Pecahkan Rekor Dunia, Inilah Generasi Emas Angkat Besi Indonesia

Pecahkan Rekor Dunia, Inilah Generasi Emas Angkat Besi Indonesia
Menpora Zainudin Amali bersama para atlet remaja angkat besi Indonesia di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (19/1/2020). ( Foto: kemenpora.go.id )
Jayanty Nada Shofa / JNS Kamis, 20 Februari 2020 | 11:22 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Cabang olahraga atlet besi buktikan adanya generasi emas baru di Kejuaraan Angkat Besi Asia Remaja dan Junior 2020 di Uzbekistan pada 13-19 Februari lalu. Sebab, delapan atlet remaja Indonesia berhasil membawa pulang 16 medali emas, enam perak, satu perunggu hingga memecahkan empat rekor dunia dan tujuh rekor Asia.

Sebanyak 16 medali emas itu dipersembahkan masing-masing oleh Windy Cantika Aisah (tiga emas), Muhammad Faathir (enam emas), Mohammad Yasin (satu emas), Rahmat Erwin Abdullah (tiga emas), dan Rizky Juniansyah (tiga emas).

Rizky berhasil memecahkan rekor Asia di kelas 73 kg dengan membukukan total angkatan 307 kg dengan snatch 139 kg dan clean and jerk dengan 168 kg. Prestasi di snatch dan total angkatan juga berhasil memecahkan rekor dunia remaja.

Rahmat di kelas yang sama juga berhasil memecahkan rekor Asia junior dengan snatch 185 kg yang sebelumnya 178 kg dengan angkatan total 329 kg.

Tak hanya itu, Faathir yang masih berusia 16 tahun ini berhasil mencetak rekor dunia remaja untuk angkatan clean and jerk dengan 153 kg dan total angkatan 272 kg. Rekor ini dia ciptakan di Asian Youth and Junior Championship di Pyongyang, Korea Utara, 22 Oktober 2019.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengapresiasi kerja keras Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI) dalam membina generasi emas ini. Bahkan, ia berharap agar para atlet dapat terus berprestasi khususnya di kancah internasional.

"Saya berharap bahwa setiap kejuaraan yang diikuti oleh para atlet kita suasananya seperti ini terus. Insya Allah, angkat besi akan menjadi salah satu cabor unggulan kita. Angkat besi seperti arahan Bapak Presiden akan disiapkan tempat training camp yang baik supaya bisa berlatih dengan nyaman dalam suasana yang tidak terganggu dengan apapun," urainya ketika menyambut para atlet di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (19/2/2020).

Di kesempatan yang sama, Menpora Zainudin mengajak para atlet ini agar terus berjuang untuk pengumpulan poin Olimpiade Tokyo 2020.

"Kepada para atlet saya minta untuk fokus terhadap pertandingan-pertandingan yang akan dilakukan sebelum Olimpiade karena kesempatan untuk mendapatkan tiket Olimpiade masih sangat terbuka. Saya kira itu adalah harapan kita semua, harapan pemerintah dan harapan dari 267 juta rakyat Indonesia," tutupnya.



Sumber: PR