Kronologis Meninggalnya Bayi Dera
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kronologis Meninggalnya Bayi Dera

Senin, 18 Februari 2013 | 16:10 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati/Feriawan Hidayat / FMB

Jakarta - Tragis. Dera Nur Anggraini akhirnya meninggal dunia dalam usia satu pekan, lantaran ditolak sepuluh rumah sakit saat menderita sakit pencernaan.

Dera merupakan anak pertama pasangan Elias Setya Nugroho (20) dan Lisa Darawati (20). Sebelumnya, ia lahir prematur bersama dengan saudara kembarnya Dara Nur Anggraini melalui operasi cesar, di Rumah Sakit (RS) Zahira, Jagakarsa, Minggu (11/2), sekitar pukul 22.00 malam.

"Waktu hamil tidak ada kelainan. Lahirnya di-cesar. Awalnya periksa di bidan Puskesmas Pasar Minggu, karena cesar dapat rujukan ke RS Zahira. Biaya cesar gratis, saya tak dimintai uang," ujar Elias saat ditemui di kediamannya, Jalan M. Soleh No.29 RT014 RW06, Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (18/2).

Elias mengatakan, ketika kedua anaknya lahir, diketahui korban Dera menderita gangguan pencernaan. Karena tak memiliki peralatan lengkap, pihak RS Zahira menyarankan untuk merujuk korban ke rumah sakit yang lebih besar.

Kemudian, sang ayah mencoba mencari rumah sakit rujukan. Elias mengatakan, ia dan keluarga menyambangi sejumlah rumah sakit seperti RS Fatmawati, RS Cipto Mangunkusumo, RS Harapan Kita, RS Harapan Bunda Pasar Rebo, RS Tria Dipa, RS Asri Duren Tiga, RS Budi Asih Cawang, RS JMC Warung Buncit, RS Santo Carolus, dan RSPP Pertamina. Namun, dengan berbagai alasan korban tak dapat dirawat.

"RSCM sekitar 15 menit menunggu, pas datang dibilang penuh. Terus kita ke RS Harapan Kita di Slipi, nanya dan kasih surat-suratnya. Lalu ditanya, kenapa bapak yang nyari bukan dari RS-nya? Dari pihak sini tidak ada pak karena penuh, katanya. Lalu kita ke RS Harapan Bunda Pasar Rebo, ditanya juga tidak ada dan diminta DP. Minim punya uang Rp10 juta," jelasnya.

Elias melanjutkan, ia lalu menuju RS Asri di Duren Tiga, ke RS Tria Dipa, RS Budi Asih, terakhir ke RS Pertamina.

"Selama empat hari mencari, semuanya tak bisa. Intinya penuh kamarnya. Ditolak sekitar 10 rumah sakit. Kita sudah kasih surat SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu), namun dibilang fasilitasnya tidak ada sudah penuh. Ya sudah, kami menyerah. Saya belum punya Kartu Jakarta Sehat, baru pakai KTP DKI dan KK," tegasnya.

Menurut Elias, Dera akhirnya menghembuskan nafas terakhir, Sabtu (16/02) malam, sekitar pukul 18.30. Ia sudah dimakamkan di samping Musholla Daarusalam RT014 RW06, Jati Padang, Pasar Minggu, sekitar 10 meter dari rumahnya. Sementara, adiknya Dara masih menjalani perawatan di RS Tarakan.

"Putri saya itu sakit tak bisa cerna makanan dan minuman. Harus dioperasi. Namun tak keburu dan meninggal. Saat ini sudah dikubur. Kalau yang satunya dirujuk ke RS Tarakan, dibawa ayah saya tadi malam," tandasnya.

Sementara itu, sang ibu Lisa Darawati, terlihat masih menyimpan duka yang mendalam saat dijumpai di rumahnya yang berukuran 3x6 meter itu. Nampak, masih ada bekas infus di lengannya.

Dengan nada lemas, Lisa menuturkan, awalnya dirinya tak mengetahui kalau ia sedang hamil. Namun, setelah dicek ternyata ia sudah hamil lima bulan. Kemudian, ia memeriksakan kehamilanya secara berkala ke Puskesmas Pasar Minggu.

"Sebenarnya waktu itu mau USG, namun selalu tidak jadi karena masalah waktu. Saat saya sempet, dokter tidak ada. Kemudian saat dokter ada kaminya yang tidak sempat. Datang ke Puskesmas pertama kali saat Desember. Ngga lama kontrolnya hanya beberapa kali, ke puskesmas dua kali di Januari dan Februari, setelah terakhir empat hari kemudian saya merasa mules," paparnya.

Pada usia kandungan 32 minggu, ia merasa akan melahirkan. Kemudian, dirinya dirujuk ke RS Zahira. Karena, usia kehamilannya tak normal maka harus dilakukan tindakan cesar.

"Dari Puskesmas Pasar Minggu, kemudian dirujuk ke rumah sakit Zahira karena minus saya. Tidak boleh normal karena minus tinggi, kemudian di-cesar di Zahira," bilangnya.

Ternyata, kata Lisa, anaknya lahir kembar. Satu punya kelainan saluran pencernaan dan satunya normal.

"Yang sakit dimasukin susu formula tak bisa masuk. Lalu disaranin untuk dipindahkan ke rumah sakit lain, soalnya disitu fasilitasnya tidak memadai. Kalau anak satunya normal. Dera lahir dengan berat 1 kg kalau Dara 1,4 kg," tukasnya.


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Komnas PA Kecam Rumah Sakit yang Tolak Bayi Dera

"Ini pelanggaran terhadap hak anak. Gubernur sudah mencanangkan kartu sehat dan itu bukan belas kasihan."

MEGAPOLITAN | 18 Februari 2013

Isak Tangis Iringi Pergantian "Opung" Paimin Napitupulu

Petugas pemadam kebakaran yang selalu tampak gagah, terlihat menangis melepas kepergian komandan yang galak namun penuh perhatian kepada anak buahnya itu.

MEGAPOLITAN | 18 Februari 2013

Soal MRT, Pemprov DKI Jakarta Lanjutkan Kerjasama dengan JICA

Kerjasama dilakukan karena pihak Pemprov DKI Jakarta selama ini belum memahami manajemen MRT.

MEGAPOLITAN | 18 Februari 2013

RS Jakarta Belum Siap dengan Kartu Sehat

Membludaknya warga Jakarta yang berobat di kelas III rumah sakit belum diimbangi dengan peningkatan fasilitas peralatan dan tenaga medis.

MEGAPOLITAN | 18 Februari 2013

Pemilik Mebel Jadi Kurir Penyelundupan 2,5 Kg Shabu dalam Panci

NR alias AS (40) ditangkap karena kedapatan menerima paket berisi panci yang di dalamnya terdapat lima bungkus narkotika golongan I jenis shabu seberat sekitar 2.558,6 gram.

MEGAPOLITAN | 18 Februari 2013

Uang Gaji Karyawan Kempera Digondol Maling

Diperkirakan masuk dari tangga darurat.

MEGAPOLITAN | 18 Februari 2013

Rumah Sakit di Jakarta Harus Terapkan Sistem Online

"Jadi nanti semua rumah sakit menjalankan sistem sehingga ketahuan rumah sakit mana yang kosong."

MEGAPOLITAN | 18 Februari 2013

Ahok Prihatin Meninggalnya Bayi yang Ditolak Rumah Sakit

Penolakan rumah sakit itu seharusnya tidak perlu terjadi, karena Pemprov DKI akan membiayai perawatan warga DKI yang memiliki Kartu Jakarta Sehat.

MEGAPOLITAN | 18 Februari 2013

Pemprov DKI Diminta Libatkan Publik dalam Pembangunan

Idealnya, porsi pembangunan antara pemerintah dan masyarakat terbagi rata yakni 50-50.

MEGAPOLITAN | 18 Februari 2013

Polisi Tunggu Hasil Tes Kejiwaan Ibu Terduga Pembunuh Bayi

Tersangka memiliki catatan medis pernah berobat ke RS Jiwa Soeharto Herdjan, sebanyak dua kali, beberapa waktu lalu.

MEGAPOLITAN | 17 Februari 2013


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS