Maskapai Harus Pastikan Calon Penumpang Penuhi Syarat
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Maskapai Harus Pastikan Calon Penumpang Penuhi Syarat

Jumat, 15 Mei 2020 | 14:58 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / MPA

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia National Air Carriers Association (INACA) mengingatkan maskapai agar memastikan calon penumpangnya yang akan membeli tiket pesawat telah memenuhi persyaratan untuk melakukan perjalanan di masa pembatasan perjalanan sekarang ini.

Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja menjelaskan, dalam masa pembatasan perjalanan sesuai dengan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 No. 4/2020 dan Peraturan Menteri Perhubungan No. 25/2020, diterapkan tiga filtrasi sebelum masyarakat dengan kepentingan tertentu benar-benar bisa melakukan perjalanannya dengan pesawat.

"Unsur pertama filtrasi itu sebetulnya ada pada saat pembelian tiket," kata Denon saat dihubungi, Jumat (15/5).

Dia melanjutkan, lewat Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Perhubungan Udara No. 32/2020, Maskapai diwajibkan untuk hanya melayani pembelian tiket di kantor maskapai. Hal ini supaya dalam kaitan penumpang membeli tiket, bisa diverifikasi apakah yang bersangkutan memenuhi persyaratan, antara lain syarat adanya surat keterangan sehat, surat bebas Covid-19, dan sebagainya.

Namun, kata Denon, saat ini maskapai masih ada yang menjual tiketnya secara online maupun melalui agen perjalanan. Dia menilai, proses filtrasi akan kurang berjalan maksimal dengan penjualan tiket secara online dan melalui agen perjalanan itu.

"Jadi kalau maskapai jualan online, kemudian lewat travel agent ini menurut saya filtrasinya tidak dijalankan dengan baik," papar Denon.

Dia menekankan, pihaknya sudah berkali-kali mengingatkan maskapai untuk benar-benar memastikan calon penumpang yang akan membeli tiket telah memenuhi persyaratan.

"Justru dalam hal ini saya sebagai ketua asosiasi mengimbau semua maskapai harus paham bahwa filtrasi awal ada di pembelian tiket sehingga kalau mereka mau melakukan di dalam website-nya maskapai, minimal mereka memastikan ada fitur-fitur yang menanyakan kelengkapan dokumen," terang Denon.

Sedangkan untuk penjualan melalui agen perjalanan online, Denon menilai, sulit untuk dilakukan proses filtrasi. "Jadi kalau melalui travel agent online sudah tidak mungkin bisa ya karena tidak bisa harus mempersyaratkan itu. Ini bukan dalam keadaan reguler tapi irreguler," papar Denon.

Adapun proses filtrasi kedua dilakukan di pintu gerbang atau gate sebelum masuk ruang check-in. Di situ ada petugas yang akan memverifikasi syarat-syarat yang sudah ditunjukkan pada saat pembelian tiket.

Setelah semua lengkap, Denon menyampaikan, calon penumpang sudah dapat masuk ke ruangan check-in guna memperoleh dokumen clearance. Lantas, pada memasuki pemeriksaan kedua (security check point 2) dilakukan filtrasi ketiga dengan pemeriksaan dokumen clearance tersebut oleh petugas.

"Jadi kalau semua proses filtarsi yang tercantum dalan SE Dirjen 32 itu dilakukan ya sebetulnya tidak perlu juga terjadi sampai penumpukan. Tapi saya berharap di bandara ada suatu line lebih bisa di-prepare supaya jangan terlalu menumpuk," terang Denon.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kadin dan ITBC Salurkan Bantuan Warga Terdampak Covid-19

Pandemi Covid-19 membuat daya beli masyarakat menurun, khususnya bagi warga berpenghasilan rendah.

EKONOMI | 15 Mei 2020

DPRD DKI: Perbankan Diminta Perhatikan Nasabah Terdampak Covid-19

Dalam kondisi darurat Covid-19 ini, iklim ekonomi melambat, dan penghasilan masyarakat anjlok.

EKONOMI | 15 Mei 2020

Sensus Penduduk Online Sudah Diikuti 43,91 Juta Orang

BPS catat masyarakat Indonesia partisipasi dalam sensus penduduk online capai Rp 43,91 juta.

EKONOMI | 15 Mei 2020

April, Upah Nominal Buruh Tani Naik Tipis 0,12 %

Upah nominal harian buruh tani nasional pada April 2020 naik sebesar 0,12%.

EKONOMI | 15 Mei 2020

Gotong Royong Grab dan YPO Bagikan 100.000 Paket Berbuka

YPO bergotong-royong untuk membagi 100.000 box paket makanan buka puasa bagi warga DKI Jakarta.

EKONOMI | 15 Mei 2020

BKPM : Jawa Barat Paling Diminati Investor Dalam Lima Tahun Terakhir

Realisasi investasi triwulan I 2020 tercatat Rp 210,7 triliun atau tumbuh 8%.

EKONOMI | 15 Mei 2020

Kurs Rupiah Melemah Tipis ke Rp 14.893

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Jumat (15/5/2020), cenderung datar di kisaran Rp 14.800.

EKONOMI | 15 Mei 2020

Gara-gara Covid-19, Airy Rooms Berhenti Beroperasi

Selama beberapa bulan terakhir, Airy Rooms mengalami penurunan penjualan yang sangat signifikan serta menerima permintaan pengembalian dana yang sangat tinggi.

EKONOMI | 15 Mei 2020

13 Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kemenko Perekonomian Dilantik

Menko Perekonomian melantik 13 pejabat baru.

EKONOMI | 15 Mei 2020

Sesi I, IHSG Terkoreksi 0,4%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,43 persen ke kisaran 4.494,24 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (15/5/2020).

EKONOMI | 15 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS