Kembangkan UMKM, KUR Akan Ditingkatkan Hingga Rp 325 T
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-1.38)   |   COMPOSITE 5059.22 (-5.72)   |   DBX 933.73 (-1.69)   |   I-GRADE 135.366 (-0.39)   |   IDX30 427.201 (-1.97)   |   IDX80 111.513 (-0.46)   |   IDXBUMN20 284.629 (-1.29)   |   IDXG30 118.405 (-0.35)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-1.63)   |   IDXQ30 125.347 (-0.68)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-0.28)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-1.22)   |   IDXV30 105.043 (-0.29)   |   INFOBANK15 803.622 (0.32)   |   Investor33 371.182 (-0.62)   |   ISSI 148.056 (-0.35)   |   JII 539.107 (-3.56)   |   JII70 182.679 (-0.98)   |   KOMPAS100 996.599 (-2.49)   |   LQ45 780.316 (-3)   |   MBX 1404.61 (-1.45)   |   MNC36 278.843 (-0.42)   |   PEFINDO25 265.576 (-2.44)   |   SMInfra18 242.356 (-1.53)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-0.3)   |  

Kembangkan UMKM, KUR Akan Ditingkatkan Hingga Rp 325 T

Selasa, 21 Januari 2020 | 20:23 WIB
Oleh : Herman / MPA

Jakarta, Beritasatu.Com - Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir menyampaikan, pencapaian pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian dan pelemahan perekonomian global tidak terlepas dari kontribusi Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain itu, kebijakan pengembangan UMKM juga diperlukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berbasis ekonomi pasar yang adil.

Menyadari strategisnya peranan UMKM tersebut, pemerintah secara bertahap meningkatkan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) selama 5 tahun ke depan. Target KUR pada 2020 naik Rp 50 triliun (36%) menjadi paling sedikit sebesar Rp 190 triliun, dan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai Rp 325 triliun di tahun 2024.

“Kita ingin mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi lagi. 60% PDB kita disumbangkan oleh UMKM. Jadi kalau mau pertumbuhannya tinggi, basisnya harus kita dorong tinggi,” ujar Iskandar Simorangkir di acara Sosialisasi Program KUR 2020, di gedung Kemko Perekonomian, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Peningkatan target penyaluran KUR ini menurutnya juga diikuti dengan relaksasi kebijakan seperti peningkatan maksimum plafon KUR mikro dan peningkatan akumulasi plafon KUR Mikro.

“Maksimum plafon KUR mikro semula Rp 25 juta menjadi Rp 50 juta per debitur. Untuk akumulasi plafon KUR Mikro sektor perdagangan juga meningkat dari Rp 100 juta menjadi Rp 200 juta. Perubahan kebijakan KUR ini telah berlaku sejak 2 Januari 2020,” ujar Iskandar.

Menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo dalam Rapat Kabinet Terbatas, Iskandar mengatakan suku bunga KUR diturunkan kembali menjadi 6%. Kebijakan penurunan suku bunga tersebut diikuti dengan peningkatan penyaluran KUR pada 2020 sebesar 36% dibandingkan 2019.

Sejak disalurkan kembali dengan skema subsidi bunga pada Agustus 2015, total akumulasi penyaluran KUR sampai dengan 31 Desember 2019 telah mencapai Rp 472,8 triliun disertai Non Performing Loan (NPL) yang relatif rendah sebesar 1,1%.

“Pada tahun 2019 ini saja, target penyaluran KUR sebesar Rp 140 triliun, dengan realisasi penyaluran sampai Desember 2019 telah mencapai sebesar Rp 139,5 triliun atau 99,65% dari target,” tutur Iskandar.

Peningkatan tidak terjadi hanya pada nominal penyaluran KUR saja, namun UMKM penerima KUR juga meningkat pesat dari 2,4 juta debitur pada 2014 menjadi 4,4 juta debitur pada 2018. Adapun total akumulasi debitur penerima KUR dari Agustus 2015 sampai Desember 2019 telah mencapai 18,6 juta akad kredit atau sebesar 12,9 juta (berdasarkan NIK).

“Capaian ini menunjukkan bahwa penerima KUR didominasi oleh UMKM yang baru mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan formal, bukan UMKM yang berulang,” ujar Iskandar.



Sumber:Suara Pembaruan

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pelindo III Bangun Pelabuhan Multipurpose di Labuan Bajo

Hal itu guna mendukung program pemerintah dalam rangka pemerataan ekonomi dan kawasan wisata super prioritas di Indonesia timur.

EKONOMI | 21 Januari 2020

Lulusan Santripreneur Binaan Kemperin Lampaui 8.000 Peserta

Kemkop dan UKM terus genjot lulusan pesantren jadi wirausaha.

EKONOMI | 21 Januari 2020

Kemkop dan UKM Gandeng Kreavi Dorong UMKM Naik Kelas

Kembangkan UMKM Kemkop dan UKM kembangkan lima sektor unggulan.

EKONOMI | 21 Januari 2020

Kemhub Hitung Ulang Tarif Ojek Online

Kemhub menghitung ulang tarif ojek online sebagai tindak lanjut tuntutan mitra pengemudi karena kenaikan iuran BPJS Kesehatan dan upah minimum regional.

EKONOMI | 21 Januari 2020

Menkop dan UKM Siapkan Langkah Tingkatkan Citra Koperasi

Kemkop siapkan langkah majukan koperasi.

EKONOMI | 21 Januari 2020

IHSG Ditutup Turun 6 Poin

Sebanyak 144 saham menguat, 257 saham melemah, dan 151 saham stagnan.

EKONOMI | 21 Januari 2020

Meikarta Lanjutkan Proyek dengan Manajemen dan Logo Baru

Untuk logo baru korporasi mengedepankan warna merah, oranye, emas, dan putih.

EKONOMI | 21 Januari 2020

Sequis Sediakan Fitur Pembayaran Melalui Go-Pay

Pembayaran premi dengan sistem Go-Pay ini adalah inovasi pertama Super You by Sequis di tahun 2020.

EKONOMI | 21 Januari 2020

Kemtan: Pasokan Jagung untuk Pakan Tahun 2020 Aman

Kementerian Pertanian melalui Ditjen PKH memastikan bahwa stok jagung untuk pakan tahun 2020 aman.

EKONOMI | 21 Januari 2020

Siang Ini Mayoritas Bursa Asia di Zona Merah

Kospi di Korea Selatan melemah 23,6 (1,02 persen) mencapai 2.239.

EKONOMI | 21 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS