Logo BeritaSatu

Penggugat Harap Yusuf Mansur Kembalikan Investasi Tabung Tanah

Selasa, 25 Januari 2022 | 18:34 WIB
Oleh : Chairul Fikri / CAH

Tangerang, Beritasatu.com - Sidang lanjutan perdata kasus pelanggaran hukum Jam'an Nurkhatib Mansur atau yang akrab disapa Ustaz Yusuf Mansur (UYM) kembali digelar di Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa (25/1/2022). Sayangnya, agenda sidang kali ini yakni mediasi antara pihak penggugat dan pihak tergugat yang diwakili kuasa hukumnya urung digelar lantaran hakim berhalangan hadir.

Batalnya sidang mediasi ini membuat kuasa hukum kecewa dengan pemunduran kembali jadwal sidangnya.

"Kami baru dapat informasinya ketika kami sudah sampai di sini. Sedangkan pihak Jam'an Nurkhatib Mansur tidak hadir juga lantaran sudah mengetahui hal ini sejak jauh-jauh hari," ungkap Kuasa hukum Korban Investasi Tabung Tanah, Asfa Davu Bya saat ditemui di Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa (25/1/2022).

Dikatakan Asfa, pemilik Pesantren Daarul Quran itu memang selalu menyinggung nilai sedekah dalam setiap dakwah yang dilakukannya. Termasuk yang dilakukannya saat UYM berkunjung ke Hongkong di tahun 2014 lalu.

"Saudara Jam'aan Nurchotib Mansur waktu itu datang ke sana, di pengajian, menawarkan investasi tabung tanah namanya. Lalu dia (Yusuf Mansur) bicara mengenai nilai-nilai sedekah, lalu menawarkan investasi tabung tanah, dan mereka (penggugat) tertarik karena ada bagi hasilnya. Itu juga enggak clear ya karena nggak ada hitam di atas putih. Jadi semua disampaikan secara lisan," lanjutnya.

Dengan mediasi, Asfa berharap ada titik temu permasalah ini sehingga kasusnya bisa diselesaikan dengan jalan kekeluargaan. Bila memang Yusuf Mansur mau membayar kerugian dan janji-janjinya yang disampaikan saat mengenalkan bisnis investasinya.

"Ya kita berharap dengan mediasi ini Ustaz Yusuf Mansur mau membayar nilai kerugian mereka masing-masing Rp 180 jutaan. Para penggugat saat ini sedang kesulitan ekonomi itu yang membuat mereka kini berharap investasinya dikembalikan oleh UYM. Jadi harapannya ini bisa diselesaikan. Apalagi mereka sekarang sudah ada di Indonesia dan tidak dalam kondisi bekerja, sehingga memang butuh dana dari bisnis investasi yang dijanjikan itu. Kalau memang dikabulkan ya mungkin selesai," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Vaksin Covid-19 Jadi Vaksinasi Rutin, Ini Respons PB IDI

Ketua Umum PB IDI M Adib Khumaidi mengatakan vaksin merupakan suatu bagian upaya untuk mencegah semua penyakit termasuk virus.

NEWS | 4 Juli 2022

Kemenkes Telah Menyusun Peta Program KRIS untuk Peserta JKN

Kemenkes telah menyusun Peta Jalan Infrastruktur Program Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) untuk peserta Program JKN BPJS Kesehatan.

NEWS | 4 Juli 2022

Menkes Prediksi Jakarta Segera Memasuki Puncak Covid-19

Menkes Budi Gunadi Sadikin memperkirakan laju kasus Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta segera mencapai puncak dalam waktu dekat.  

NEWS | 4 Juli 2022

Besok, Jokowi Pimpin Upacara HUT Bhayangkara di Semarang

Presiden Jokowi akan memimpin upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Bhayangkara di Akademi Kepolisian (Akpol), Selasa (5/7/2022).

NEWS | 4 Juli 2022

Menkes: Indonesia Lebih Siap Hadapi Omicron BA.4 dan BA.5

Menkes menyatakan bahwa Indonesia lebih siap menghadapi gelombang subvarian Omicron BA.4 dan BA.5.

NEWS | 4 Juli 2022

Menkes: Vaksinasi Booster Covid-19 Tingkatkan Kadar Antibodi

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyatakan vaksinasi booster terbukti mampu meningkatkan kadar antibodi pada tubuh.

NEWS | 4 Juli 2022

Banyak Kasus Hukum, Yusuf Mansur Janji Selesaikan Semuanya

Penceramah Yusuf Mansur kini tengah menjadi sorotan masyarakat terkait beberapa kasus yang menyeretnya ke ranah hukum.

NEWS | 4 Juli 2022

Misi Jokowi di Ukraina-Rusia Belum Berhasil, Airlangga: Perdamaian Butuh Proses

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan misi perdamaian Jokowi dengan mengunjungi Ukraina dan Rusia butuh proses karena perdamaian tidak instan.

NEWS | 4 Juli 2022

Kunjungan ke Tugu Monas Dibatasi Hanya 200 Orang per Jam

Kunjungan ke Tugu Monas dibatasi hanya 200 orang per jam atau sekitar 1.400 orang setiap harinya.

NEWS | 4 Juli 2022

46 Jemaah Haji Dideportasi, DPR Minta Travel Dijatuhi Sanksi

DPR meminta travel haji yang memberangkatkan jemaah haji tanpa prosedur resmi dijatuhi sanksi. Hal ini menyusul 46 jemaah haji yang dideportasi Arab Saudi.

NEWS | 4 Juli 2022


TAG POPULER

# Apriyani/Fadia Juara


# Elon Musk


# Yusuf Mansur


# Ahmad Dhani


# KM Setia Makmur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Vaksin Covid-19 Jadi Vaksinasi Rutin, Ini Respons PB IDI

Vaksin Covid-19 Jadi Vaksinasi Rutin, Ini Respons PB IDI

NEWS | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings