Logo BeritaSatu

Polisi Bongkar Kasus Pelecehan Anak Melalui Gim Online

Selasa, 30 November 2021 | 16:32 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, membekuk seorang pria atas nama Reza alias S (21), terkait kasus kejahatan seksual terhadap anak perempuan di bawah umur melalui gim online.

Modus tersangka mengiming-imingi korban yang berjumlah 11 orang dengan diamond (alat tukar premium untuk meningkatkan performa gim), asalkan mau mengirimkan video atau foto korban yang mengandung unsur pornografi.

"Tersangka inisial S. Kalau dari KTP alamatnya di Sulawesi Selatan, tetapi tinggalnya di Kalimantan Timur," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan, di Mabes Polri, Selasa (30/11/2021).

Dikatakan Ramadhan, pengungkapan kasus ini bermula ketika komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), mendapat laporan dari orang tua salah satu korban terkait kasus dugaan kejahatan seksual terhadap anak.

"Kemudian ditindaklanjuti komunikasi dan berkoordinasi dengan Bareskrim Polri dalam hal ini Direktorat Siber. Setelah menerima laporan dan pengaduan dilakukan penyelidikan. Setelah dilakukan penyelidikan dan ditemukan bukti-bukti awalan yang cukup, Siber Bareskrim melakukan pelacakan dan penangkapan," ungkapnya.

Sementara itu, Kasubdit I Dittipid Siber Bareskrim Polri Kombes Pol Reinhard Hutagaol mengatakan, kronologi kasus berawal ketika orang tua korban berinisial D (9), hendak mengecek telepon selular anaknya, medio Agustus 2021. Namun, ketika akan dicek, anaknya mengatakan "tunggu dulu" sehingga menimbulkan kecurigaan.

Sejurus kemudian, orang tua korban mengecek aplikasi percakapan Whatsapp serta sampah galeri, dan ternyata ditemukan video porno yang telah dihapus. Ketika ditanya, korban menyampaikan kalau video itu dikirim teman main gim online atas nama Reza alias S.

"Kemudian, hari Sabtu, 9 Oktober 2021, penyidik terbang ke Berau, Kalimantan Timur, dan berhasil menangkap tersangka S, sekitar pukul 19.40 WITA," katanya.

Reinhard menyampaikan, modus pelaku S awalnya berkenalan dengan korban melalui gim online Free Fire menggunakan akun KC:Reza bernomor UD: 463464xxx. Selanjutnya, tersangka bermain game bersama korban.

"Tersangka mencari korban melalui gim online. Lalu tersangka chat dengan korban dan mengiming-imingi atau merayu akan memberikan diamond. Jadi diamond ini alat tukar premium yang berfungsi mengoptimalkan tampilan dan performa pemain yang bisa digunakan untuk membeli karakter, memperkuat senjata, dan mendapatkan item ekslusif," jelasnya.

Menurut Reinhard, rata-rata para korban tertarik diberi diamond, kemudian bertukar nomor Whatsapp. Diamond itu senilai Rp 100.000 dan bisa didapatkan ketika permainan naik level atau dibeli menggunakan pulsa.

"Tersangka kemudian mengirimkan video porno melalui Whatsapp, dan meminta korban mengirimkan foto dan videonya yang mengandung pornografi jika korban mau diberi diamond sebanyak 500 sampai 600," terangnya.

Reinhard menuturkan, korban sempat menolak, namun ternyata tersangka mengancam akan menghilangkan akun game korban sehingga korban menurutinya.

"Ada yang lebih mengkhawatirkan lagi, tersangka mengajak korban untuk mau VCS atau video call sex dengan janji diberikan diamond. Lalu mengirimkan video VCS itu kepada tersangka," katanya.

Reinhard menyebutkan, ada 11 anak perempuan berumur 9 hingga 17 tahun yang menjadi korban. Mereka tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

"Empat anak sudah ditemukan dan sudah dilakukan pemeriksaan, sedangkan tujuh anak belum ditemukan identitasnya," tandasnya.

Dalam pengungungkapan kasus ini penyidik menyita barang bukti, satu handphone, simcard, akun game, dan foto-foto serta video porno korban.

Tersangka dijerat Pasal 82 juncto Pasal 76 E Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi undang-undang; dan atau membujuk anak untuk melakukan perbuatan cabul dengan hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, denda Rp 5 miliar.

Kemudian, Pasal 29 juncto Pasal 4 ayat (1), dan atau Pasal 37 Undang-Undang Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi, melibatkan anak objek pornografi, dengan hukuman paling lama 12 tahun dan denda Rp 250 juta atau paling banyak Rp 6 miliar.

Lalu, Pasal 45 ayat (1) juncto Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang memiliki muatan melanggar kesusilaan, dengan hukuman paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ketua Umum Zulkifli Hasan Resmikan Kantor Baru DPP PAN

Ketua Umum (ketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau biasa disapa Zulhas meresmikan kantor baru DPP PAN di Warung Buncit, Jakarta Selatan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Anies Capres Nasdem, Puan: Lebih Baik Fokus Tragedi Kanjuruhan

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani angkat bicara soal deklarasi Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) dari Partai Nasdem.

NEWS | 5 Oktober 2022

Punya Tiket Pilpres 2024, KIB Tak Buru-buru Deklarasi Capres

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) telah memiliki tiket Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

NEWS | 5 Oktober 2022

3.000 Pohon Bakau Ditanam di Pesisir Pantai Jakarta

Penanaman pohon bakau ini digelar AEON Environmental Foundation untuk membantu pemerintah DKI Jakarta mencegah terjadinya bencana abrasi dan kekeringan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Perkara Dugaan Pelanggaran PE Minyak Goreng Masih Sulit Dibuktikan

sidang lanjutan perkara dugaan korupsi permohonan Persetujuan Ekspor (PE) Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya belum mampu membuktikan adanya korupsi atau perbuatan melawan hukum

NEWS | 4 Oktober 2022

Ciliwung Meluap, 6 Pintu Air di Jakarta Waspada Banjir

Sebanyak enam pintu air di Jakarta waspada atau siaga 3 banjir dikarenakan hujan yang mengguyur ibu kota sejak sore hari tadi.

NEWS | 4 Oktober 2022

Polisi Periksa CCTV di Rumah Lesti Kejora-Rizky Billar

Polisi akan memeriksa CCTV di rumah Lesti Kejora dan Rizky Billar terkait penanganan dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

NEWS | 4 Oktober 2022

Mahasiwa FHUI Cetak Prestasi pada Kompetisi Peradilan Semu Tingkat Dunia

FHUI yang tergabung dalam ALSA mencetak prestasi pada kompetisi peradilan semu bertaraf internasional di Seoul, 30 September - 3 Oktober 2022.

NEWS | 4 Oktober 2022

Ridwan Kamil Buktikan Dampak Perubahan Iklim, 700 Hektare Ditelan Laut

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membuktikan sendiri dampak perubahan iklim di wilayahnya.

NEWS | 4 Oktober 2022

1.252 Rumah di Kota Tangsel Dikepung Banjir

Hasil monitoring BNPB, ada sebanyak 1.252 rumah di enam kelurahanTangerang Selatan yang terkepung banjir.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ketua Umum Zulkifli Hasan Resmikan Kantor Baru DPP PAN

Ketua Umum Zulkifli Hasan Resmikan Kantor Baru DPP PAN

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings