Logo BeritaSatu

Gelapkan Uang, Tiga Pengurus Kopaja Dilapor ke Polisi

Kamis, 25 November 2021 | 18:44 WIB
Oleh : Stefani Wijaya / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Tiga pengurus Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja) dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan kasus penipuan atau penggelapan uang kontrak sejumlah Rp 14,2 miliar.

Hal tersebut diungkapkan perwakilan anggota Kopaja, Widodo. Ia menyebut kasus tersebut bermula saat Kopaja beralih menjadi feeder Transjakarta di tahun 2015. Melalui kerja sama tersebut, Kopaja kemudian mendapatkan sokongan dana dari Transjakarta senilai Rp 14,2 miliar.

"Namun, karena Kopaja ini bentuknya koperasi, maka ada pengurusnya. Ditunjuklah tiga orang sebagai pengurus yang kita percayakan menjalankan uang tersebut," kata Widodo saat dihubungi, Kamis (25/11/2021).

Dikatakan Widodo, tiga orang tersebut di antaranya, pengurus Kopaja bernama Ashari sebagai ketua umum, Sari Mumpuni sebagai bendahara, serta Wahab Napitupulu sebagai sekretaris.

Setelah penunjukkan pengurus dan pembagian uang Rp 14,2 miliar tersebut, ke-73 anggota Kopaja lainnya justru merasakan ada keanehan berupa penggelapan dana sebesar Rp 5,6 miliar.

"Setelah uang tersebut cair, rupanya ada nilai-nilai yang kita anggap seharusnya ada. Nilai terbesar 5,6 miliar kurang lebih yang harusnya menjadi haknya dari pada Kopaja. Tetapi, oleh pengurus tanpa sepengetahuan pemilik itu digunakan untuk yang lain gitu loh. Untuk hal yang lain menurut versi mereka, kita juga belum mendapat penjelasan yang lebih detail," ungkapnya.

Ternyata dari hal tersebut sebelum melaporkan ketiga pengurus, pihak pelapor dan terlapor pernah bertemu untuk membicarakan upaya ganti rugi.

Akan tetapi, yang dikeluarkan hanya Rp 2,2 miliar dari total Rp 5,6 miliar yang digunakan.

Karena tidak adanya respons lanjutan dari terlapor, kasus ini kemudian dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan nomor STLP/B/5152/X/2021/SPKT/Polda Metro Jaya Tanggal 18 Oktober 2021.

Di sisi lain, Kasubdit Harda II Polda Metro Jaya, AKBP Petrus Silalahi membenarkan laporan tersebut. Ia menyebut pihaknya telah mendalami laporan dugaan penggelapan tersebut.

"Iya benar LP ini ditangani unit 4 subdit harda. Sudah kurang lebih sekitar 10 orang yang diperiksa termasuk pelapor. Selanjutnya telah direncanakan akan melakukan pemeriksaan terhadap terlapor," ungkap Petrus.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ini Alasan Golkar Jadi Partai Paling Populer di Pemilih Muda

Sosok Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan sejumlah program kaum muda membuat Partai Golkar meraih popularitas tertinggi di kalangan pemilih muda.

NEWS | 27 September 2022

Topan Super Noru Menuju Vietnam, 200.000 Warga Berlidung di Penampungan

Lebih dari 200.000 orang di Vietnam berlindung di tempat penampungan Selasa (27/9/2022), ketika Topan Super Noru meluncur menuju pantai tengahnya

NEWS | 27 September 2022

Kemenkes Minta Masyarakat Batasi Konsumsi Gula Berlebih

Kemenkes meminta masyarakat mewaspadai konsumsi gula apalagi sampai berlebih, karena berisiko tinggi menyebabkan masalah kesehatan 

NEWS | 27 September 2022

Kasus Minyak Goreng, Terdakwa Bantah Beri Uang untuk Pengaruhi Kemendag

Terdakwa kasus minyak goreng Master Parulian Tumanggor membantah memberikan uang agar PT Wilmar Nabati Group mendapatkan perizinan dari Kemendag.

NEWS | 27 September 2022

Menpora Yakin PBSI Bisa Atasi Kisruh Antara Kevin dengan Herry IP

Menpora yakin PBSI dapat mengatasi kisruh antara pemain ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo dan pelatihnya Herry Iman Pierngadi.

NEWS | 27 September 2022

P2G Desak Pemerintah Beri Afirmasi kepada 1,6 Juta Guru

P2G mendesak Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim memberikan afirmasi kepada 1,6 juta guru yang belum mendapat tunjangan profesi guru.

NEWS | 27 September 2022

Ternyata, Ini Isi Koper Mencurigakan di Depan Polda Metro Jaya

Polisi memastikan koper mencurigakan di kawasan depan Polda Metro Jaya bukan berisi benda berbahaya. Ternyata, koper itu milik anggota polisi berisi pakaian.

NEWS | 27 September 2022

Anies Capres, Ini Cawapres dari PKS, Demokrat, dan Nasdem

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal diusung sebagai capres di Pilpres 2024 oleh koalisi Partai Nasdem, Demokrat, dan PKS

NEWS | 27 September 2022

Kasus Suap, Hakim Itong Isnaeni Dituntut 7 Tahun Penjara

Jaksa KPK menuntut Hakim Itong Isnaeni Hidayat, hakim nonaktif PN Surabaya dihukum 7 tahun penjara atas perkara dugaan suap penanganan perkara.. 

NEWS | 27 September 2022

Mantan Panglima OPM Minta Lukas Enembe Penuhi Pemeriksaan KPK

Mantan Panglima OPM Lambert Pekikir menyorot mangkirnya Gubernur Papua Lukas Enembe dari pemeriksaan KPK.

NEWS | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Nusantics Hadirkan Biome Beauty untuk Kulit yang Lebih Sehat

Nusantics Hadirkan Biome Beauty untuk Kulit yang Lebih Sehat

LIFESTYLE | 22 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings