Ini Harapan Iwan Budianto sebagai Wakil Ketua INAFOC

Ini Harapan Iwan Budianto sebagai Wakil Ketua INAFOC
Wakil Ketua Indonesia FIFA U-20 World Cup 2021 Organizing Committee (INAFOC) Iwan Budianto. (Foto: Istimewa)
Jayanty Nada Shofa / JNS Sabtu, 11 Juli 2020 | 05:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) telah menunjuk Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Iwan Budianto sebagai Wakil Ketua Indonesia FIFA U-20 World Cup 2021 Organizing Committee (INAFOC).

Sebagai wakil ketua, Iwan berharap Indonesia dapat sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 ini.

"Pokoknya kita kerja sama-sama untuk kesuksesan ini. Banyak yang harus dikoordinasikan karena harus melibatkan banyak pihak, seperti kementerian dan lembaga lainya. Pokoknya kita semua sama-sama untuk kesuksesan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021," ungkap Iwan di GBK Arena, Jakarta, Jumat (10/7/2020).

Menurutnya, masih banyak hal yang perlu dipersiapkan menjelang pertandingan sepak bola dunia tersebut.

Salah satunya adalah koordinasi dan kementerian atau lembaga terkait seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) yang bertanggung jawab atas pembangunan infrastruktur maupun Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). 

"Bahkan saya juga sudah menyampaikan ke Menpora bahwa di sekretariat INAFOC ini, ada ruangan-ruangan sendiri untuk kementerian dan lembaga yang masuk dalam struktur kepanitian karena ini akan mempermudahkan kita," katanya.

Baca juga: Menpora Tunjuk GBK Arena sebagai Kantor Sekretariat INAFOC

Sedangkan untuk struktur kepanitiaan masih menunggu dari FIFA. Namun, ini akan terus dikomunikasikan.

"Mungkin yang paling banyak perhatian terkait masalah venue. Dalam situasi Covid-19 ini, sebenarnya kita banyak diberi kemudahan oleh FIFA dan itu yang harus kita komunikasikan dengan baik," tambahnya.

Iwan pun tidak ingin semua pihak berjalan sendiri-sendiri. Menurutnya, PSSI juga terus berkoordinasi dengan FIFA.

"PSSI selaku federasi harus menjaga integritasnya dan tidak mau juga PSSI dianggap tidak kapabel. Tapi, kita harus sampaikan juga faktanya bahwa tangan kita tidak bisa menjangkau kementerian-kementerian lain, karena itu dibentuklah INAFOC dan itu bukan sesuatu yang melanggar, karena ini memang harus kerja (sama) antara PSSI dan pemerintah," tegas Iwan.



Sumber: BeritaSatu.com