Logo BeritaSatu

Bisnis Tabung Tanah, Ustaz Yusuf Mansur Digugat Rp 560 Juta

Selasa, 18 Januari 2022 | 17:25 WIB
Oleh : Chairul Fikri / BW

Tangerang, Beritasatu.com - Sidang perdata kasus pelanggaran hukum Jam'an Nurkhatib Mansur atau yang akrab disapa Ustaz Yusuf Mansur kembali digelar di Pengadilan Negeri Tangerang. Ustaz kelahiran Tangerang, 19 Desember 1976 itu diduga melakukan ingkar janji terkait bisnis tabung tanah (tabungan tanah). Tiga tenaga kerja Indonesia (TKI) di Hong Kong mengaku menjadi korban. Para TKI itu pun menggugat UYM Rp 560 juta.

"Jadi sidang ini adalah sidang kasus investasi tabung tanah yang dianggap ingkar janji terhadap tiga TKI yang dulu bekerja di Hongkong tahun 2014 lalu, yakni Surati yang berinvestasi Rp 4,6 juta, Aida Alamsyah berinvestasi Rp 4,9 juta, dan Yeni Rahmawati Rp 4,6 juta. Sampai saat ini investasi mereka belum dikembalikan oleh UYM itu," ungkap kuasa hukum para penggugat, Asfa Davi Bya saat ditemui di PN Tangerang, Selasa (18/1/2022).

Ditambahkan, para TKI tersebut terjerat kasus investasi tabung tanah berawal saat UYM mengisi acara di Hong Kong pada 2014 lalu. Dalam ceramahnya, UYM mengajak para TKI yang ada disana untuk menginvestasikan uangnya untuk membeli sebuah tanah secara bersama yang nominal per meternya di patok Rp 2,2 juta.

"Jadi mereka yang berminat berinvestasi itu diminta melakukan investasinya melalui koperasi Merah Putih. Dan di situ banyak yang minat karena tergiur keuntungan dan bagi hasil yang ditawarkan UYM ini. Namun pada kenyataannya, bisnis ini tidak jelas, tanah di mana, lalu tanah yang dibeli ini seperti apa dan bagaimana sistemnya. Dan ketika para TKI ini mencoba mengkonfirmasi melalui koperasi tersebut ternyata tidak jelas juga," lanjutnya.

Terkait dengan hal itu, para penggugat lantas mengajukan gugatan perdata di mana mereka berharap UYM mau mengembalikan uang investasi yang ditanamkan dalam bisnis tabung tanah itu, berikut dengan keuntungan selama mereka menanamkan investasinya.

"Jadi dalam gugatannya, kami meminta Majelis Hakim menjatuhkan hukuman bersalah kepada Jam'an Nurkatib Mansur dan mengembalikan uang investasi para penggugat. Dalam gugatannya, penggugat Surati menggugat UYM dengan mengembalikan Rp 186 juta, Aida Alamsyah menggugat UYM dengan mengembalikan Rp 188 juta, dan Yeni Rahmawati menggugat UYM dengan mengembalikan Rp 186 juta. Uang tersebut berasal dari nilai pokok investasi, uang bagi hasil, uang ganti rugi dan uang denda selama mereka berinvestasi sejak tahun 2014 lalu," tegasnya.

Sementara itu, kuasa hukum Ustaz Yusuf Mansur, Ariel Muchtar mengaku pada dasarnya pihaknya siap menghadapi kasus hukum yang menjerat kliennya itu. Dia akan berupaya melakukan mediasi dalam sidang lanjutan yang akan digelar selanjutnya.

"Kita pastinya akan melakukan mediasi terhadap gugatan mereka. Dan yang pasti UYM akan bersikap kooperatif dan patuh pada hukum. Nanti kita akan lihat ke depannya seperti apa," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Penembakan di Sekolah Dasar Texas, 21 Orang Tewas

Penembakan di sekolah dasar Texas, Amerika Serikat (AS) mengakibatkan 21 orang tewas. Pelaku seorang pemuda bersenjata berusia 18 tahun.

NEWS | 25 Mei 2022

Ke Bali, Presiden Jokowi Resmikan Pembukaan GPDRR 2022

Presiden Jokowi akan menghadiri upacara pembukaan The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di Bali.

NEWS | 25 Mei 2022

200 Mayat Ditemukan di Reruntuhan Bangunan Mariupol

Sejumlah 200 mayat ditemukan di ruang bawah tanah satu gedung apartemen yang hancur di Mariupol, Ukraina.

NEWS | 25 Mei 2022

580 Ekor Bulus Karapas Lunak Dilepasliarkan di Sungai Mekong

Sekitar 580 tukik bulus karapas lunak raksasa Cantor yang terancam punah dibebaskan ke alam liar di sepanjang Sungai Mekong di provinsi Kratie, Kamboja

NEWS | 25 Mei 2022

Waspada, Cacar Monyet Bisa Menular Lewat Cairan Tubuh

Masa inkubasi cacar monyet biasanya 6 sampai 16 hari tetapi dapat mencapai 5 sampai 21 hari. 

NEWS | 25 Mei 2022

Penanganan PMK di Lombok Timur Berbasis Kearifan Lokal

Strategi komunikasi penanganan PMK di Lombok Timur melibatkan pemuka agama dan menggunakan pengeras suara masjid yang ada di desa-desa.

NEWS | 25 Mei 2022

Jerman Desak Hungaria Sepakati Embargo Minyak Rusia

Jerman mendesak Hungaria menyepakati embargo minyak Rusia. keputusasaan Jerman atas penolakan beberapa negara Eropa terhadap embargo minyak Rusia terungkap

NEWS | 25 Mei 2022

Tak Perlu Panik, Pakar IPB Tegaskan PMK Bisa Dikendalikan

Pakar IPB Denny W Lukman mengatakan bahwa penyakit mulut dan kuku (PMK) bisa dikendalikan secara terukur.

NEWS | 25 Mei 2022

Epidemiolog: Kebijakan Pemerintah Tangani PMK Sudah Tepat

Upaya pencegahan PMK oleh pemerintah dinilai tepat mengingat penularan PMK bisa melalui kontak langsung bahkan melalui udara.

NEWS | 25 Mei 2022

Mendagri: Pembangunan Perbatasan Perkuat Pertahanan Indonesia

Mendagri Tito Karnavian menegaskan Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan merupakan langkah Pemerintah dalam percepatan pembangunan kawasan perbatasan.

NEWS | 25 Mei 2022


TAG POPULER

# BRI Majalengka


# Perumahan Pantai Mutiara


# UU PPP


# UAS


# Harga CPO


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ke Bali, Presiden Jokowi Resmikan Pembukaan GPDRR 2022

Ke Bali, Presiden Jokowi Resmikan Pembukaan GPDRR 2022

NEWS | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings