Penyaluran Kredit BRI Tumbuh 9,81% di Triwulan I
INDEX

BISNIS-27 426.538 (9.14)   |   COMPOSITE 4842.76 (86.03)   |   DBX 923.5 (4.3)   |   I-GRADE 127.867 (2.68)   |   IDX30 404.318 (9.27)   |   IDX80 105.647 (2.39)   |   IDXBUMN20 263.312 (8.62)   |   IDXG30 113.239 (2.01)   |   IDXHIDIV20 361.834 (7.99)   |   IDXQ30 118.461 (2.52)   |   IDXSMC-COM 206.934 (2.87)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (4.81)   |   IDXV30 99.778 (2.72)   |   INFOBANK15 760.318 (20.93)   |   Investor33 353.585 (8.19)   |   ISSI 142.238 (2.16)   |   JII 514.346 (8.02)   |   JII70 174.038 (3.24)   |   KOMPAS100 945.162 (21.52)   |   LQ45 740.002 (16.7)   |   MBX 1338.07 (26.39)   |   MNC36 264.409 (6.09)   |   PEFINDO25 251.635 (6.23)   |   SMInfra18 228.656 (3.83)   |   SRI-KEHATI 297.818 (7.21)   |  

Penyaluran Kredit BRI Tumbuh 9,81% di Triwulan I

Selasa, 5 Mei 2020 | 19:43 WIB
Oleh : Lona Olavia / MPA

Jakarta, Beritasatu.com- Wakil Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Catur Budi Harto menyebutkan, kinerja BRI hingga triwulan I 2020 masih cukup baik dan bisa tumbuh diatas rata-rata perbankan. Aset tumbuh 5,82% year on year (yoy) menjadi Rp 1,28 triliun, kredit tumbuh 9,81% yoy menjadi Rp 884 triliun, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 9,81% jadi Rp 978 triliun, dan loan to deposit ratio (LDR) masih terjaga di 93,9%, CAR 18,23%.

“Di 2020 perbankan optimis perkembangannya lebih baik dari 2019, tapi kita dikejutkan mulai Maret ada perlambatan ke perekonomian Indonesia,” imbuhnya dalam Diskusi Zooming with Primus dengan topik "Jurus Perbankan Hadapi Corona", Selasa (5/5).

Di sisi lain, ia memprediksi rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) akan naik dua kali lipat dari posisi saat ini, jika perbankan tidak melakukan stress test atas pandemi ini. Di BRI, kenaikan NPL sudah nampak pada bulan April. Hal itu sejalan dengan maraknya debitur yang mengajukan restrukturisasi. “Januari-Maret ada kenaikan NPL tapi dikit. April NPL mulai ada, karena restrukturisasi mulai ada,” ungkapnya.

Adapun, BRI sejak 16 Maret telah memetakan nasabah terdampak dan menetapkan kategori nasabah dalam skema relaksasi mulai skala UMKM terkait penurunan omset, hingga segmen konsumer dan korporasi, nasabah yang layak layak restrukrurisasi.

“Per 30 April, BRI sudah restrukturisasi 1,2 juta debitur, total bagi debet Rp 85 triliun. Mikro jumlahnya dari itu 1,1 juta, sekitar Rp 70-an triliun. Kami harapkan proses restrukturisasi akan diselesaikan dengan kapasitas sampai Juni, kita akan selesaikan,” pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pandemi Covid-19, UOB Indonesia Donasikan 100.000 APD

Donasi tersebut merupakan bagian dari kampanye global UOB Group #UnitedForYou Relief Programme.

EKONOMI | 5 Mei 2020

Kurs Rupiah Menguat ke Rp 15.080/Dolar AS

Pasar tidak lagi kecewa karena sudah mendapatkan informasi akurat dan transparan.

EKONOMI | 5 Mei 2020

IHSG Ditutup Menguat 0,54 Persen

8 sektor mengalami kenaikan dan yang terbesar adalah di sektor konsumer dengan 1,98 persen.

EKONOMI | 5 Mei 2020

Sesuai Prediksi Pemerintah Ekonomi Tumbuh 2,97%

Permintaan anjlok di tengah pandemi Covid-19

EKONOMI | 5 Mei 2020

Gandeng Pemprov DKI, Repower Asia Bantu Tenaga Medis Covid-19

Paket APD yang disumbangkan terdiri dari baju hazmat, face shield, masker bedah, masker N95, hand gloves, dan sepatu boot.

EKONOMI | 5 Mei 2020

Pemerintah Pastikan Cadangan dan Stok Pangan Relatif Terjaga

Harga-harga bahan pangan selama bulan Ramadan dan ditengah pandemi Covid-19 masih relatif stabil

EKONOMI | 5 Mei 2020

MPPA Beri Diskon 5% untuk Makanan

Berlaku untuk dokter, perawat, personel militer dan kepolisian.

EKONOMI | 5 Mei 2020

Triwulan I, Pertumbuhan Ekonomi Hanya 2,97 %

Jauh dari perkiraan atau konsensus dari pemerintah dan berbagai lembaga

EKONOMI | 5 Mei 2020

Sebelum Dilanda Covid-19, Tingkat Pengangguran Menurun

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)turun menjadi 4,99% pada Februari 2020, dibandingkan 5,01% pada Februari 2019,

EKONOMI | 5 Mei 2020

Kurs Rupiah Menguat 32,5 Poin ke Rp 15.067,5

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan siang hari ini, Selasa (5/5/2020), terapresiasi tipis ke kisaran Rp 15.000.

EKONOMI | 5 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS