Menpora: Piala Dunia U-20 2021 Harus Sukses

Menpora: Piala Dunia U-20 2021 Harus Sukses
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. (Foto: Istimewa)
Jayanty Nada Shofa / JNS Senin, 13 Juli 2020 | 12:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebagai Ketua Panitia Penyelenggara Piala Dunia U-20 2021, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menegaskan pertandingan sepak bola tersebut harus sukses secara penyelenggaraan, prestasi maupun administrasi.

"Ini hajat besar dari kita sebagai bangsa, ini pekerjaan kita semua. Mari sama-sama membuktikan bahwa Indonesia aman, bisa menyelenggarakan kegiatan kelas dunia. Kita diuji, jika kita mampu ke depan kita bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia (senior)," ungkap Menpora Zainudin pada diskusi virtual yang digelar oleh IDN Times, Jumat (20/7/2020).

Dirinya menuturkan, stadion yang saat ini sudah dinominasikan sebagai tempat penyelenggaraan akan menjalani renovasi jika sudah ada persetujuan dari FIFA.

Baca juga: Penentuan Stadion Piala Dunia U-20 Tunggu Putusan FIFA

Terkait enam stadion yang akan dipakai, lanjut Menpora, renovasi akan menanti instruksi presiden (Inpres). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) juga akan bertanggung jawab atas renovasi tersebut.

Turut hadir dalam webinar tersebut adalah Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan. Terkait pelatihan tim nasional, pelatih Shin Tae-yong telah diminta untuk segera kembali ke Indonesia untuk menjalankan roadmap menuju prestasi, serta kenaikan peringkat FIFA bagi timnas senior. 

Kompetisi Liga 1, lanjut Iriawan, juga direncanakan akan digulirkan kembali dengan menyesuaikan situasi dan kondisi setelah sebelumnya dihentikan akibat pandemi Covid-19. 

"Liga 1 akan dimulai kembali Oktober mendatang. PSSI telah menyiapkan buku panduan pelaksanaan sesuai protokol kesehatan," ujarnya.

Terkait kompetisi tersebut, Kempora juga akan terus mendampingi PSSI dan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemkes) dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 agar penyelenggaraannya sesuai dengan perencanaan dan protokol kesehatan.



Sumber: BeritaSatu.com