Logo BeritaSatu

Polisi Pastikan Kepemilikan Senpi Ipda OS Sesuai Aturan

Sabtu, 4 Desember 2021 | 00:17 WIB
Oleh : Stefani Wijaya / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi menyebut kepemilikan senjata api (senpi) anggota Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Ipda OS tidak melanggar aturan. Diketahui, Ipda OS diduga menembak dua orang di Exit Tol Bintaro, Jakarta Selatan pada Sabtu (27/11/2021) lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan anggota Satuan PJR seperti Ipda OS memang dibekali senpi jenis HS dengan sejumlah ketentuan.

"Dia kan anggota Patroli Jalan Raya (PJR) bagaimana kalau PJR enggak pakai senjata, di jalan ditodong orang. Kan ada ketentuannya dia anggota operasional," ucap Zulpan saat dihubungi, Jumat (3/12/2021).

Dikatakan Zulpan, senpi jenis HS tersebut memang model terbaru untuk anggota PJR. Untuk memilikinya, anggota PJR wajib menjalani sejumlah ujian seperti uji psikologi dan izin dari pimpinan satuan.

Selain itu, tingkat emosional pemilik senjata juga akan diuji. Zulpan meyakini segala syarat tersebut sudah dilalui Ipda OS karena sudah mengantongi kartu kepemilikan senjata api.

"Untuk memperolehnya juga melalui tahapan-tahapan. Kalau penggunaannya sudah pasti dia memenuhi syarat karena dia memiliki kartu senjata kan, jadi dia sudah lulus dalam tahapan itu," ungkapnya.

Zulpan mengatakan, saat ini yang menjadi fokus pemeriksaan bukanlah kepemilikan senpi Ipda OS. Pemeriksaan saat ini fokus pada, layak atau tidaknya Ipda OS mengeluarkan tembakan. Bidang Propam Polda Metro Jaya dan Divisi Propam Mabes Polri sedang memeriksa hal tersebut.

Diketahui, Polda Metro Jaya menyebut kasus penembakan di Exit Tol Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Sabtu (27/11/21) dini hari dilakukan oleh anggota Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Ipda OS. Salah seorang korban, Poltak Pasaribu meninggal dunia, dan seorang lainnya M Aruan menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ditolak Denmark, Prancis Akan Kirim Howitzer ke Ukraina

Prancis akan mengirim howitzer yang ditolak Denmark ke Ukraina. Kyiv mungkin mendapatkan hingga 12 howitzer Caesar dari Paris.

NEWS | 2 Oktober 2022

Ridwan Kamil Masih Rahasiakan Parpol yang Jadi Pelabuhannya

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau Kang Emil masih merahasiakan soal parpol mana yang menjadi pelabuhan politiknya.

NEWS | 2 Oktober 2022

Kemendagri Dorong Kebijakan Afirmatif pada Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender

Program pengarusutamaan gender menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat pembangunan di pusat maupun daerah.

NEWS | 2 Oktober 2022

Anies Bakal Diumumkan Surya Paloh sebagai Capres Nasdem?

Ketum Partai Nasdem Surya Paloh akan mengumumkan capers yang diusung Nasdem di Pilpres 2024 besok. Beredar kabar capres itu adalah Anies Baswedan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Nama Anies Bergema Saat Disinggung Sosok yang Bakal Pimpin Indonesia

Nama Anies Baswedan bergema ketika para peserta Supermentor-27 merespons pernyataan Dino Patti Djalal soal sosok yang bakal memimpin Indonesia.

NEWS | 2 Oktober 2022

NATO Peringatkan, Rusia Melemah tetapi Masih Berbahaya

NATO memperingatkan bahwa Rusia melemah tetapi masih berbahaya. Presiden Vladimir Putin dan Angkatan Bersenjata Rusia tidak boleh diremehkan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Gubernur Khofifah Berharap Tragedi Kanjuruhan Tak Terulang

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap tragedi Kanjuruhan, yang menewaskan 174 orang tidak terulang kembali.

NEWS | 2 Oktober 2022

Anies: Doakan Saya Bisa Jalankan Amanat Setelah Tak Jadi Gubernur

Anies Baswedan pun meminta doa kepada masyarakat agar dapat menuntaskan tugasnya hingga akhir masa jabatannya.

NEWS | 2 Oktober 2022

Kapolri Janji Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjanji akan mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan, Malang, yang mengakibatkan sebanyak 125 orang meninggal dunia.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Kapolri Pastikan Dalami Penggunaan Gas Air Mata di Stadion

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan jajarannya akan mendalami penggunaan gas air terkait tragedi Kanjuruhan, Malang yang menewaskan 125 orang.

NEWS | 2 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ditolak Denmark, Prancis Akan Kirim Howitzer ke Ukraina

Ditolak Denmark, Prancis Akan Kirim Howitzer ke Ukraina

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings