warga RW 06 Koja, Jakarta Utara mengalami keracunan setelah makan nasi boks yang berlogo PSI. Nasi boks tersebut dibagi secara spontan oleh kader PSI bersama timnya pada hari Minggu (24/10/2021).

“Iya betul (keracunan). Tadi kita coba undang dari pihak puskesmas (Koja) untuk mendata itu ada 35 orang,” ujar Suratman kepada wartawan, Senin (25/10/2021).

Dari 35 warga tersebut, kata Suratman, terdapat 24 orang yang berobat ke Puskesmas Koja dan sisanya enggan ke puskesmas. Dari 24 orang yang berobat, tutur dia, tersisa 5 orang yang masih dirawat di puskesmas dan sisanya sudah pulang ke rumah masing-masing.

“Tidak ada acara apa-apa. Jadi cuma spontan saja memberi gitu karena kedekatan teman aja,” ungkap Suratman.

Nasi boks tersebut, kata Suratman berisikan nasi, telur, buncis, orek, dan salad. Warga, kata dia, merasakan keracunan atau timbul gejala-gejala keracunan sekitar 2 hingga 3 jam seusai menyantap nasi boks tersebut. “Awalnya mual-mual, muntah terus puyeng, itu aja yang dirasakan sama warga. Kurang lebih 2 sampai 3 jam baru merasakan gejala mual,” kata dia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

DPRD Tetapkan APBD Kabupaten Bekasi Rp 6,3 Triliun

DPRD Kabupaten Bekasi menetapkan APBD Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp 6,3 triliun.

MEGAPOLITAN | 2 Desember 2021

Pemprov DKI Targetkan 26.932 Titik Sumur Resapan

Pemprov DKI menargetkan membangun sumur resapan di 26.932 titik yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta hingga akhir Tahun 2021

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2021

35 Pesapon Kabupaten Bekasi Dapat Bantuan Sembako

Sebanyak 35 petugas kebersihan (pesapon) di lingkungan Pemkab Bekasi mendapat bantuan berupa paket sembako dari Dharma Wanita Persatuan (DWP).

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2021

Reuni 212 di Patung Kuda Tak Dapat Izin Satgas Covid-19

Wagub DKI Ahmad Riza Patria mengatakan acara reuni 212 di kawasan Patung Kuda tidak mendapat izin dari Satgas Covid-19.

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2021

Humas Setkab Studi Banding ke Pemkot Bekasi

Bagian Humas Pemerintah Kota Bekasi kedatangan tamu dari Bidang Humas dan Protokol Setkab.

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2021

Pemkot Bekasi Jadikan Danau Cipeucang Destinasi Wisata

Pemkot Bekasi menjadikan Danau Cipeucang yang berlokasi di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, menjadi destinasi wisata baru di Kota Bekasi.

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2021

PPKM Level 3, Anak 12 Tahun Dilarang Masuk Mal

Pemerintah Kota Tangsel hingga kini terus mempersiapkan aturan terkait pelaksanaan PPKM level 3.

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2021

DPRD Sudah Pernah Minta Anies Hapus Program Sumur Resapan

DPRD DKI Jakarta sudah pernah meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menghapus program sumur resapan karena tak efektif atasi banjir.

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2021

Perekat Nusantara Buat Laporan Soal Dugaan Berita Bohong

Perekat Nusantara yang diwakili Petrus Selestinus, hari ini membuat laporan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan ujaran kebencian dan berita bohong di media sosial.

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2021

Pekan Depan, Munarman Hadir di PN Jaktim

Permintaan penasihat hukum Munarman agar sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur dilaksanakan secara tatap muka telah dikabulkan majelis hakim.

MEGAPOLITAN | 1 Desember 2021


TAG POPULER

# Reshuffle Kabinet


# Reuni 212


# Kota Termahal di Dunia


# Ganjil Genap di Tol


# Militer Inggris



TERKINI
DPRD Tetapkan APBD Kabupaten Bekasi Rp 6,3 Triliun

DPRD Tetapkan APBD Kabupaten Bekasi Rp 6,3 Triliun

MEGAPOLITAN | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings