PON XX: Tak Hanya Venue, Euforia Masyarakat Juga Penting

PON XX: Tak Hanya Venue, Euforia Masyarakat Juga Penting
Perwakilan dari Menpora meninjau secara langsung venue PON 2020 di Jayapura, Papua, Rabu 12 Februari 2020. ( Foto: kemenpora.go.id )
Jayanty Nada Shofa / JNS Kamis, 13 Februari 2020 | 11:44 WIB

Jayapura, Beritasatu.com - Dalam sebuah perhelatan olahraga, euforia di kalangan masyarakat penting. Tak hanya untuk meramaikan, euforia dapat berlanjut dengan ketertarikan pada sebuah cabor dan munculnya bibit-bibit atlet khususnya dengan diselenggarakannya Pekan Olahraga Nasional (PON) XX.

Mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta meninjau secara langsung venue PON XX di Jayapura, Papua, Rabu (12/2/2020).

Sejumlah venue yang ditinjau yaitu dari lapangan sepak bola di Universitas Cendrawasih hingga tenis lapangan.

"Ini adalah suatu kebanggaan karena progres pembangunan venue berjalan dengan baik. Sekarang, kita harus berpikir bagaimana manfaatnya setelah PON selesai," ujarnya.

Menurutnya, PON XX harus memberikan euforia kepada masyarakat. Sebab, venue-venue PON pun dapat digunakan kembali untuk menampung semangat mereka terhadap olahraga di kemudian hari.

“PON berlangsung harus memberikan euforia kepada masyarakat, calon atlet, dan para atlet. [Kita harus mendukung] bagaimana mereka bisa mencintai olahraga. Seperti yang kita ketahui, Papua memiliki potensi atlet yang sangat baik di bidang sepak bola, dan atletik, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Isnanta PUN menambahkan, pentingnya branding dalam menciptakan euforia ini.

“Teman-teman di Pemprov, Pemkab, dan Pemkot, dengan adanya venue yang sudah ada, segera lakukan branding. Mulailah dari penempelan simbol PON ataupun slogan di gedung,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman berharap pembangunan venue dapat selesai sebelum pelaksanaan PON.

“Dari venue yang ditinjau, saya rasa cabor futsal sudah siap. Untuk proses pembangunan venue khusus baseball dan tenis sudah sesua jadwal dan program. Semoga nanti sebelum PON sudah selesai tepat waktu. Kita harap, dari venue yang dibangun ini, akan lahir atlet yang berprestasi,” tutup Marciano.



Sumber: PR