BNI Terbitkan Obligasi Global US$ 500 Juta di Semester I 2020
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

BNI Terbitkan Obligasi Global US$ 500 Juta di Semester I 2020

Rabu, 22 Januari 2020 | 20:11 WIB
Oleh : Lona Olavia / MPA

Jakarta, Beritasatu.com- Emiten bank pelat merah, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) berencana menerbitkan instrumen obligasi global (global bond) senilai US$ 500 juta atau sekitar Rp 6,85 triliun pada semester I 2020. Selain itu, BNI juga mewacanakan penawaran umum berkelanjutan (PUB) sebesar Rp 10 triliun.

"Fund raising Rp 10 triliun dalam bentuk PUB dan dolarnya US$ 500 juta atau bsia di-upsize tergantung respon pasar. Rencana itu sudah ada dalam RBB dan akan dilakukan di 2020," kata Direktur Tresuri dan Internasional Bob Tyasika Ananta dalam paparan kinerja 2019, di Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Rencana penerbitan obligasi ini sudah mengemuka sejak Maret lalu, namun belum terealisasi karena berbagai pertimbangan perseroan.

Ia menyampaikan, dana hasil penerbitan surat utang global itu akan dipakai untuk refinancing dan sebagian untuk penyaluran kredit.

Bob menjelaskan, alasan diterbitkannya obligasi di tahun depan sejalan dengan tren penurunan suku bunga acuan global dan situasi pasar yang diproyeksikan lebih kondusif.

Hanya saja, Bob belum menyebutkan, siapa penjamin pelaksana emisi yang akan ditunjuk perseroan.

BNI menargetkan tahun ini penyaluran kredit akan tumbuh di kisaran 10%-12%. Adapun, pada akhir 2019, BNI mencatatkan pertumbuhan kredit 8,6% sebesar Rp 556,77 triliun dari tahun sebelumnya Rp 512,78 triliun. Sementara laba Rp 15,38 triliun atau naik tipis 2,5% dibandingkan periode tahun sebelumnya Rp 15,02 triliun.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Konsolidasi Perbankan Penting untuk Perkuat Permodalan

Struktur perbankan Indonesia juga masih rentan guncangan ekonomi

EKONOMI | 22 Januari 2020

UMKM Naik Kelas Kejar Pertumbuhan Wirausaha

Kemkop dan UKM prioritaskan kegiatan UKM naik kelas.

EKONOMI | 22 Januari 2020

Kemhub Minta Direksi Garuda Komitmen Soal Keselamatan Penerbangan

Kemhub meminta agar jajaran Direksi Garuda Indonesia harus tetap memiliki komitmen terhadap keselamatan, keamanan dan pelayanan.

EKONOMI | 22 Januari 2020

Kempupera Siapkan Jalur Logistik Pelabuhan Peti Kemas Wae Klambu

Kempupera tingkatkan kemantapan ruas jalan di Labuan Bajo.

EKONOMI | 22 Januari 2020

Laba BNI Naik Tipis 2,5% Jadi Rp 15,38 Triliun

PT BNI (Persero) Tbk selama tahun 2019 membukukan laba Rp 15,38 triliun atau naik tipis 2,5% dibandingkan periode tahun sebelumnya Rp 15,02 triliun.

EKONOMI | 22 Januari 2020

Kemhub Minta Garuda Segera Laporkan Jajaran Direksi Baru

Garuda diminta segera melaporkan pergantian jajaran direksi kepada Dirjen Perhubungan Udara.

EKONOMI | 22 Januari 2020

Kredit Luar Negeri BNI Tembus Rp 42,39 Triliun

Kinerja penyaluran kredit dari cabang luar negeri tersebut menghasilkan pendapatan bunga sebesar Rp 3,36 triliun.

EKONOMI | 22 Januari 2020

Berikut Susunan Direksi dan Komisaris Baru Garuda Indonesia

Irfan Setiaputra ditunjuk sebagai direktur utama menggantikan posisi Ari Askhara yang dicopot pada 5 Desember 2019 lalu karena skandal penyelundupan Harley.

EKONOMI | 22 Januari 2020

Rupiah Ditutup Positif ke Kisaran Rp 13.646

Rupiah berada di level Rp 13.646 per dolar AS atau terapresiasi 23 poin (0,17 persen).

EKONOMI | 22 Januari 2020

Triawan Munaf Nilai Perlu Ada Terobosan Baru dari Garuda

Komisaris Utama baru Garuda Indonesia Triawan Munaf menilai perlu ada yang baru agar maskapai pelat merah tersebut dapat terus kompetitif.

EKONOMI | 22 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS