OVO Kerja Sama dengan Pegadaian, Seperti Apa Bentuknya?
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

OVO Kerja Sama dengan Pegadaian, Seperti Apa Bentuknya?

Rabu, 8 Januari 2020 | 19:26 WIB
Oleh : Herman / MPA

Jakarta, Beritasatu.com – Sebagai platform pembayaran dan layanan keuangan digital yang menjalankan strategi open platform, OVO terus memperluas kerja sama dengan partner-partner baru yang bisa memberi keuntungan bagi pengguna. Kali ini OVO bekerja sama dengan PT Pegadaian (Persero) untuk memperluas layanan, sekaligus mendorong pertumbuhan dan pemerataan inklusi keuangan di Indonesia.

Dengan kerja sama ini, nasabah Pegadaian dapat melakukan transaksi keuangan melalui OVO seperti pembayaran, top-up, serta pencairan (disbursement). Kerja sama ini juga akan meliputi program pendaftaran, registrasi, dan upgrade OVO sesuai dengan penerapan prinsip-prinsip KYC (know-your-customer) OVO. Di samping itu kedua belah pihak terbuka untuk menggali potensi kerja sama dan sinergi lainnya untuk semakin meningkatkan layanan bagi nasabah keduanya.

“Kesepakatan antara OVO dan Pegadaian akan semakin meniadakan kesenjangan layanan keuangan berbasis teknologi bagi pengguna, bahkan yang tinggal di wilayah pelosok. Nasabah Pegadaian dan pengguna OVO kini dapat memperoleh pengalaman bertransaksi secara nontunai dengan lebih aman, nyaman dan mudah,” kata Presiden Direktur OVO, Karaniya Dharmasaputra di acara penandatanganan kerja sama antara OVO dan Pegadaian, di Jakarta, Rabu (8/1/2020).

Karaniya menyampaikan, sebagai upaya demokratisasi layanan keuangan digital, OVO secara khusus merangkul masyarakat yang belum tersentuh kemudahan layanan keuangan modern ke dalam ekosistem ekonomi digital, di mana saat ini 28% pengguna OVO termasuk kategori underbanked.

Di tahun 2019, OVO juga mencatat pertumbuhan jumlah nilai transaksi sejumlah 55% dan peningkatan jumlah pengguna aktif bulanan sebesar lebih dari 40%. Berdasaran data terakhir, OVO memproses 1 milar transaksi dalam satu tahun, dengan peningkatan jumlah transaksi lebih dari 70% di 2019.

“Strategi ekosistem terbuka yang dilakukan oleh OVO, secara signifikan mampu memperluas adopsi serta pertumbuhan jumlah merchant, khususnya pengusaha mikro, kecil dan menengah yang sebelumnya tidak tersentuh layanan keuangan modern. Hal ini selaras dengan layanan keuangan Pegadaian dengan fokus pada segmen nasabah yang sama,” ujar Karaniya.

Ditambahkan Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto, kerja sama dengan OVO ini akan mengedukasi lebih banyak masyarakat untuk bertransaksi nontunai. Sinergi ini berpotensi membawa lebih dari 13,4 juta nasabah Pegadaian Persero ke dalam ekosistem OVO. “Kolaborasi ini kunci bagi pelaku industri keuangan seperti kami untuk terus bertumbuh bersama,” kata Kuswiyoto.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Pastikan Proses Sertifikasi Halal Gratis untuk UMK

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan proses sertifikasi produk halal bagi usaha mikro kecil (UMK) tidak akan dipungut biaya atau gratis.

EKONOMI | 8 Januari 2020

Danone Aqua Raih 10 Penghargaan dari Kementerian LHK

Anugerah Proper Emas di raih oleh Pabrik Aqua Mambal, Bali dan Pabrik Aqua Klaten, Jawa Tengah.

EKONOMI | 8 Januari 2020

Luhut Sebut Investasi Tiongkok Bukan Urusan Kedaulatan

Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa Tiongkok tidak pernah meminta Indonesia untuk menukar kedaulatan negara demi investasi dari Tiongkok.

EKONOMI | 8 Januari 2020

Rupiah Ditutup Melemah 22 Poin ke Rp 13.900

Rupiah berada di level Rp 13.900 per dolar AS atau terdepresiasi 22 poin (0,16 persen).

EKONOMI | 8 Januari 2020

304 Saham Melemah, IHSG Terkoreksi ke 6.225,7

Investor asing mencatat aksi jual sebesar Rp 17,59 miliar.

EKONOMI | 8 Januari 2020

Peruri Raih Omzet Rp 300 Miliar dari Bisnis Smart Card

Peruri juga melayani pembuatan kartu debit dan e-money bagi perbankan.

EKONOMI | 8 Januari 2020

Kadin–Kemlu Teken Kerja Sama Tingkatkan Diplomasi Ekonomi

Kadin-kemlu akan mendorong peningkatan perdagangan dan investasi, baik di dalam negeri dan di luar negeri bagi kepentingan perekonomian Indonesia.

EKONOMI | 8 Januari 2020

Siang Ini, Rupiah Terdepresiasi ke Rp 13.929

Rupiah berada di level Rp 13.929 per dolar AS atau terdepresiasi 51 poin (0,37 persen).

EKONOMI | 8 Januari 2020

Sesi I, IHSG Terkoreksi 0,8% ke 6.230,7

Investor asing mencatat aksi jual sebesar Rp 51,72 miliar.

EKONOMI | 8 Januari 2020

Divestasi Dua Mal, LPKR Raih Dana Rp 1,28 Triliun

Transaksi ini mengoptimalkan nilai pemegang saham serta menunjukkan kemampuan REIT untuk merealisasikan divestasi dengan nilai valuasi yang menarik.

EKONOMI | 8 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS